
Hawa hitam yang dingin mulai mengalir di dalam ruangan sempit yang ada di bawah tanah tersebut, Rey dan juga kelompoknya dapat merasakan hawa dingin mulai merasuki tulang-tulang mereka, dan dengan nafasnya yang mana mengeluarkan kabut “Funggs...” Rey langsung melemparkan lima pisau miliknya secara bersamaan. Akan tetapi disaat itu juga “Busshkk...” para zombie mutan tersebut sama sekali tidak perduli dengan lemparan pisau dari Rey, dan mereka mulai maju tampa memperdulikan serangan lemparan pisau milik Rey.
“Groaaar... ROAARR...”
Disaat itu “Crrast... Crrast...” pisau-pisau milik Rey menembus dan juga menghancurkan sebagian kecil tubuh dari para zombie mutan tersebut, akan tetapi dengan buasnya para zombie mutan itu tetap berjalan dan menyerang kearah Rey dan kelompoknya. Disaat itu juga “Bushkk...” dengan cepat Reza langsung maju, dan menggunakan tombak miliknya “Fushkk...” dia melemparkan salah satu zombie mutan tersebut, “Crrast...” dan dengan tepat sasaran salah satu dari ke 4 zombie mutan itu langsung tewas karena serangan dari Reza.
“Hahaha... rasakan itu serangga sialan, berani sekali kalian menantangku”
Reza saat itu merasa sangat sombong karena telah berhasil mengalahkan salah satu dari ke 4 zombie mutan tersebut, energy iblis miliknya sangat merusak dan bahkan membuat tubuh zombie mutan yang keras dan juga tebal hancur setelah lama tertusuk dan teraliri energy iblis di dalam tubuhnya. Di saat itu merasakan kalau mereka terancam ke 3 zombie mutan yang tersisa mulai berhati-hati terhadap Reza, namun disaat itu juga “Srrahkk...” Rey dengan cepat bergerak kebelakang ke 3 zombie mutan tersebut.
“Mereka lengah...” pikir Rey.
Saat itu menggunakan skill langkah bayangan milik Rey langsung bergerak kebelakang ke 3 zombie mutan tersebut, dan dengan cepat “Funggs... Funggs...” Rey langsung menyerang menggunakan pisau lempar miliknya, akan tetapi “Crrast... Crrast...” saat itu juga Rey mengincar kaki para zombie mutan tersebut. “Dussk...” dengan beberapa lemparan pisau ke 3 zombie mutan itu langsung terjatuh di tempat karena serangan lemparan pisau milik Rey, melihat kesempatan itu para calon pendaki yang lainnya kemudian langsung menyerang ke 3 zombie mutan tersebut “Crrast.. Krrast...” dan dalam waktu singkat mereka berhasil mengalahkan ke 3 zombie mutan tersebut.
“Srrahhkk...” kemudian saat mayat dari ke 4 zombie mutan itu menguap puluhan bola kristal dengan total jumlah 320 poin langsung muncul di hadapan mereka, dengan sigap para calon pendaki yang ada di grup Rey tersebut langsung mengambil poin-poin tersebut untuk mereka. Dan di sana Rey memberikan seluruh poinnya kepada Jin yang ada di sana, melihat hal itu Jin merasa heran dengan tindakan Rey.
“Apa kau yakin akan memberikan seluruh poinmu...??”
Saat itu Jin masih khawatir dengan rencana yang mana di katakan oleh Rey saat itu juga, akan tetapi dengan senyuman kecil di wajahnya Rey langsung berbicara pada Jin.
__ADS_1
“Kau pergi saja dan bawah poin itu kepada Riana dan yang lainnya”
“Katakan pada mereka kalau aku tidak akan kembali sebelum mengalahkan ratu zombie itu”
Dengan tekad yang kuat Rey mengatakan hal itu, dan mendengarkan itu Jin langsung merasa kagum dengan perkataan dari Rey dan dia bersama dengan 3 orang dari kelompoknya langsung berlari menuju keatas permukaan. Sementara itu Rey, Reza dan juga ke 5 orang calon pendaki dari kelompok mereka memilih untuk tinggal dan mengalahkan ratu zombie tersebut, dan di sana “Wrusshkk...” mereka dengan cepat bergerak kearah ratu zombie tersebut, di sana Reza memulai rencananya “Srraahkk...” dari telapak tangannya dia mengeluarkan energy iblis miliknya dan sedikit demi sedikit dia menyebarkan energy iblis itu keseluruh ruangan yang mana dia lalui.
