
Monster adalah eksistensi yang tidak bisa lepas dari menara, mereka muncul bagaikan asap dan juga bertambah sangat banyak dari hari ke hari, para pendaki yang mana tinggal di menara kemudian mendapati kalau monster adalah eksistensi yang harus mereka basmi atas perintah dari sistem menara, dan sebagai hadiahnya sistem menara akan memberikan poin dan juga item-item untuk para pendaki. Walaupun para monster sering menjadi buruan para pendaki menara, akan tetapi ada beberapa eksistensi monster yang mana menjadi predator alami para pendaki menara, mereka adalah jenis Alpha dan juga para monster unik yang mana telah mendapatkan kesadaran mereka, para monster tersebut akan memiliki nama yang mana dapat membuat takut para pendaki menara.
“Grrr....” dan sekarang ini salah satu monster jenis alpha yang mana adalah monster unik dengan nama telah diletakkan didalam ujian ketiga para calon pendaki tersebut, dia sedang duduk santai melihat para calon pendaki diatas gedung tertinggi di kota tersebut, dan di dirinya terlihat sedang mengawasi dengan kedua pisau yang dia punya.
“Grrr... manusia... tunjukkan kemampuan kalian”
Monster boss zombie itu mengeluarkan aura kegelapan dan juga kematian yang kuat, “Trringgs...” dan diatas kepalanya muncul sebuah tulisan yang mana adalah namanya < Gallus the Death Knife > dengan kedua pisaunya “Trringgs...” dia mulai mengincar mangsanya.
Sementara itu Rey dan yang lainnya telah menyiapkan sebuah rencana untuk menyerang sarang zombie tersebut, “Wusshkk...” Riana menggunakan sihir miliknya untuk dapat bergerak dengan cepat, “Tinggs...” dia mengalirkan energy mana kearah kakinya dan membuat pergerakanya menjadi sedikit lebih lincah. Dan pada saat itu juga “Tranggs...” Riana seperti memasang sesuatu di tiang-tiang penyangga bangunan tersebut, dia menggunakan sihir api LV 2 miliknya untuk memasang sebuah lingkaran sihir, dan saat itu “Grr...” para zombie mutan yang ada disana mulai merasakan adanya energy mana disekitar mereka.
“Mereka sudah sadar”
“Benar kata Rey aku harus cepat, kalau tidak bisa-bisa aku terkepung dan tewas ditangan mereka” pikir Riana.
Dengan cepat “Wusshkk...” Riana langsung berlari keluar dari bangunan besar tersebut, dan disana para zombie yang melihat dirinya “ROAARR...” menyadarinya dan mulai berteriak dengan kencang, para zombie yang mendengarkan teriakan rekannya itu mulai berlarian, “Groaar...” mereka semua langsung mengejar Riana yang mana berlari kearah pintu keluar bangunan besar tersebut. Tetapi disaat itu juga “Srraahkk...” Rey secara tiba-tiba langsung muncul dari balik bayangan di dalam ruangan sarang zombie tersebut, dia menggunakan langkah bayangan miliknya untuk dapat terhindari dari deteksi para zombie yang ada, dan saat dirinya telah sendirian didalam ruangan tersebut “Taassk...” Rey kemudian langsung mengambil kristal-kristal poin tersebut.
“Bagus dengan poin sebanyak ini maka aku tidak akan dicurigai jika sudah mengambil sedikit”
__ADS_1
Saat itu Rey menyerap beberapa poin kristal yang ada dan sekarang ini poin miliknya telah mencapai 110 poin, dan sebentar lagi Rey akan mencapai 300 poin yang mana adalah batas untuk bisa lulus dari ujian terakhir tersebut. Akan tetapi pada saat itu “Srraahkk...” Rey dapat merasakan dengan jelas aura haus darah dari belakang dirinya, “Busshkk...” dan saat disana Rey melihat adanya seseorang yang mana keluar dari bawah tanah menggunakan sihir petir ditangannya.
“Gaahkk... akhirnya aku keluar juga, tidak aku sangka aku bisa terjebak disana selama setengah hari lebih”
“Dasar Reza itu, akan aku balas dia nanti”
Disaat itu Jack sigila muncul secara tiba-tiba di belakang Rey, dan saat Rey mendengarkan kalau Jack adalah musuh dari Reza “Srraahkk...” Rey dengan cepat menggunakan skill langkah bayangan miliknya dan menyatu kedalam bayangannya sendiri.
