
“Groooarr...” Leodis iblis yang mana memiliki bulu merah kehitaman mulai menghajar para pejuang dari umat manusia, dirinya bagaikan sesosok mahluk buas dengan menyerang para pejuang manusia tersebut menggunakan cakar dan juga taring miliknya, akan tetapi “Trranggs...” Leodis bertemu dengan lawan yang mana membuat insting hewan buasnya bergetar akan ketakutan.
“Grrrr... pahlawan...”
Dengan tatapan marah dicampur dengan cemas Leodis melihat Jeant yang mana berhasil menangkis serangan cakaran miliknya, “Crrast...” walaupun pada saat itu Jeant terluka akibat serangan cakaran dari Leodis, akan tetapi “Tringgs... Tinggs...” menggunakan skill Regenerasi Lv 7 miliknya luka di tubuh Jeant langsung sembuh dengan mudahnya.
“Iblis bangsawan Leodis, hari ini adalah hari kematianmu”
Dengan tatapan tajam Jeant kemudian langsung memancarkan energy mana element cahaya miliknya, “Trringgs...” dan menggunakan skill sihir cahaya Lv 8 miliknya dia membuat sebuah armor cahaya yang mana menutupi seluruh tubuhnya dan juga kepalanya. “Bushkk...” dan dengan cepat Jeant langsung melesat kearah Leodis menggunakan pedang miliknya, “Fusshkk...” dengan cepat Leodis langsung menghindari serangan tusukan dari Jeant “Crrast...” akan tetapi aura cahaya melapisi pedang Jeant dan juga membuat jangkauan serangannya semakin meluas dan memanjang.
“Hmm... jadi begini darah seekor kucing itu, benar-benar menjijikan”
“Srrahhkk...” dengan kekuatan mana element cahaya miliknya Jeant langsung membuat darah yang mana ada di pedangnya langsung menguap bagaikan asap, disaat itu juga “Grr...” Leodis merasakan rasa sakit yang mana sangat menyakitkan di arah bekas luka pedang Jeant.
“Grrr... bekas luka pedang miliknya sama sekali tidak sembuh, kekuatan mana element cahaya miliknya memanglah lawan dari energy iblis” pikir Leodis.
Mengetahui bahaya dari serangan Jeant, “Roaar...” menggunakan skill kekuatan iblis miliknya Leodis membentuk energy iblis yang dia punya langsung menutupi seluruh tubuhnya, dan dengan perlindungan dari energy iblis yang mana telah menutupi tubuhnya Leodis telah bersiap untuk melawan Jeant. “Busshkk...” dengan buasnya Leodis langsung menerjang kearah Jeant, “Crringgs...” kuku-kuku tajam di kedua tangannya langsung keluar untuk bisa menerkam Leodis.
“Lambat....” pikir Jeant.
__ADS_1
“Fusshtt...” bagaikan sihir Jeant langsung menghilang dari hadapan Leodis, dan dengan pedang miliknya “Crrast...” Jeant langsung menusuk punggung dari Leodis, akan tetapi serangan dari pedang Jeant tidak memberikan luka cukup parah karena terhalang oleh pelindung kekuatan energy iblis milik Leodis.
“Hmm... energy iblis ini hampir sama dengan milik Dell Diablo”
Saat itu Jeant mengingat kembali pertarungannya melawan Dell Diablo, dan pada saat itu juga Dell Diablo menunjukkan kekuatan sihir iblis Lv 9 miliknya yang mana membuat aura iblis yang dia punya menutupi keseluruhan tubuhnya dengan kental seperti sebuah baja hitam yang mana muncul dan berubah menjadi armor.
“Grrr.... dasar manusia sialan”
“ROOAARR....”
Menggunakan energy iblis yang mana dia kumpulkan di pita suaranya, Leodis langsung menggunakan raungan miliknya, dan raungan tersebut langsung membuat aura iblis yang dia kumpulkan di pita suaranya langsung melebar di sekitarnya dan membuat Jeant tertolak mundur beberapa langkah. Aura dari energy iblis mulai berusaha untuk merasuki tubuh Jeant dan berusaha untuk merusak tubuhnya, namun “Trringgs...” dengan kekuatan energy mana element cahaya Jeant dengan mudahnya menghapuskan energy iblis tersebut.
Disaat itu juga “Srranggsst...” Jeant menggunakan tangan kirinya untuk melapisi bilah pedangnya dengan energy mana element cahaya, disaat Leodis melihat hal itu dia dapat merasakan ketakutan akan kematian dari pedang yang telah dilapisi mana element cahaya tersebut. Namun pada saat itu juga Jeant kehilangan konsentrasi miliknya, “Tranggs...” dan skill miliknya terbatalkan, melihat hal itu Leodis tahu kalau Jeant sedang melihat kearah belakangnya dan saat Leodis melihat kearah belakang.
