
Pada saat itu Administrator telah membuat para serigala pelahap mayat yang ada didalam hutan pergi kearah kastil-kastil para calon pendaki menara, akan tetapi beberapa ekor serigala pelahap mayat tersebut terjebak dikastil ke 2 dan juga ke 3 yang mana telah ditaklukan dan tidak ada seorangpun disana, sementara itu didalam kastil ke 4, “Bomsshkk....” Riana disana sedang mengamuk menggunakan skill-skill miliknya. Riana yang mana telah mempelajari beberapa skill sihir mengalahkan 5 ekor serigala pelahap mayat seorang diri, dia menggunakan sihir Es LV 2 miliknya untuk menjebak dan menghentikan pergerakan cepat para serigala pelahap mayat tersebut, kemudian “Bomshk... Bomshk...” dengan beberapa bola api yang dia menghabisi para serigala pelahap mayat tersebut.
“Ketua Riana telah membuat para serigala besar itu takut, semuanya ayo kita maju dan serang para serigala itu” kata seorang laki-laki calon pendaki yang ada dikelompok Riana, dia menggunakan skill Motifasi LV 1 dan membuat moral para calon pendaki yang ada disekitar sana langsung meningkat.
“Woaaaahh... Maju.... Kalahkan mereka semua” kata para calon pendaki yang ada dikastil ke 4, disana mereka bertarung dengan cara yang pintar “Srrastt... Crrastt...” dengan membagi kelompok para calon pendaki tersebut dapat mengalahkan para serigala pelahap mayat tersebut, walaupun mereka lebih lemah dari pada para serigala mayat itu akan tetapi “Crrastt...” para calon pendaki itu dapat mengalahkan 12 ekor serigala pelahap mayat dengan cara bekerja sama satu sama lainnya. Dan disana yang paling membantu mereka untuk menang adalah Riana, dia menggunakan sihir Es LV 2 miliknya untuk membuat pergerakan dari serigala pelahap mayat tersebut melambat, dan dengan kaki yang beku dan juga kedinginan para serigala pelahap mayat itu tidak bisa berbuat banyak selain dikalahkan oleh para calon pendaki yang mereka anggap sebagai mainan mereka.
“Berhasil dengan begini aku yakin kami dapat bertahan dari ujian kedua ini, namun aku tidak tahu kalau ujian ini sudah berakhir atau belum, untuk sekarang lebih baik aku menyiapkan mereka semua” pikir Riana, dia melihat beberapa calon pendaki dikelompoknya banyak yang mana terkena luka fatal dan juga beberapa diantara mereka tewas ditempat.
“Tings... Tings... Tringgs...” dengan menggunakan poin yang dia dapatkan Riana kemudian langsung membeli obat ajaib merah, dan dengan cepat dia membagikan obat-obat ajaib tersebut kepada para calon pendaki yang terluka karena terkena serangan serigala pelahap mayat tersebut.
“Semuanya cepat bawa yang terluka kedalam, dan bagi mereka yang terkena luka kecil maka jaga tempat ini, pastikan kalau tidak ada monster yang datang kemari” kata Riana.
Pada saat itu mereka mengira semuanya telah selesai akan tetapi pada saat itu juga “Awooounggs...” sebuah lolongan yang sangat kuat terdengar, mendengarkan suara dari lolongan serigala tersebut Reza langsung terdiam, dia seakan-akan tahu asal dari suara tersebut. Rey sendiri langsung bertindak setelah melihat wajah Reza yang terlihat terdiam dan juga khawatir seperti itu, “Srraahkk...” menggunakan skill gerakan bayangan LV 1 miliknya “Srrahkk...” bayangan Rey kemudian menutupi dirinya dan dalam waktu hitungan detik keberadaan dan juga wujud Rey menjadi pudar, “Fusshkk...” dengan cepat Rey kemudian langsung bergerak dan masuk kedalam kastil.
Dengan cepat dia langsung bergerak “Trranggs...” dia kemudian langsung masuk kedalam ruangan penyimpanan, dan disana dia menggunakan skill pengrajin LV 1 miliknya untuk membuat sebuah alat baru, dan “Bruusskk...” dari luar kastil tersebut Rey dapat merasakan hawa haus darah yang sangat kuat, dia bahkan tidak perlu keluar untuk melihatnya “Krraahhkk...” dia tahu kalau mahluk yang ada diluar kastil tersebut adalah monster yang lebih mengerikan dari pada yang pernah dia hadapi sebelumnya.
“Sialan aku harus cepat” kata Rey, dia sempat terdiam karena merasakan aura tersebut akan tetapi dia tetap melanjutkan pekerjaannya dan menyiapkan beberapa alat yang mana akan dia gunakan.
