Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 122 Sarang Monster Tenra bagian 4


__ADS_3

Eksistensi monster Tenra adalah sebuah kumpulan organisme alien hidup yang mana menyerang dunia lainnya untuk dapat bertahan hidup, saat mereka menemukan dunia yang memiliki pelindung lemah mereka akan langsung menyerang dengan mengirimkan senjata biologis milik mereka. Senjata biologis tersebut adalah sebuah gumpalan monster besar yang mana akan melahirkan para tentara para monster Tenra, para tentara itu akan muncul satu demi satu dan terus bertarung tampa lapar ataupun lelah.


Pada saat itu 10 senjata biologis dari bangsa monster Tenra telah dikirim kedunia Fintian, dan dari ke 10 senjata tersebut hanya 8 yang berhasil selamat dan membentuk sarang di dunia Fintian, sementara 2 sisanya hancur ketika berusaha untuk memasuki retakan dunia Fintian. Dan hanya dalam waktu beberapa hari ke 8 senjata biologis tersebut telah menciptakan ratusan pasukan monster Tenra, dan mereka bahkan saat ini bertujuan untuk membuat sosok yang mana lebih mengerikan dari para pasukan monster Tenra biasanya.


Dan sosok monster itu saat itu sedang sekarat dan “Drrukks...” sedang di duduki oleh Rey yang mana sedang berusaha untuk menanamkan jiwanya kedalam tubuh monster Tenra berbentuk manusia itu, Rey yang mana penasaran akan kekuatan dan juga tubuh kuat dari monster Tenra itu memutuskan untuk menjadikannya bawahannya. Akan tetapi pada saat itu Rey sama sekali tidak bisa menanamkan pecahan jiwanya kedalam tubuh monster Tenra berbentuk manusia itu.


“Hmm... kelihatannya aku tidak bisa merasuki tubuhnya, mungkin karena dia memiliki jiwa yang cukup kuat”


“Yasudah kalau begitu, yang terpenting aku sudah mendapatkan apa yang aku mau”


Saat itu dengan santainya “Trraak...” Rey langsung mematahkan leher dari monster Tenra berwujud manusia tersebut, dan dengan kendalinya dia memerintahkan para monster Tenra yang mana telah berada dibawah kendali jiwanya, para monster Tenra itu langsung mengerumuni mayat dari sosok monster Tenra berwujud manusia itu.


“Grroaar... Crrast... Trrask...”


Dengan cepat mereka langsung melakukan kanibalisme untuk menjadi lebih kuat lagi, saat itu Rey yang melihat para monster Tenra yang ada di bawah kendalinya merasa tidak sabar, dia penasaran seperti apa jadinya para monster bawahannya itu akan berubah nantinya. Dan sambil menunggu para bawahannya selesai makan “Taak...” Rey melihat kearah senjata biologis ras monster Tenra, dia memeriksa mahluk ciptaan yang mana mampu melahirkan para prajurit monster Tenra itu dengan seksama.


Saat itulah Rey menemukan adanya sebuah keanehan di dalam jiwa senjata biologis tersebut, terdapat sebuah jiwa yang mana seperti benang yang mengendalikan tubuh senjata biologis itu, dan dengan pecahan jiwanya “Tringgs...” Rey langsung menghancurkan jiwa itu dan mengambil alih fungsi untuk mengendalikan senjata itu. Lalu saat itu juga “Srraanggs...” ingatan dari senjata biologis itu kemudian langsung memasuki kepala Rey, dan disitulah Rey mengetahui nama dari senjata biologis itu.


“Hmm... jadi begitu, namamu adalah Pupas yang mana berfungsi untuk menciptakan telur-telur para prajurit Tenra”

__ADS_1


“Kau sekarang ini adalah milikku, jadi perintahkan para Tenra yang ada dibawah kendalimu untuk keluar dari kota dan menyerang mereka yang tidak ada di dalam kendalimu” pikir Rey.


Dengan beberapa kata dari pikiran Rey “Srikk... Roaarr...” Pupas kemudian langsung menggunakan telepati miliknya, dan dengan cepat para monster Tenra yang mana ada di dalam kota langsung keluar dari kota. “Trukk.. Frruskk...” dan mereka mendapatkan perintah dari Pupas untuk menyerang setiap mahluk hidup yang tidak berada dibawah kendali Rey tampa terkecuali.


Saat itu juga Rey dapat merasakan para monster Tenra mulai bergerak sesuai dengan perintahnya, dengan senyuman diwajahnya Rey kemudian langsung memulai rencana dirinya yang sesungguhnya. “Trrakk...” Rey saat itu mulai memasuki tubuh dari Pupas dan dengan kendalinya Rey memberikan perintah pada Pupas untuk menelan tubuhnya, dengan sigap Pupas kemudian langsung menelan tubuh yang mana dipakai oleh Rey saat itu.