“Hmm... apa ini, kenapa begitu banyak kristal disini”
Jack sigila kemudian mendekati sarang zombie yang terbuat dari daging dan tulang tersebut, dan dirinya langsung tersenyum dengan licik karena berniat untuk mengambil seluruh poin tersebut untuk dirinya sendiri.
Dengan menggunakan langkah bayangan miliknya dia meniadakan kehadirinya dan membuat siapapun yang ada disekitarnya kalau dia ada disamping mereka, “Srringgs...” dan saat itulah Rey mulai maju langsung menyerang kearah Jack sigila yang mana menunjukkan punggungnya kepada dirinya. “Fusshkk...” dengan kecepatan penuh Rey melesat dan berniat untuk menusuk langsung Jack sigila tepat kejantungnya, namun pada saat itu “Fusshk...” Jack sigila langsung berbalik dan “Trrrassk...” menggunakan sihir petir miliknya untuk menyerang kearah Rey.
“Bagaimana kau bisa menyadarinya”
Rey berhasil selamat dari serangan sihir petir milik Jack sigila, akan tetapi kaki kanannya kaku karena terkena sedikit sambaran petir dari Jack sigila.
__ADS_1
“Bocah nampaknya kau tidak berpengalaman dalam melawan manusia, aku bisa sangat merasakan keraguan dari pedangmu itu”
“Haaah... padahal aku sudah dengan sengaja membiarkanmu untuk menyerangku, ternyata yang aku temui hanyalah sampah”
Jack sigila yang mana sebelumnya diganggu pertarungannya oleh Gilang, “Trringgs...” menggunakan sistem toko dan menukarkan seluruh poin yang dia dapatkan di ujian pertahanan kastil untuk skill deteksi yang mana dapat mendeteksi keberadaan dari monster, lawan dan juga kawan dengan radius 50 meter. Karena itulah dia sedari awal hanya bersandiwara ketika telah berada di dalam bangunan tersebut, dia sebenarnya telah merasakan keberadaan dari Rey lewat skill miliknya, hanya saja dia ingin tahu Rey itu orang yang seperti apa dan memutuskan untuk membiarkan Rey.
“Orang ini benar-benar gila, dia menjadikan dirinya sendiri umpan ketika tahu ada musuh yang mana telah bersiap untuk menyerangnya”
“Aku tidak boleh melawannya, aku harus memikirkan cara untuk kabur sekarang, karena untuk bisa mengalahkan orang gila sekuat ini aku memerlukan bantuan yang lainnya” pikir Rey.
Disaat itu Rey tahu kalau untuk melawan orang segila dan juga sekuat Jack maka dia akan mengalami luka parah ataupun terbunuh untuk bisa mengalahkannya, dan karena pertimbangan itulah Rey kemudian langsung menggunakan skill langkah bayangan miliknya “Wrusshkk...” dan dirinya langsung menghilang dalam bayangannya. Ketika menggunakan langkah bayangan tersebut Rey langsung bergerak kearah lantai dua bangunan tersebut, kemudian “Funggs... Funggs... Funggs...” menggunakan pisau lempar miliknya dia berusaha untuk menyerang Jack.
“Cih... kau mau main-main rupanya bocah”
Namun saat itu juga “Trrassk...” Jack mengeluarkan sihir petir miliknya keseluruh tubuhnya “Tranggs... Tranggs...” dan membuat seluruh pisau yang dilemparkan oleh Rey langsung terhempas begitu saja, disaat itu Rey langsung terkejut karena tahu perbedaan besar antara dirinya dengan Jack sigil, akan tetapi disaat itu juga Rey langsung menggunakan skill simulasi miliknya. Dan pada saat itu juga “Trringgs...” pesan sistem langsung muncul disaat Rey membutuhkannya, dan saat itulah Rey dapat melihat dengan jelas apa yang akan dilakukan oleh Jack 5 detik kedepannya menggunakan skill miliknya.
“Selamat untuk player Rey, skill silumasi LV 1 telah naik ke LV 2 dan sekarang player dapat melihat masa depan musuh untuk 5 detik kedepannya” tulis notifikasi sistem.
__ADS_1
Bersambung......