Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 51 Berkat dari raja iblis


__ADS_3

Iblis adalah eksistensi yang mana memiliki kekuatan khusus setelah mereka bergabung kedalam menara, mereka dapat mengendalikan kekuatan dari mana element gelap dan bukan hanya itu saja para iblis melakukan penelitian dan berhasil menciptakan energy jenis baru, dan itu adalah energy iblis. Energy unik yang mana tertanam di dalam darah para iblis setelah penelitian yang sangat panjang, energy iblis sangatlah mematikan bagi yang bukan ras iblis karena energy itu bisa masuk kedalam tubuh dan menghancurkan dari dalam.


Kemudian bukan hanya itu saja dengan energy iblis mereka para iblis bisa mengendalikan para monster yang mana memiliki akal yang rendah, akan tetapi hanya beberapa dari ras iblis lah yang memiliki kemampuan ini dan mereka di kenal sebagai para bangsawan iblis yang mengendalikan kerajaan iblis. Dan saat ini Rey sedang melihat salah satu dari 7 iblis yang mana memimpin para bangsawan iblis tersebut, dan iblis itu sedang memasukkan kekuatan energy iblis miliknya kepada parasite mayat tersebut.


“Manusia rendahan, terimalah hukumanmu karena telah membuat marah diriku”


Sang raja iblis itu kemudian langsung menaruh kekuatan energy iblis yang sangat besar, dan disaat itu juga tubuh dari parasite mayat tersebut menjadi aneh “Crrassk.. Krrask...” tubuhnya seperti membesar dan juga seakan-akan mencoba untuk mengubah bentuknya. Kemudian “Srrasshkk...” dari tubuh serangga parasite mayat tersebut empat pasang sayap serangga langsung keluar, dan tubuh dari serangga parasite mayat itu langsung mengering bagaikan sebuah batu.


“Kieeekk....”


Dan dari dalam tubuh serangga parasite mayat tersebut muncullah sosok monster serangga baru, serangga itu terlihat seperti lalat raksasa yang mana memiliki jarum raksasa seperti nyamuk, dan bukan hanya itu saja serangga itu memiliki sengatan beracun dibagian belakangnya. Dengan besar panjang 130 cm serangan itu terbang dengan bebasnya dan melihat kearah Rey dan juga Riana, serangga tersebut langsung mendapati dirinya dipenuhi oleh suara-suara yang memerintahkan dirinya untuk menghabisi para manusia yang ada.


“Sialan nampaknya kita terjebak disituasi yang sulit kali ini”


“Yah sejak awal ujian ini berlangsung memangnya ada situasi yang mudah...??”


Saat itu Rey yang mana mendengarkan perkataan dari Riana langsung tersenyum, dia merasa sedikit lucu jika mengetahui kalau lawannya mendapatkan bantuan dari sosok asing membuat Rey sedikit ragu awalnya, akan tetapi setelah dia melihat kembali ke ujian-ujian yang sebelumnya Rey tersadar kalau dibandingkan yang telah dia lalui selama ini maka serangga raksasa itu sama sekali bukan apa-apa. Melihat wajah dari Rey serangga raksasa itu kemudian langsung mengingat kembali sosok raja iblis yang memberinya kekuatan, dan dengan cepat “Funggs...” serangga raksasa tersebut langsung berusaha untuk menyerang Rey menggunakan mulutnya yang tajam seperti nyamuk tersebut.

__ADS_1


Di saat itu juga Rey melihat bayangan masa depan dari monster serangga raksasa tersebut, dan dia tidak berusaha untuk menghindari serangannya setelah dapat melihat 1 detik masa depan dari bayangan monster serangga raksasa tersebut, “Crrast...” namun karena kecepatanya dari serangga raksasa itu sangat cepat, membuat Rey terluka dilengan kanannya dan darah perlahan-lahan langsung keluar dari lengan Rey. Bau darah dan juga rasa takut membuat monster serangga raksasa itu mengeluarkan aura yang lebih besar lagi, serangga raksasa tersebut terlihat terpaku pada Rey dan sama sekali tidak memperdulikan keberadaan dari Riana.


“Monster ini dia sama sekali tidak menggangapku dan hanya menyerang Rey” pikir Riana.


Marah dan juga kesal karena hal itu  Riana kemudian langsung mengaktifkan skill sihir api LV 2 miliknya, dan dengan cepat “Burrnn... Burrnn... Burrnn...” saat itu Riana langsung membuat tiga buah bola api kecil diatas telapak tangannya. “Funggs... Funggs...” dengan cepat Riana langsung melemparkan ketiga buah bola api tersebut kearah monster serangga raksasa terbang tersebut, akan tetapi “Fushkk... Wusshkk...” dengan mudahnya monster serangga tersebut dapat menghindari serangan bola-bola api tersebut, dengan gerakannya yang cepat tersebut ke dua bola api yang dilemparkan oleh Riana berhasil dihindari dengan mudahnya.


