Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 75 Sepasangan monster beruang raksasa


__ADS_3

Serigala bulu hitam adalah sesosok monster serigala yang mana terlihat seperti serigala biasanya, akan tetapi mereka memiliki kepintaran dan juga bekerja dalam kelompok, dan di setiap kelompok akan ada satu pimpinan mereka yang mana adalah serigala yang memiliki tubuh sedikit lebih besar dari serigala bulu hitam lainnya. Di dunia Wildian para serigala bulu hitam ini adalah monster berjenis serigala terlemah yang ada di dunia Widian, namun mereka biasanya membuat para monster yang mana lebih kuat dari mereka kalah dengan kerja sama dan juga serangan mereka yang terarah.


Akan tetapi pada saat itu juga formasi serangan mereka dihancurkan, dan itu bukanlah dari sosok monster yang mana lebih kuat ataupun lebih besar dari mereka, namun dari sosok monster yang mana lebih lemah dan juga lebih kecil dari mereka. Rey yang mana telah bersiap di dalam tanah setelah keluar dari tubuh serigala bulu hitam yang dia rasuki, dapat merasakan getaran dari langkah kaki para serigala bulu hitam tersebut, dan disanalah dirinya langsung menyerang serigala-serigala bulu hitam yang mana sedang berkelompok.


“Hahaha.... bagus, sekarang sudah aku bunuh 3 dari 5 bawahanmu”


Melihat para bawahannya tewas satu demi satu membuat pimpinan serigala bulu hitam itu langsung terkejut, dan dalam waktu sepersekian detik tersebut pimpinan serigala bulu hitam itu langsung tidak bergerak dan hanya melihat para bawahannya tewas di depan matanya. Rey yang mana telah menunggu kesempatan tersebut langsung menyerang “Srrahhkk...” walaupun dirinya lambat, namun Rey mampu menjangkau tubuh dari pimpinan serigala bulu hitam tersebut.


“Sekarang... Aktifkan skill Parasite Lv 3”


“Crrastt...” terlambat menyadarinya pimpinan serigala bulu hitam itu langsung menjerit kesakitan, “Kinggs... Kinggs...” tubuhnya mulai disusupi oleh Rey dan dia sedang berjalan kedalam tubuh pimpinan serigala bulu hitam tersebut dan sampai pada akhirnya “Crrastt...” Rey mencapai otak dari pimpinan serigala bulu hitam itu dan mengambil alih tubuhnya.


“Hmm... jadi ini tubuh dari ketua dari para serigala ini, aku bisa merasakan kekuatan yang cukup besar ada di dalam tubuhnya”


Dengan ide jahatnya Rey kemudian melihat kearah ke 2 ekor serigala bulu hitam yang tersisa tersebut, dan “Grroaarr...” dengan meneteskan air mata di wajahnya pimpinan serigala bulu hitam itu langsung di paksa untuk menghabisi para bawahannya sendiri. “Crrastt... Crausst...” dengan menggunakan tubuh dari pimpinan serigala bulu hitam tersebut, Rey dengan kejamnya mencabik-cabih tubuh bawahannya dan memakannya dengan lahap.


“Hmm... aku dapat merasakannya, energy dari daging para serigala ini”

__ADS_1


“Haaah... ini rasanya seperti menyantap puluhan makanan enak dengan sekali lahap”


Rey dulunya adalah mahasiswa yatim piatu dengan tubuh yang lemah, dan karena hal itulah dia harus menjaga kesehatannya walaupun dia dapat membuat banyak uang dengan menggunakan otaknya yang encer di dalam stok saham ( cuman karangan jangan coba-coba kalau gak mau rugi ). Dan karena hal itulah Rey langsung bergerak menggunakan tubuh dari pimpinan serigala bulu hitam tersebut, “Grrr...” dan menggunakan tubuh serigala bulu hitam dia dapat mengendus bau dari mangsa.


“Hahaha... hampir sama dengan bumi, penciuman serigala itu memanglah sangat gila”


“Frusshkk...” dengan mengikuti bau yang enak tersebut Rey dapat melihat adanya 2 kelinci bertanduk di hadapannya, “Grrrr....” pada saat itu juga intimidasi dari aura pimpinan serigala bulu hitam langsung membuat ke 2 kelinci bertanduk itu ketakutan. “Busshkk...” dengan cepat kedua kelinci bertanduk tersebut langsung melarikan diri dari Rey, dan pada saat itu juga Rey langsung dengan cepat berlari mengejar kedua kelinci bertanduk itu.


