
< Misi penaklukan dunia Wildian >
< Tingkat kesulitan : S >
- Penjelasan dunia : Wildian adalah dunia yang mana di tinggali para mahluk mitologi serta monster yang mana terkumpul dari berbagai dunia lainnya, mereka berada disana karena terjadinya sebuah kecelakaan yang membuat dunia mereka hancur. Para monster yang mana berkeliling di dunia ini sangatlah ganas, dan mereka hanya akan membunuh dan memakan anda kalau melihat anda jadi berhati-hatilah.
- Penjelasan misi : sebagai salah satu monster yang ada di dunia ini maka menara menginginkan anda untuk menjadi salah satu monster penguasa dari dunia Wildian tersebut, ingatlah kalau para monster di dunia ini memiliki cara unik bertahan hidup dan melawan monster dari jenis yang lainnya. Note untuk tuan Rey, monster kecil yang mana anda rasuki adalah yang paling cocok dengan tuan, karena itu janganlah pandang dari wujud fisiknya akan tetapi dari kemampuannya.
< Tingkat keberhasilan misi : 0 % >
Pada saat itu juga Rey yang mana telah melihat misi yang di berikan oleh sistem menara pada dirinya hanya dapat menghela nafasnya.
“Haaah... kali ini cacing kah, tetapi kata sistem ini adalah jenis monster yang paling sesuai dengan diriku”
“Mari kita lihat status dari monster cacing ini”
Dengan mudah ketika Rey ingin melihat status miliknya “Trringgs...” jendela status kemudian langsung terlihat di depan Rey.
Nama : -
Umur : 5 bulan
Ras : Cacing tanah taring pedang
Pekerjaan : -
Statistik sekarang :
Kekuatan : 7
Kelincahan : 3
Ketahanan : 5
Kepintaran : 15
__ADS_1
Kekuatan Jiwa : 10
Skill :
-Parasite Lv 3
-Menggali Lv 6
-Memotong Lv 3
-Evolusi ( Khusus )
Melihat statistiknya saat itu Rey langsung sadar kalau cacing yang dia rasuki sangatlah lemah, dan bahkan statistik dirinya saat menjadi manusia yang baru pertama kali berada di tutorial menara lebih kuat dari statistik monster cacing tersebut.
“Ugghk... kepalaku sakit, dan juga nampaknya aku tidak bisa keluar dari dalam tanah untuk waktu yang lama”
“Trrukk...” dengan menggunakan taring miliknya yang mana mirib seperti lima bilah pedang “Tussk...” Rey kemudian langsung menggali tanah yang ada di bawahnya, dan dengan cepat dirinya langsung masuk kedalam tanah yang gelap dan juga sempit tersebut.
“Haah... rasanya lebih nyaman, nampaknya aku benar-benar menjadi cacing yang mana bernafas melalui kulit”
Tidak dapat mengharapkan sesuatu dari statistik kecil tubuh cacing hitam yang mana dia rasuki tersebut, “Trringgs...” Rey yang mana telah berada di dalam tanah langsung melihat penjelasan menggenai ke 4 skill yang ada di dalam tubuh cacing tersebut.
-Parasite Lv 3 : skill yang mana di miliki oleh entitas khusus yang mana dapat masuk kedalam tubuh mahluk yang lebih besar dari dirinya, dan dengan kekuatannya pengguna skill dapat mengendalikan tubuh dari mahluk yang dia masuki. Skill ini juga mengambil nutrisi dari mahluk yang dia rasuki sampai pada akhirnya mahluk itu akan mati kekurangan nutrisi.
-Menggali Lv 6 : skill ini singkat katanya dapat membuat penggunanya menggali tanah dengan cepat, dan dapat menggunakan bagian tubuh manapun untuk menggali.
-Memotong Lv 3 : dengan menggunakan bagian tajam dari tubuh, maka pengguna skill dapat memotong mahluk yang mana dia lihat dan semakin tinggi level skill maka akan semaki tajam skill tersebut.
-Evolusi ( Khusus ) : sebuah skill yang mana tidak memiliki level tertentu, skill ini ada untuk para mahluk khusus yang mana biasanya adalah mahluk liar, dan tergantung pada takdir maka suatu mahluk mungkin akan dapat menjadi sosok entitas yang sangat kuat.
Melihat penjelasan dari skill yang dia miliki sekarang ini, Rey kemudian langsung berpikir kalau dirinya tidak terlalu buruk berada di dalam tubuh Cacing tanah taring pedang tersebut, kemudian disaat Rey sedang melihat-lihat penjelasan skill miliknya “Trruskk... Trussk...” tiba-tiba saja dia merasakan sebuah getaran besar diatas dirinya.
