
Setelah mendengarkan cerita yang mengejutkan tersebut rubah biru berekor 7 itu langsung terkejut dan merasa tidak percaya, itu karena sosok pimpinan yang selama ini dia hormati dan juga dia kagumi melakukan tindakan tercela dan membantai dan melahap sesama mereka sendiri, melihat hal itu Rey hanya dia dan berusaha untuk memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.
“Hmm... dari apa yang aku dengar rubah berekor 10 itu berevolusi setelah memakan inti raja monster lainnya”
“Akan tetapi setelah dia berevolusi sifatnya menjadi ganas, dan bahkan sampai melahap sesama mereka sendiri”
“Nampaknya ada yang salah dengan inti dari raja monster yang dilahap oleh rubah berekor 10 itu, akan tetapi itu tidak menutupi kalau dia sekarang ini adalah monster dengan 2 atau lebih inti di dalam dirinya” pikir Rey.
Sementara para monster rubah sedang berbicara dia sedang memikirkan cara untuk mengambil inti monster milik sang rubah berekor 10 tersebut, dan pada saat itu “Traak...” raja monster serigala Ferrist tiba-tiba saja muncul dari belakang Rey. Dan saat dia mendengarkan pembicaraan para rubah itu lewat telepati dia hanya tertawa kecil.
“Haaah... lucu sekali, tampaknya wanita tua itu sudah menjadi gila”
“Mungkin itu karena inti monster yang diberikan pada dirinya”
Mendengarkan perkataan dari Ferrist tersebut sang rubah biru berekor 7 langsung memberanikan diri untuk bertanya pada Ferrist.
“Kunnt... Kunnt... ( apakah ada cara untuk mengembalikannya seperti semula )”
Dengan telepati rubah biru berekor 7 berusaha untuk menyelamatkan Gu Mia, akan tetapi Ferrist langsung tertawa dengan kerasnya mendengarkan perkataan dari rubah biru itu.
“Gahahaha... untuk menyelamatkannya, jangan bercanda rubah kecil”
__ADS_1
“Dia memilih jalan seperti ini, jadi sudah sepantasnya dia bersiap dengan konsekuensi yang akan dia terima”
“Lagi pula itu kesalahannya sendiri, dia memilih untuk bekerja sama dengan Dagant sang naga hitam... kalau aku melihat dirinya maka aku akan merobek kepalanya yang berbulu itu”
Ferrist saat itu langsung mengeluarkan aura intimidasi miliknya, dan para monster rubah yang ada disana langsung ketakutan saat merasakan aura tersebut, “Tringgs...” disaat itu Rey langsung ikut campur dan menenangkan aura intimidasi milik Ferrist dengan menyebarkan aura energy mana miliknya. Rey kemudian langsung berbicara pada para monster rubah yang mana sekarang ini telah berada di dalam kendalinya.
“Para rubah kecil sekalian, sekarang kalian aman di bawah kepemimpinanku”
“Selama kalian merasa diri kalian lemah maka aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti kalian, namun untuk bekas pimpinan kalian itu... tindakannya sudah tidak dapat di tolerir lagi”
“Bukan hanya bekerja sama dengan naga hitam, tetapi dia juga menghabisi dan melahap para pengikutnya juga... dia bukan lagi raja monster akan tetapi mahluk aneh yang harus dihabisi”
Mendengarkan kata-kata tersebut para monster yang mana ada disana langsung memandang tinggi Rey, mereka merasa kalau diri mereka dapat mempercayai Rey saat itu juga, dan para monster rubah kecil berekor 1 -5 itu langsung meneteskan air mata mereka, mereka merasakan kalau kata-kata Rey sangat menyentuh hati mereka dan bersumpah setia pada dirinya. Akan tetapi disisi lain, melihat sikap para monster yang sesuai dengan ekspetasinya Rey langsung memikirkan sebuah rencana jahat.