Saat itu Rey, Reza dan juga rekan-rekannya menemukan jalan akhir dari sarang zombie tersebut, dan di sana mereka dapat mencium bau darah dan juga besi karat yang sangat kuat, dan saat itu juga “Crrastt... Crraaustt...” mereka mendengarkan suara dari ratu zombie yang mana sedang melahap para calon pendaki dan juga mayat-mayat zombie yang ada disekitarnya. Melihat hal itu beberapa orang dari kelompok Rey langsung merasa jijik, mereka melihat darah dan juga organ-organ tubuh manusia yang mana dilahap begitu saja oleh ratu zombie.
“Ugghtt... rasanya aku ingin muntah”
“Kita harus cepat-cepat mengalahkan monster menjijikan itu”
“Skill langkah bayangan LV 2, aktifkan”
Disaat itu juga menggunakan skill miliknya “Srrahhkk...” Rey mulai menyatu dengan bayangannya sendiri, dan di sana hawa keberadaannya hampir tidak terasa sama sekali dan saat itu dengan cepat “Trrukk...” Rey mulai mendekati ratu zombie yang sedang melahap para mayat yang ada di depannya. Akan tetapi pada saat itu juga “Trrak...” Reza langsung mengambil batu kerikil kecil di tangannya, dan menggunakan batu kerikil tersebut “Srrahkk...” dia mengalirkan energy iblis kearah batu krikil yang ada di tangannya, dan dengan jari jempolnya “Funggsst...” dengan cepat batu krikil itu langsung melesat kearah salah satu mayat yang mana dilahap oleh ratu zombie tersebut.
“Srraahhkkk.... Crrassst...”
Saat itu dengan kekuatan dari energy iblis yang ada, salah satu mayat yang mana dimangsa oleh ratu zombie tersebut kemudian meledak di depan matanya, dan karena hal itu ratu zombie tersebut langsung merasakan keanehan disekitarnya. “Frushkk...” dengan cepat ratu zombie menyebarkan aura miliknya disekitar ruangan tempat dirinya berada, dan disaat itu juga ratu zombie mulai menyadari keberadaan Rey yang mana telah berada disebelahnya.
__ADS_1
“ROOOAAARR...”
Dengan auman miliknya ratu zombie itu kemudian membatalkan skill milik Rey secara paksa, “Frrushkk...” dan saat itu juga bayangan yang mana mengelilingi tubuh Rey langsung menghilang dengan cepat, lalu pada saat itu juga Rey terlihat dengan jelas oleh ratu zombie tersebut. Dengan tubuhnya yang besar tersebut ratu zombie itu sama sekali tidak bergerak dari tempatnya, akan tetapi “Crrast...” dia mengeluarkan tangannya yang mana sangat panjang “Srraashkk...” dan seperti ular tangan dari ratu zombie tersebutl langsung mengincar kearah Rey.
Dengan wajah terkejut Rey kemudian langsung melompat “Bushskk...” mundur sambil “Sringgs...” mengeluarkan dua pisau miliknya, dan kemudian “Funggs...” dengan cepat Rey langsung melemparkan kedua pisau itu kearah tangan ratu zombie tersebut.
“Sialan... kenapa dia bisa tahu...” pikir Rey.
Saat itu juga “Crrast...” Rey berhasil melukai tangan dari ratu zombie tersebut, dan tangan tersebut terluka dan “Busshkk...” berhasil di belokan oleh Rey, lalu dengan cepat “Fushkk...” Rey langsung bergerak mundur untuk kembali ke kelompoknya. Akan tetapi pada saat itu juga “Srraahkkk...” Rey melihat sebuah bayangan masa depan di depannya, dan bayangan masa depan itu menunjukkan kalau sebuah serangan pedang diarahkan pada dirinya.
“Sialan....”
Dengan teriakan terkejutnya Rey kemudian “Bushkk...” menghindar dengan cara melompat mundur, akan tetapi pada saat itu juga “Crrastkk...” tenggorokan Rey tergores dan mengeluarkan darah. Namun saat itu Rey sama sekali tidak memperdulikan luka di tenggorokannya, karena saat itu Rey terkejut melihat Reza yang mana menyerang dirinya dengan tebasan pedang miliknya.
Dengan wajah marah Rey kemudian menatap Reza dengan penuh keheranan.
“Apa yang sebenarnya kau lakukan Reza...??”
Saat itu Reza hanya tersenyum jahat kearah Rey, dia tersenyum sambil berdiri di atas mayat-mayat para rekan-rekannya yang mana telah dia habisi dengan kedua tangannya.
__ADS_1
Bersambung......