
Saat itu ketika Rey memberikan perintah pada Toa untuk mengurus para penyusup yang datang kewilayah yang baru di taklukan, saat itu juga Rey langsung memberikan perintah pada prajurit klon Master 015.
“Prajurit klon Master 015... sekarang juga adalah untukmu membuktikan diri, ambil senjata ini dan bantu Toa disaat dia sedang kesulitan”
Rey saat itu mengambil senjata yang mana dibuat Pupas menggunakan mayat dan bahan metal lainnya, senjata itu mengeluarkan aura mistik dan terlihat seperti senapan laras panjang besar yang terbuat dari tulang dan daging. Prajurit klon Master 015 kemudian mengambil senapan itu dan langsung pergi menjalankan misinya.
Sementara itu Ten yang kebingungan dengan sikap tuannya langsung bertanya para Rey.
“Tuanku kalau kau ingin mereka berdua membuktikan dirinya kenapa kau tidak menyuruh mereka untuk bekerja sama saja...??”
Mendengarkan pertanyaan itu Rey langsung tersenyum, dan dia langsung memberikan jawaban kepada Ten.
“Kita tidak tahu musuh seperti apa yang akan datang nantinya, jadi akan bagus kalau kita memiliki beberapa pencegahan untuk situasi seperti ini”
Lalu kembali kemasa sekarang ini, saat itu juga prajurit klon Master 015 yang mana berhasil menembak mati orang asing tersebut langsung terheran, itu karena orang asing itu hanya mendapatkan sedikit luka di tinju tangan kanannya setelah terkena tembakkan telah tadi.
Orang asing tersebut kemudian langsung melihat kearah peluru itu di tembakkan dan “Srrahkk...” dia menggunakan energy mana yang dia punya untuk meningkatkan penglihatan miliknya, saat itulah dia melihat kalau sudah tidak ada siapapun di arah peluru yang menembak dirinya.
Prajurit klon Master 015 adalah prajurit klon terpilih yang memiliki informasi bertarung yang sangat baik, dan karena hal itulah dirinya dengan cepat langsung membuat keputusan untuk langsung berlari pergi dari tempat itu ketika mengetahui kalau targetnya masih hidup.
“Lapor tuanku... target masih hidup dan kelihatannya serangan peluru tadi dapat dia tangkis menggunakan tinjunya” kata prajurit klon Master 015 yang menghubungi Rey lewat telepati.
Mendengarkan hal itu Rey kemudian langsung juga telah bersiap, “Crringg...” dia mengambil dua buah belati hitam yang dibuat oleh Pupas dari menggabungkan tulang belulang dan juga baja yang telah dia lahap. Dengan senyuman diwajahnya Rey langsung berjalan dengan santai menuju kearah orang asing tersebut.
Sementara itu Toa yang mana menyadari adanya bantuan dari tuannya merasa marah, “Fusshkk...” menggunakan kedua tangannya dia berusaha untuk menyerang orang asing tersebut, akan tetapi “Bushk...” dengan cepat “Bumshk...” orang asing itu berhasil menghindari serangan dari Toa.
Dengan emosi Toa kemudian berteriak kepada orang asing itu.
“Pengecut... jangan lari terus dan hadapi aku...”
__ADS_1
Mendengarkan hal itu dengan orang asing itu kemudian menatap Toa dengan tatapan tajam, dia lalu menunjukkan seluruh lengan kanan dan saat itu juga “Srrahk... Crraakk...” lengan kanannya berubah dan menjadi sebuah pedang tajam yang terbuat dari tulang dan kristal darah.
Lalu dengan cepat “Bushkk...” orang asing itu langsung melesat kearah Toa dan mengarahkan pedang miliknya kearah Toa, dan disaat yang bersamaan juga Toa langsung maju “Frruskk...” dan memutuskan untuk menghadapi orang asing itu secara langsung.
Dengan menggunakan tangan kanannya Toa berusaha untuk menyerang orang asing itu, dengan teriakan yang kuat dia telah bersiap untuk beradu serangan dengan orang asing itu.
“ROAARR...”
Akan tetapi saat tangan kanan Toa sudah ada sangat dekat dengan orang asing tersebut, “Bushk...” dengan indahnya dia melompat untuk menghindari serangan tangan kanan Toa, lalu “Trrak...” dia langsung mendarat di tangan Toa dengan mudahnya dan “Fushkk...” dengan cepat dia langsung berlari kearah kepala Toa.
Melihat hal tersebut Toa langsung berusaha untuk menyingkirkan orang asing itu dari tangan kanannya, akan tetapi Toa terlambat dan pedang orang asing tersebut sudah sangat dekat dengan lehernya.
