Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 124 Perang antar Monarch bagian 2


__ADS_3

Di depan gerbang kota “Tratatatssk...” suara-suara dari tembakkan dan juga darah terdengar dengan sangat jelas, disana para prajurit klon yang di pimpin oleh prajurit klon Master A 015 sedang berada di dalam kesulitan.


Mereka sedang berhadapan melawan ratusan Tenra yang mana terus menerus maju kehadapan mereka tampa memikirkan nyawa mereka, melihat dari kondisi tersebut prajurit klon Master A 015 langsung mereka khawatir.


“Cih... mereka terlalu banyak, jika begini terus maka amunisi kami akan habis sebelum bantuan tiba, dan ada kemungkinan para monster Tenra ini akan langsung menyerang markas pusat” pikir prajurit klon Master A 015.


Saat itu para monster Tenra yang mana berjumlah lebih dari ratusan perlahan-lahan mulai memukul mundur para prajurit klon yang dipimpim oleh prajurit klon Master A 015, namun saat itu juga “Bomshk... Bomshkk...” serangan dari senjata peledak langsung menghancurkan puluhan dari monster Tenra tersebut.


Melihat serangan itu, prajurit klon Master A 015 langsung melihat kebelakang dan dia menyadari kalau bantuan dari markas pusat sudah datang, akan tetapi dia sama sekali tidak mengenali Viviant yang mana terlihat menggunakan baju perang mekanik pasukan mereka dan juga menggunakan senjata pedang rapier.


Viviant yang mana melihat prajurit klon Master A 015 langsung mendekati dirinya, “Taask...” dengan tangannya Viviant langsung menepuk pudak dari prajurit klon Master A 015 dan berusaha untuk mengendalikannya dengan sihir ilusi dan skill pemikatnya. Dengan nada lembut Viviant mencoba untuk membuat citra yang baik pada prajurit klon Master A 015.


“Kerja yang bagus... sekarang mulai dari sini kami akan mengurus sisanya”


Akan tetapi prajurit klon Master A 015 sama sekali tidak terpengaruh oleh skill milik Viviant, dan bahkan saat itu juga prajurit klon Master A 015 mulai mencurigai Viviant yang mana adalah orang asing baginya. Dengan nada sedikit kasar prajurit klon Master A 015 bertanya pada Viviant sambil menjauhkan tangan Viviant dari bahunya.


“Maafkan aku... akan tetapi siapa kau...?? dan bagaimana kau bisa memimpin pasukan prajurit klon dunia kami...??”


Mendengarkan hal itu Viviant menyadari kalau skill dan juga tehnik sihir miliknya sama sekali tidak berpengaruh kepada prajurit klon Master A 015, dan dengan senyuman yang palsu Viviant kemudian menjelaskan kepada prajurit klon Master A 015 tentang siapa dirinya.


“Perkenalkan prajurit, aku Viviant dan aku bukan berasal dari dunia ini... aku secara kebetulan melihat dunia ini diserang oleh para monster ganas, dan dengan suka rela aku membantu orang-orang yang diserang oleh para monster itu”


“Karena melihat kemampuan dan juga ketulusanku, pemerintah dunia kalian menyerahkan para prajurit klon ini untuk membantuku mengalahkan para monster ini... karena itulah mari kita bekerja sama untuk menyingkirkan para penjajah ini”


Dengan nada yang manis serta kecantikan seorang Elf, para prajurit klon yang mana ada di kelompok prajurit klon Master A 015 langsung terpikat oleh dirinya, sementara itu prajurit klon Master A 015 langsung menyadari adanya banyak kebohongan dari perkataan Viviant.

__ADS_1


“Perkataannya itu di penuhi oleh tipu daya dan juga muslihat, akan tetapi aku tidak bisa bertindak sekarang... pemerintah saat ini telah mempercayai dirinya dan jika aku bergerak maka aku akan dianggap sebagai pemberontak dan akan di hapuskan, untuk sekarang nampaknya aku tidak punya pilihan lain selain ikut dan mengawasi dirinya” pikir prajurit klon Master A 015.


Dengan terpaksa prajurit klon Master A 015 langsung menerima ajakan dari Viviant.


“Baiklah... kalau memang seperti itu situasinya, maka akan aku serahkan kelompokku dan juga kepemimpinan para prajurit ini pada anda”


Mendengarkan hal itu Viviant tahu kalau prajurit klon Master A 015 belum terpengaruh oleh sihir dan juga skill miliknya, akan tetapi dia sekarang ini tidak terlalu perduli dengan hal tersebut, karena yang menjadi pusat perhatiannya saat itu juga adalah energy jiwa yang besar yang berada di pusat kota itu.


“Kekuatan jiwa yang sangat kuat... aku rasa itu adalah salah satu Monarch yang dikirim kemari, kalau begitu mari kita lihat apakah dia bisa digunakan atau tidak” pikir Viviant.