“Apa itu...??”
“Apa jangan-jangan terjadi gempa bumi”
__ADS_1
Saat itu juga Rey langsung menggali keluar dari dalam tanah, “Srraahkk....” dan dirinya melihat kalau tidak ada hal yang khusus ada diatas tanah tempat dirinya berada, lalu “Crrakk...” secara tiba-tiba dari belakang dirinya Rey diserang oleh sesosok kelinci putih dengan tanduk runcing tajam di dahinya.
“Gaahkk... itu sakit, dasar mahluk liar sialan”
Gigitan dari monster kelinci tersebut membuat Rey sedikit terluka, dan dengan amarahnya Rey mengarahkan lima gigi taringnya yang mana seperti pedang kecil tersebut kearah kelinci yang mengigit tubuhnya tersebut.
“Skill Memotong Lv 3... Aktifkan”
Dengan menggunakan kelima taringnya yang mana terlihat seperti pedang kecil tersebut, “Crrast... Krrasst... Trrass...” Rey langsung memotong-motong tubuh dari monster kelinci tersebut, dengan serangan itu monster kelinci itu langsung menjadi beberapa potong daging cincang.
“Haah... dasar kelinci sialan, apa kau sudah tahu akibatnya kalau mau melawanku”
Dengan luka yang ada di tubuhnya Rey mulai menyombongkan dirinya, dia terlihat seperti cacing besar yang mana menari-nari diatas tumpukan daging kelinci yang dia potong dengan skillnya tersebut. Akan tetapi pada saat itu Rey dapat merasakan kalau lukanya cukup dalam, dan dirinya merasakan hal yang aneh ketika melihat daging kelinci yang mana dia potong-potong itu.
“Hmmm... apa ini, kenapa rasanya mulut dan juga tubuh seperti bergerak dengan sendirinya”
Dan dengan sendirinya “Crrast... Crrauustt... Trrassk...” kemudian langsung melahap monste kelinci yang mana dia bunuh tersebut, dengan lahap dia memakan seluruh potongan dari kelinci itu dengan cepat. Sementara itu bau darah dari monste kelinci itu “Grrrr...” memancing mahluk buas lainnya di dalam hutan tempat Rey berada, dan disana sepasang mata kuning kehijauan yang buas tengah melihat Rey yang mana melihat daging monster kelinci tersebut.
Lalu ketika Rey telah selesai melahap seluruh daging monste kelinci itu, Rey merasakan ada yang aneh di tubuhnya.
“Hmm... ini rasa yang luar biasa, aku tidak merasakan enek karena darah dari dagingnya”
“Dan juga aku memang tidak merasakan apapun dari daging itu karena tidak memiliki lidah, namun energy yang mana terdapat dari daging kelinci itu memasuki tubuhku dengan hebatnya dan membuatku segar bugar”
“Hehehe.... rasanya aku ingin memburu satu kelinci lagi, kalau bisa”
Disaat Rey sedang bersenang-senang dengan percobaan dirinya melahap daging monster liar tersebut, “Srraahkk....” dari dalam hutan keluarlah para monster serigala yang mana memiliki bulu hitam lebat dan juga mata merah kehijauan. Para monster serigala itu berkelompok dan lagi “Srrahkk...” tubuh mereka memancarkan aura dari energy mana jenis bayangan, dan “Grrr....” dengan buasnya mereka melihat Rey seperti ingin menghabisi dirinya.
“Nampaknya aku tidak bisa tenang di dunia ini”
Dan saat Rey sedang bersiap untuk bertarung, “Dusk...” dari belakang salah satu serigala tersebut, ada sosok serigala dengan mata satu dan terlihat lebih besar dari monster serigala berbulu hitam yang lainnya. Dengan tatapan buasnya dia berusaha untuk mengintimidasi Rey dengan aura yang dia punya, namun Rey yang memiliki statistik kekuatan jiwa 10 dapat menahan intimidasi ataupun serangan mental apapun pada dirinya.
“Grrrr....” mengetahui intimidasinya gagal monster serigala itu mulai bersiap, dan dengan tatapan matanya dia memerintahkan para monster serigala yang lebih kecil dari dirinya untuk bergerak mengepung Rey. Dalam hitungan detik disekitar Rey sekarang ini tidak bisa keluar, itu karena para monster serigala berbulu hitam tersebut telah mengepung dirinya dari segela arah.
Bersambung....
__ADS_1