“Jangan lari kalian mangsaku”


Karena rasa penasaran Rey kemudian mengendap-endap di balik semak-semak belukar, dan disana dia melihat “Tik-tik...” kedua kelinci bertanduk yang dia kejar telah hancur sedemikian rupa, dan yang menghancurkan dan juga melahap dagingnya tidak lain dan tidak bukan adalah sosok monster yang sangat besar. Itu adalah seekor beruang raksasa dengan tingginya sekitaran 5 – 6 meter ketika dia berdiri dengan kedua kakinya, dan dengan bulu-bulunya yang tebal dan juga kuat dia dapat menahan serangan pedang biasa dan juga anak panah.


“Grrr....”


Monster itu adalah salah satu predator kuat yang mana sedang berburu di dalam hutan, dan pimpinan serigala bulu hitam yang di masuki oleh Rey saat itu nampak sangat jelas bukanlah tandingan dari monster beruang raksasa tersebut. Dengan tubuh yang menggigil gemetaran Rey terus melihat sosok dari beruang raksasa tersebut, dia berusaha untuk keluar dari persembunyiannya dan mencoba untuk melawan beruang raksasa itu, akan tetapi tubuh dari pimpinan serigala bulu hitam tersebut menolak perintah Rey.


“Hmm... nampaknya insting dari serigala ini mencoba untuk menahan kendaliku”

__ADS_1


Lalu pada saat itu juga Rey memutuskan untuk tidak melawan monster beruang raksasa tersebut, namun “Crrashkk...” secara tiba-tiba sebuah serangan cakaran mengarah pada dirinya, “Drruskk...” dengan cepat Rey berhasil menghindari serangan tersebut akan tetapi tubuh pimpinan serigala bulu hitam yang dia masuki terluka cukup parah di bagian perut sampingnya. “Tik... tik...” darah terus menerus menetes dari perut sampingnya tersebut, melihat hal itu Rey tidak merasakan rasa sakit sama sekali karena dia cuman mengendalikan tubuh pimpinan serigala bulu hitam itu, namun saat Rey melihat kearah monster yang menyerangnya Rey lumayan terkejut karena melihat ada satu lagi monster beruang raksasa di depan dirinya.


“Hmm... jadi begitu, monster beruang yang menyerangku sedikit lebih kecil”


“Nampaknya dia adalah pejantan sementara yang besar itu adalah betinanya, mereka sedang berburu untuk dapat melindungi anak-anak mereka yang ada di dalam kandungan sang betina”


“Menarik sekali, mari kita lihat apakah tubuh monster serigala ini dapat bertahan melawan kalian atau tidak”


Dengan cepat “Busshkk...” Rey membuat tubuh dari pimpinan serigala bulu hitam tersebut langsung melompat untuk menyerang monster beruang raksasa jantan itu, akan tetapi “Fusshkk...” dengan sekali ayunan tangan kanannya “Dushkk...” pimpinan serigala bulu hitam itu langsung dipukul mundur, mengetahui hal itu “Wrushk...” Rey langsung memutuskan untuk berlari memutari kedua monster beruang raksasa tersebut. “Fusshkk... Fusshkk...” dengan kecepatan dari serigala bulu hitam, Rey dapat mengelilingi kedua monster beruang tersebut dan membuat keduanya kebingungan.


“Ini dia... salah satu cara untuk menghadapi mahluk besar di dalam game, itu adalah membuat mereka bingung”


“Dengan berlari mengelilingi mereka maka mereka akan bingung dengan apa yang aku lakukan, setelah itu disaat mereka menunjukkan celah maka aku akan langsung menyerang keduanya” pikir Rey ( Note : dia make tubuh cacing jadi gak bisa mengeluarkan kata-kata ).


Pada saat itu juga rencana Rey telah berhasil, akan tetapi satu hal yang di lupakan oleh Rey pada saat itu juga, dia melupakan kalau monster serigala bulu hitam yang mana sedang dia masuki telah terluka cukup parah dan darahnya terus menerus keluar sedari tadi sejak Rey mulai memaksa tubuhnya untuk berlari.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2