Dengan suara lantang Viviant kemudian langsung memberikan perintah kepada para prajurit klon yang ada dibawah komandonya.


“Para prajurit sekarang kita akan maju, serang mereka dan habisi mereka... pukul mundur para monster jahanam yang telah menghancurkan kota dan membunuh rekan-rekan kalian”


Dalam hitungan detik, semangat para prajurit klon langsung memuncak “Tratatatatsk...” mereka kemudian langsung maju dengan semangat dan juga amarah mereka, dan menggunakan senjata milik mereka para prajurit klon itu kemudian memukul mundur para monster Tenra yang ada di gerbang kota.


“Kieeek... Grrooaakk...”


Walaupun begitu para monster Tenra yang mana tidak kenal takut tetap maju, dan membuat pasukan prajurit klon juga kehilangan banyak nyawa, akan tetapi saat itu juga “Srrast.. Crrast...” menggunakan pedang miliknya Viviant tetap maju dan tidak memperdulikan nyawa para prajurit klon yang ada dibelakangnya tersebut.


Melihat para prajurit yang berjatuhan dan mati dengan mudahnya membuat prajurit klon Master A 015 langsung marah, dan dia langsung berusaha untuk bertanya pada Viviant agar mundur dan membuat rencana yang baru.


“Nona Viviant para prajurit kita sudah banyak yang berguguran, kita tidak bisa terus seperti ini... akan lebih baik kalau kita mundur dan merencanakan strategi baru”


Akan tetapi Viviant sama sekali tidak mendengarkan perkataan dari prajurit klon Master A 015, dan saat ini wajahnya tersenyum dengan senangnya ketika sedang menebas para monster Tenra tersebut.

__ADS_1


“Hihihi... ini dia yang aku rindukan selama ini, aroma darah, bau besi, dan juga suara jeritan yang sangat khas ini... inilah medan peperangan” pikir Viviant.


Saat itu dia hanya terpaku dengan nafsunya akan peperangan dan sama sekali tidak memikirkan nasib para prajurit klon tersebut, melihat kalau perkataannya sama sekali tidak di dengarkan, prajurit klon Master A 015 langsung mulai bertindak.


“Semuanya jangan terpecah belah... pastikan untuk bertarung bersama dengan dua atau tiga prajurit lainnya, dan lindungi sesama kalian saat bertempur... kita pastikan kalau kita akan tetapi hidup dan memenangkan peperangan ini”


Mendengarkan kata-kata dari prajurit klon Master A 015, “Trruk... Frruk...” beberapa prajurit klon langsung membuat kelompok yang berisikan 3 atau 4 prajurit, dan mereka langsung maju bersama sambil bertarung melindung sesama mereka di medan perang tersebut.


“Tertatatatask... Bumshkk... Crrast... Trrassk...”


Lalu beberapa menit kemudian pasukan prajurit klon dunia Fintian yang di pimpin oleh Viviant berhasil memenangkan peperangan tersebut, dan mereka berhasil mengalahkan ratusan monster Tenra yang mencoba untuk menyerang mereka saat itu juga.


Akan tetapi disaat yang sama juga, banya prajurit klon yang mana tewas terbunuh dan sekarang ini jumlah mereka kurang dari seratus prajurit. Namun saat itu Viviant sama sekali tidak memperdulikan apa yang terjadi pada mereka yang gugur, karena bagi dirinya para prajurit klon tersebut hanyalah benda untuk dia dapat menyelesaikan misi dari menara.


“Para monster ini kelihatannya adalah senjata biologis tampa rasa takut ataupun rasa sakit, ini mungkin akan jadi peperangan yang sulit kalau aku ingin membuat para manusia ini menang... akan tetapi ini bukan tidak mungkin aku bisa menang”


“Kalau aku dapat menuju kearah tengah kota, lalu mengetahui rencana dari Monarch itu... maka ada kemungkinan aku dapat menaklukan dunia ini seorang diri dan menjadi pemenang tunggal” pikir Viviant.


Namun pada saat itu juga Viviant sama sekali tidak menyadari, kalau semisalnya ada beberapa sosok yang telah memperhatikan dirinya dari bayang-bayang kota tersebut.


“Srraahkk... Grrakk... Grroaarr... Roaaarr....”


Dengan suara yang menakutkan sosok-sosok tersebut tengah bersiap untuk menyambut Viviant  dan para prajuritnya.


Bersambung....

__ADS_1


Berikan Like, Komen, Giff dan juga Vote kalian kalau kalian semua menyukai cerita yang ada di dalam novel ini, dengan begitu penulis akan semakin bersemangat dan membuat ceritanya menjadi semakin menarik lagi, Ok....


__ADS_2