“Sekarang karena para pasukanku telah ada, tinggal menunggu waktu yang pas untuk dapat menaklukan rubah berekor 10 itu”
“Zerga... kau jangan khawatir, aku akan menghabisi rubah itu dan juga naga hitam sebagai tanda terimakasihku”
Sementara itu Gu Mia yang mana sedang berusaha untuk menyerap inti dari raja monster singa, “Crrastt... Krrastt...” menjadi sangat buas, dia menghabisi setengah para monster rubah yang ada di dalam sarangnya dan menjadikan mereka sebagai makanan untuk memperkuat dirinya. Para monster rubah yang mana tidak bisa kabur tersebut hanya ketakutan melihat pimpinan mereka itu, dan sementara itu Gu Mia dapat merasakan aura dari Rey yang mana adalah raja monster juga.
“Kekeke... nampaknya ini akan menarik”
__ADS_1
Gu Mia tahu kalau Rey akan menemui dirinya dan karena hal itu dia langsung bersiap dengan inti raja monster singa yang ada di mulutnya, lalu 1 minggu kemudian Rey telah mengumpulkan para monster yang ada di hutan dan memberikan mereka perintah untuk maju bersama dengan dirinya. Dengan beramai-ramai para monster itu langsung maju kearah area gurun tempat wilayah kekuasaan dari Gu Mia, akan tetapi setelah mereka sampai di wilayah gurun Gu Mia telah menunggu mereka dengan matanya semerah darah dan juga mulutnya yang memerah karena bekas darah.
Dengan mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, “Srraahkk...” Gu Mia berusaha untuk mengintimidasi para monster yang di bawa oleh Rey, saat itu para monster dari hutan tersebut dapat merasakan rasa haus darah dan merasakan niat memangsa milik Gu Mia dengan sangat jelas. Namun disaat itu juga “Tringgs...” Rey membatalkan aura membunuh milik Gu Mia dengan mudahnya, dan “Taak...” Rey langsung maju kedepan untuk secara langsung berhadapan dengan Gu Mia, melihat sosok Rey yang mana sangat aneh Gu Mia langsung berbicara pada dirinya.
“Apa kah kau pewaris dari Zerga..?? kau monster seperti apa...??”
“Ini pertama kalinya aku melihat mahluk seperti dirimu itu”
Mendengarkan kata-kata yang keluar dari mulut Gu Mia, membuat Rey langsung tersenyum kecil dan menjawab pertanyaan dari Gu Mia.
“Aku itu mahluk apa itu sama sekali tidak penting, yang terpenting sekarang adalah nasibmu akan berakhir sekarang ini juga”
“Jadi aku sarankan untuk menyerah saja dan terima kematianmu, karena aku tidak mau kasar dengan mahluk tua seperti dirimu”
Mendengarkan perkataan dari Rey barusan, “Grrrr...” membuat Gu Mia menjadi geram dan “Roaaar...” dengan raungan miliknya dia menciptakan ilusi puluhan dirinya, saat itu para monster dari hutan melihat sosok Gu Mia ada dimana-mana dan sedang mengepung diri mereka, dan karena hal itu para monster dari hutan langsung panik. Melihat hal itu “Trringgs...” Rey langsung mengaktifkan parasite pecahan dirinya yang ada didalam tubuh para monster bawahannya, dan parasite pecahan Rey itu langsung memberikan perintah pada tubuh para monster yang ada disana untuk tetap tenang, dan dalam hitungan detik para monster yang ada disana langsung tenang dengan mudahnya.
Dengan wajah tenang Rey kemudian langsung berbicara pada Gu Mia.
“Sihir ilusi... jadi ini kartu andalanmu itu, benar-benar tehnik yang menyedihkan”
Mendengarkan kata-kata dari Rey membuat Gu Mia menjadi kesal, dan dengan cepat “Bushkk...” Gu Mia langsung menerjang kearah Rey, disaat yang bersamaan Rey tidak tinggal diam saja, dia menggunakan sihir tanah untuk melapisi beberapa bagian tubuhnya dengan tanah keras dan “Busshkk...” menyerang balik kearah Gu Mia dengan hantaman tubuhnya. Dengan serangan hantaman tubuhnya itu “Dussk...” Gu Mia langsung terlempar karena kalah dalam segi kekuatan, dan disaat itu sambil mengeluarkan darah dari mulutnya Gu Mia langsung menatap Rey dengan kesal, sementara itu Rey hanya tersenyum dan memandang rendah Gu Mia.
__ADS_1
Bersambung......