Di dalam tubuh Pupas “Gllups...” tubuh Rey kemudian memasuki sebuah tempat yang mana dipenuhi oleh cairan kuning menjijikan, dan cairan itu perlahan-lahan mulai melelehkan tubuh milik Rey. Akan tetapi Rey sama sekali tidak perduli, dan sekarang ini dia hanya menahan rasa sakit akan pelelehan itu dan tetap memberikan instruksi serius kepada Pupas.


“Aku harus berhasil... jika aku bisa menjalankan rencana ini, maka tidak akan ada yang dapat mengalahkan diriku di dunia ini” pikir Rey.


Sementara itu para prajurit klon kelompok satu yang mana berada di dalam kota, “Tratatatask...” sedang kesulitan menghadapi gelombang monster Tenra yang mana secara tiba-tiba menjadi aggresif dan menyerang dari berbagai arah. Prajurit klon Master A 015 yang mana memimpin kelompok pertama, kesulitan karena para monster Tenra yang menyerang dari berbagai arah.


“Semuanya dengarkan perintah, kita akan segera keluar dari kota... lalu kita akan menahan para monster Tenra ini dari luar kota”


Mendengarkan perintah dari ketua kelompoknya tersebut, para prajurit klon itu langsung siap dan menjawab secara bersamaan.


“SIAPP... LAKSANAKAN...”


Dengan cepat “Frusshkk...” para prajurit klon itu kemudian langsung bergerak kearah gerbang kota, dan disana mereka melihat beberapa monster Tenra yang sudah ada di depan mereka, dengan cepat “Cringgs...” salah satu dari prajurit klon dari kelompok satu kemudian langsung menyiapkan sebuah senjata yang mirib dengan granat kecil.

__ADS_1


“Fushhkk...” dengan kekuatan tangannya yang telah di perkuat oleh baju mekanik miliknya “Fusshk...” granat kecil itu kemudian langsung melesat kearah para monster Tenra tersebut, granat itu kemudian berkedip-kedip mengeluarkan cahaya kecil “Ting... Ting... Ting...” dan dengan cepat “Bumshk...” sebuah ledakan yang digabungkan dengan tegangan listrik berkekuatan tinggi langsung muncul.


“Grroaar... Rooaarr...”


Karena serangan granat kecil itu para monster Tenra yang ada di sekitar gerbang kota langsung lenyap, dan beberapa diantar mereka yang mana belum mati hanya bisa tergeletak diam, semua itu di karenakan oleh tegangan listrik yang diakibatkan oleh ledakan granat tersebut, dan membuat para monster Tenra itu tidak dapat menggerakkan tubuh mereka. Mengambil kesempatan itu prajurit klon Master A 015 langsung memberikan perintah pada kedua orang prajurit klon yang ada di kelompoknya.


“DEV 098 dan juga ZEX 002, segera maju dan pasang benda itu”


Mendengarkan kata-kata dari ketua kelompok mereka berdua langsung bersiap, dengan menekan tombol yang ada di tangan kiri perlengkapan baju mekanik mereka “Ting...” dengan cepat sebuah cairan khusus langsung disuntikan ketubuh kedua prajurit klon tersebut, lalu “Bushkk...” kecepatan gerakan mereka menjadi sangat cepat dan mereka langsung mendahului kelompok mereka kearah gerbang kota.


Dalam hitungan beberapa detik kedua prajurit klon itu sudah sampai disekitar gerbang kota, “Srrahkk...” mereka kemudian langsung mengeluarkan sebuah benda dari tas punggung mereka, dan di dalam tas itu berisikan sebuah kota biru “Trrakk...” dengan mudahnya kotak biru itu mereka tempelkan kedua ujung gerbang kota tersebut. Lalu dengan melambaikan tangan mereka, kedua prajurit klon itu memberikan sinyal pada prajurit klon Master A 015.


“Bagus... dengan kedua benda itu maka kami bisa menahan para monster Tenra itu selama beberapa menit, selama itu aku bisa memanggil beberapa bantuan” pikir prajurit klon Master A 015.


Disisi lain “Trukk...” lebih tepatnya di jarak 5 Km dari kota tempat Rey berada, sekelompok prajurit klon yang berjumlah ratusan orang telah bersiap untuk maju dan bertarung, disana mereka dipimpin oleh sosok perempuan dengan rambut ungu kehitaman, dan dengan senyumannya yang menakutkan dia dapat merasakan adanya energy jiwa dari tubuh Rey.


“Hehehe.. energy jiwa yang kuat ini, nampaknya dia adalah Monarch sama seperti diriku... aku sangat penasaran apakah dia dapat memberikanku hiburan atau tidak”


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2