Disaat yang bersamaan juga “Funggsh....” peluruh yang sangat besar langsung di tembakkan dan dengan tepat mengarah ke kepala orang asing tersebut, merasakan adanya bahaya orang asing itu langsung berbalik kearah belakangnya dan “Trranggs...” menebas peluru tersebut menjadi dua.
Melihat sebuah kesempatan Toa langsung berusaha untuk menyerang orang asing yang ada di lengan kanannya tersebut, akan tetapi “Bushkk...” dengan sekali lompatan orang asing itu telah berada sangat dekat dengan mata Toa dan “Crrasttk...” menggunakan sekali tebasan dia berhasil menebas salah satu mata milik Toa.
Dengan kerasnya Toa langsung menjerit kesakitan karena serangan yang melukai matanya tersebut.
Melihat Toa yang mana kesakitan orang asing terlihat sama sekali tidak perduli, dia hanya sedang berusaha untuk menemukan prajurit klon Master 015 yang mana menembak dirinya dari jarak jauh.
Dengan nada dingin dan juga pandangan yang mana terlihat tak bernyawa, orang asing itu mengucapkan beberapa mantra dalam bahasa asing.
“^*&%#^%#^$@^...>”
Lalu dengan cepat “Trranggs...” lima lingkaran sihir abu-abu langsung muncul disekitarnya, dan dari kelima lingkaran sihir itu “Srrahkk...” roh-roh bola api putih kecil dengan wajah imut langsung keluar dan berterbangan keselilingnya.
Dan dengan satu perintah darinya.
“Cari...”
__ADS_1
Ke 5 roh bola api itu langsung berterbangan dan mereka langsung terbang kearah prajurit klon Master 015, melihat hal itu dengan cepat “Bushkk... Fusshkk...” prajurit klon Master 015 langsung berusaha untuk melarikan diri.
Dia keluar dari sebuah gedung yang telah di tinggalkan dan “Crrangs...” melompat lewat jendela untuk menghindari ke 5 bola api roh tersebut, akan tetapi “Sraahk...” ke 5 bola api roh putih langsung dengan mudahnya menembus bangunan dan juga dinding yang ada di hadapan mereka.
Dengan suara seperti anak kecil, ke 5 roh bola api putih kecil tersebut langsung tertawa seakan-akan sedang bermain dengan prajurit klon Master 015.
“Kikikiki... Kikikikki...”
Disaat yang bersamaan juga orang asing tersebut langsung melihat kearah ke 5 roh yang dia panggil, dan dengan cepat “Bushkk...” dia langsung melesat mengejar ke 5 roh yang dia panggil tersebut.
Melihat dirinya berada dalam situasi yang sulit, prajurit klon Master 015 langsung berusaha untuk menghubungi Rey lewat telepati.
“Tuanku... Toa telah tumbang, akan tetapi dirinya masih hidup... lalu posisiku sekarang telah di ketahui, dan musuh sedang mengejar diriku” kata prajurit klon Master 015 lewat telepati.
Mendengarkan hal itu Rey yang mana sedang di perjalanan kearah Toa “Trrukk...” langsung berhenti di tempat, dia kemudian memiliki sebuah ide lain dan memberikan perintah khusus pada prajurit klon Master 015.
“Tidak perlu panik... kau pergi ketempat dimana diriku berada, akan aku sergap dia pada saat muncul di hadapanku” balas Rey lewat telepati.
Mendengarkan perintah dari Rey, dengan cepat “Bushkk...” prajurit klon Master 015 langsung menggunakan kekuatan penuh miliknya untuk berbalik dan melesat kearah Rey, akan tetapi “Fushkk...” disaat itu juga orang asing yang mana telah berhasil mengalahkan Toa juga telah melihat dirinya dari atas bangunan.
Dengan wajah tampa ekspresi dan juga nada dingin dia melihat kearah prajurit klon Master 015 dan berkata.
“Ketemu... manusia... musuh... boleh dimakan...”
Saat itu juga “Srraahkk... Crrassk...” lengan kanannya yang mana telah berubah menjadi pedang kembali bertransformas, dan lengan miliknya menjadi seperti sebuah tombak yang mana telah diarahkan kearah prajurit klon Master 015.
Dengan cepat “Fushkk...” lengan kanannya yang mana telah dia ubah menjadi tombak langsung dilempar dengan kuatnya, saat itu juga prajurit klon Master 015 langsung tahu kalau ada bahaya yang ada dibelakangnya, akan tetapi dia tetap berlari karena dirinya tahu kalau dia tidak dapat menghindari serangan tersebut.
Dalam hitungan detik “Trrassk...” suara darah langsung terdengar dengan jelasnya, dan orang asing yang mana melemparkan tombak itu menatap kearah prajurit klon Master 015 dengan tatapan dingin.
__ADS_1
Bersambung....