Namun disaat itu Riana hanya tersenyum dan “Kiikk...” saat monster serangga terbang raksasa itu menyerang kearah Riana, “Taask...” Riana langsung menggenggam bola api terakhir miliknya dan “Frrurshkkss...” dia mengubah bola api yang dia hancurkan tersebut menjadi sebuah semburan api dengan nafasnya. Riana menggabungkan energy mana dengan udara yang dia serap di dalam paru-parunya, kemudian Riana langsung menyemburkan nafasnya yang mana dipenuhi oleh energy mana tersebut, dan dengan kuatnya semburan api langsung membakar monster serangga raksasa terbang tersebut.


“Kiieekk... Kiieekk... Kiieekk...”


Monster serangga raksasa terbang tersebut kemudian kesakitan karena api yang ada didalam tubuhnya, akan tetapi disaat itu “Fusshkk... Wusshkk... Fusshk...” dengan kecepatan yang luar biasa cepatnya, monster serangga raksasa terbang tersebut  kemudian berusaha untuk memadamkan api yang ada di tubuhnya. Disaat itu Rey yang mana menggunakan skill simulasi LV 2 miliknya sama sekali tidak dapat menyerang, karena kecepatan yang luar biasa mata dari Rey sama sekali tidak dapat mengikuti pergerakan dari bayangan masa depan monster serangga raksasa terbang tersebut.


Disaat itu Riana melanjutkan serangannya, “Burrn...” dengan sebuah bola api besar ditangan kanannya Riana bersiap untuk mengalahkan monster serangga raksasa terbang tersebut, “Fussshk...” bola api itu bergerak cukup lambat akan tetapi karena sangat besar Riana percaya kalau dirinya dapat mengenai monster serangga raksasa terbang tersebut.


“Kiieeekk.....”


Namun disaat itu secara tiba-tiba “Srrahhkk...” energy iblis yang mana berwarna hitam kemerahan langsung menyelimuti monster serangga raksasa terbang tersebut, “Fusshkk...” dan dengan cepat monster serangga raksasa terbang itu kemudian langsung terbang kearah bola api yang dilemparkan oleh Riana. Melihat hal itu secara tiba-tiba “Taask...” Rey langsung merangkul Riana.

__ADS_1


“Eeehh... Eeeeeehh...”


Disaat itu wajah Riana langsung memerah karena apa yang dilakukan oleh Rey, dan dengan cepat “Bushkk...” Rey membawa Riana untuk melarikan diri dari tempat itu. Kemudian pada saat itu “Frusshkk...” ketika monster serangga raksasa terbang itu masuk kedalam bola api milik Riana “Bommshkk...” sebuah ledakan besar terjadi, ledakan itu menyambarkan api dimana-mana.


“Ugghkk....”


Saat itu juga menggunakan tubuhnya Rey langsung berusaha untuk melindungi Riana, dan ditengah-tengah api yang terbakar tersebut Riana hanya dia karena dia memikirkan hal yang lain saat berada sangat dekat dengan Rey.


“Sialan apa-apaan itu tadi...??” pikir Rey.


Disaat itu juga “Grrr...” Rey masih dapat melihat monster serangga raksasa terbang tersebut, dia telah terluka parah karena serangan terakhir tadi, akan tetapi “Srrahkk...” energy iblis langsung menyelimuti tubuhnya dan mulai meregenerasi tubuhnya kembali seperti semula lagi. Melihat hal itu “Funggs...” dengan satu buah pisua Rey berusaha untuk menyerang monster serangga tersebut, namun “Taask...” dengan satu lompatan kecil “Crrast...” monster serangga raksasa itu langsung dapat menghindari kematian dan hanya terluka sedikit.


“Yoo... kau tampaknya sedang kesulitan Rey”


Pada saat itu Reza tiba-tiba muncul dibelakang monster serangga raksasa tersebut, dan saat monster serangga raksasa itu berbalik kearah Reza “Srringgs...” dengan tehnik pedang yang mana sangat cepat dirinya berhasil memotong kepala dari monster serangga raksasa tersebut.


“Cih... dasar sialan, kau asal nyampah saja tidak tahu aturan”

__ADS_1


Rey hanya bisa tersenyum melihat apa yang dilakukan oleh Reza, saat itu Rey tidak mengetahui kalau kedatangan Reza akan menjadi awal dari akhir hidupnya.


Bersambung.....


__ADS_2