Sementara itu Reza dan para calon pendaki di kastil ke 5 dapat dengan jelas melihatnya, sesosok serigala mengerikan dengan aura gelap yang menutupi tubuhnya dan dengan tinggi 4 meter dan mata merah yang mengerikan, “Grrr...” membuat para calon pendaki yang ada di kastil ke 5 gemetar ketakutan tampa mereka sadari. Insting para calon pendaki yang ada disana telah berteriak untuk menyuruh mereka segera untuk kabur melarikan diri, akan tetapi “Bushkk...” secara tiba-tiba serigala tersebut langsung menghilang dari hadapan mereka semua dan “Bummshhkk...” dengan hentakan kakinya dia mendarat ditengah-tengah dinding kastil tersebut “Kraassk... Trrassk...” dan menghancurkan dinding luar kastil ke 5 tersebut.
“Gaahkk.... semuanya segera pergi menjauh dari dinding kastil” kata Gilang.
Mendengarkan hal itu para calon pendaki yang mana ada dibawah dinding kastil kemudian langsung berlarian menjauhi dinding luar kastil tersebut, “Brussk...” kemudian saat mereka berlari serigala pelahap mayat berwarna hitam itu kemudian langsung menjebol dinding kastil tersebut. “Busshkk... Trraaskk...” beberapa calon pendaki terkena serangan dari bebatuan dinding luar kastil yang hancur tersebut, banyak yang terluka dan juga ada yang tewas karena serangan tersebut.
__ADS_1
“Srringgs...” disisi lain Reza dan juga Gilang yang mana ada diatas dinding luar kastil itu langsung menyadari kalau diri mereka tidak terluka, itu semua karena Bella yang mana menggunakan skill miliknya. Bella menggunakan skill jenis sihir yang mana membuat energy mana miliknya berubah menjadi sebuah pelindung yang melindungi dirinya dan orang yang ada disekitarnya, melihat hal itu Reza merasa kagum karena dia melihat kalau Bella masih kecil akan tetapi dia sudah memiliki jumlah energy mana yang sangat besar.
Nama : Bella Viks
Umur : 10
Pekerjaan : < Kosong >
Statistik sekarang :
Kekuatan : 8
Kelincahan : 10
Ketahanan : 6
Skill :
-Menembak LV 2
-Pemikat LV 1
-Berpikir cepat LV 2
__ADS_1
-Penyerapan energy mana LV 1
-Tehnik kendali sihir LV 2
-Skill sihir pelindung LV 1
-Peluru mana LV 1
“Sangat berbakat, Reza kau harus membuat dia menjadi bawahanmu, kau tidak akan bisa melihat seorang anak kecil dibawah umur 11 tahun dapat mengendalikan mana seperti itu bahkan didalam lantai tinggi menara” kata suara yang ada didalam kepala Reza.
“Kau tenang saja, dia mengikuti Rey dan saat ini Rey mengikuti diriku, jadi sudah sewajarnya kalau dia akan patuh padaku nantinya” balas Reza yang berbicara dengan suara yang ada didalam kepalanya.
“Kau benar juga, kalau begitu sekarang kau bisa fokus pada monster yang satu itu” kata suara dikepala Reza.
“Yah... sebenarnya mahluk apa itu, kenapa dia tidak terlihat seperti serigala pelahap mayat yang lainnya...??” tanya Reza pada suara yang ada didalam kepalanya.
“Itu adalah salah satu jenis mutasi dari monster, dan ketika monster bermutasi maka mereka dapat memiliki skill untuk mengendalikan jenis mereka sendiri, kami didalam menara memanggil diri mereka sebagai Alpha” kata suara yang ada didalam kepala Reza.
“Jadi begitu, dengan kata lain dia adalah bos dari para serigala pelahap mayat itu bukan” kata Reza yang membalas perkataan dari suara yang ada didalam kepalanya.
“Benar sekali, dan sekarang ini nampaknya kau tidak bisa lagi menutupi kekuatanmu dan juga skillmu, karena jenis Alpha adalah mahluk yang mana memiliki kecepatan dan juga kekuatan diatas rata-rata ras mereka sendiri” kata suara yang ada didalam kepala Reza.
“Aku tahu itu” balas Reza, “Srraahkk....” lalu pada saat itu Reza kemudian mengalirkan sebuah energy gelap kedalam tombak yang dia pegang, energy tersebut sangat kasar dan juga menakutkan dan bahkan membuat serigala pelahap mayat Alpha tersebut langsung melihat kearah Reza.
__ADS_1
“Grrrr....” dengan tatapan tajam dan juga aura hitam yang mengintimidasi dari tubuh serigala pelahap mayat alpha tersebut, dia menatap Reza seakan-akan menatap sebuah ancaman yang mana dapat menghabisi dirinya, sementara itu Reza yang mana ada disamping Gilang dan juga Bella langsung berjalan didepan mereka dan mendekati serigala pelahap mayat alpha tersebut secara perlahan-lahan.
Bersambung....