Dan saat itu juga dengan cepat Jeant langsung mengaktifkan skill pergerakan yang dia punya, mengambil kesempatan tersebut Leodis langsung menyerang Jeant dengan skill iblis yang dia punya, “Crraak... Krraakk...” cakar hitam dari Leodis seperti sebuah pisau gergaji yang mana memotong ruang dan “Srrast...” salah satu dari kesepuluh cakar tersebut berhasil melukai Jeant. Disaat itu juga Jeant telah berhasil menyelamatkan Gu Tian dan juga mengalahkan dirinya, akan tetapi karena terkena percikan racun dan juga serangan dari Leodis “Dusshkk...” Jeant langsung terduduk lemas dan berusaha untuk mengobati dirinya sendiri.
Melihat hal itu Leodis langsung tersenyum dengan sangat lebar menggunakan wajah manusia iblis setengah singa miliknya yang mengerikan tersebut, dengan senyuman lebar itu dia langsung meneteskan air liurnya dan “Bushkk...” dengan cepat Leodis langsung berusaha untuk menerkam Jeant. Pada saat itu Jeant menggunakan skill cahaya miliknya untuk membuat sebuah pelindung, namun “Trunggs...” skillnya gagal dia buat karena pengaruh racun yang ada di dalam tubuhnya, melihat hal itu Leodis semakin bersemangat karena dirinya adalah iblis yang akan menjadi pahlawan di benuanya karena telah berhasil mengalahkan sang pahlawan.
“Hahahah... matilah kau pahlawan manusia”
__ADS_1
Dengan mata yang penuh tekad pada saat itu Jeant telah bersiap dengan pedang miliknya, dia bersiap untuk memberikan serangan bunuh diri pada Leodis disaat serangan terkaman Leodis mengenai dirinya, namun pada saat itu juga “Tranggs...” sebuah cahaya sinar hitam yang sangat kuat langsung terpancarkan dari puncak tertinggi menara kastil sang raja iblis. Serangan cahaya hitam itu sangatlah kuat dan membuat para iblis dan juga pejuang manusia yang ada disana terdiam karena serangannya, namun ada hal lainnya yang mana membuat mereka terkejut yaitu serangan cahaya hitam itu “Crrast...” telah menghabisi salah satu dari 4 iblis bangsawan sang iblis buas Leodis.
“Traanggs...” kemudian dari dalam kastil raja iblis keluarlah dirinya, sang iblis yang mana berdiri di puncak para iblis di dunia Talant, aura hitam miliknya yang pekat bagaikan sebuah awan badai yang menyelimuti dirinya membuat para pejuang manusia ketakutan. Dan saat dia berjalan ke arah medan peperangan “Druuskk...” para iblis yang ada disana langsung berlutut untuk menyambut dirinya, sementara itu Andromalus dan juga Tilia yang mana kelelahan dalam peperangan tersebut langsung tersadar.
“Energy iblis yang sangat kuat” pikir Tilia.
“Sialan... jarak kami terlalu jauh” pikir Andromalus.
Saat itu Tilia yang menatap Andromalus menyadari kalau saat ini Andromalus sama sekali tidak sebanding dengan raja iblis Dell Diablo, dan sekarang ini dia menyesali keputusannya karena telah mencoba untuk berkhianat pada Dell Diablo. Sementara itu Rey yang mana merasuki tubuh Dell Diablo merasakan kesenangan disaat dirinya melihat banyak iblis yang mana berlutut dihadapan dirinya, dengan senyuman diwajahnya “Srraahhkk...” Rey tampa sengaja melepaskan energy iblis miliknya.
“Gaaahkk... Aaahhkk....”
Dalam hitungan detik puluhan prajurit pejuang manusia yang mana telah bertekat itu langsung pingsan karena tidak dapat menahan kekuatan energy iblis yang Rey keluarkan, dan bahkan beberapa dari mereka langsung berlutut di hadapan Rey karena mereka merasakan ketakutan yang mana tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
“Kita akan mati - kita semua akan mati.... manusia telah tamat....”
“Tidak ada yang bisa mengalahkan dirinya... sialan aku tidak tahu kalau dia sekuat ini”
“Ibu tolong aku tidak mau MATI....”
__ADS_1
Saat itu para pejuang manusia yang mana melihat dan merasakan aura dari Rey langsung ketakutan, dan mental mereka langsung jatuh kesadarannya “Tranggs....” akan tetapi pada saat itu juga hanya satu orang yang mana mampu berdiri dengan tegak di hadapan sang raja iblis, dan itu adalah sang pahlawan wanita Jeant. Dirinya dengan luka dan juga racun yang ada di dalam tubuhnya tetap berusaha untuk berdiri dengan tegak melawan Dell Diablo yang mana telah di ambil alih tubuhnya oleh Rey, dan Rey sendiri mulai tertarik dan tersenyum di hadapan sang pahlawan tersebut.
Bersambung....