
Di dalam menara ada beberapa mahluk kuat yang dipanggil sebagai konstelasi, mereka adalah para dewa dan juga iblis yang mana menguasai beberapa bagian dunia yang ada di lantai-lantai menara. Para konstelasi memiliki kekuatan yang sangat luar biasa kuatnya, dan bahkan kekuatan mereka dikatakan dapat membawa bencana di dalam lantai menara.
Karena hal itulah sistem menara langsung membuat sebuah peraturan, yaitu pembatasan kekuatan dari para konstelasi untuk setiap lantai yang ada, dengan kata lain semakin rendah mereka turun maka semakin besar segel kekuatannya. Karena hal itulah para konstelasi membuat pasukan yang ada disetiap lantai, semua itu agar mereka dapat menjaga kekuasaan mereka tampa harus turun tangan.
Akan tetapi di dalam menara juga ada sosok-sosok mahluk yang mana dapat lepas dengan mudahnya dari segel sistem menara, dan merek adalah para Monarch. Sosok mahluk yang mana menghancurkan, mengubah dan menguasai berbagai dunia untuk di ambil sebagai sumber kekuatan dari menara.
Di dalam menara para Monarch tidak terlalu di kenali karena mereka sama sekali tidak memiliki niat untuk ikut campur pada perang perebutan kekuasaan, dan hanya sebagian kecil dari para Monacrh yang dapat keluar dengan bebas ke berbagai lantai di dalam menara.
Namun saat mereka berada di luar menara mereka menjadi berbeda, itu semua karena perebutan dunia sering terjadi pada para Monarch yang ingin mendapatkan kekuatan lebih, bahkan pertarungan para Monarch tidak lagi bisa disebut sebagai pertarungan biasa akan tetapi itu adalah sebuah perang.
Ketika ada para Monarch bertarung satu sama lainnya dapat dipastikan kalau dunia tempat mereka bertarung akan hancur, dan para penduduk di dunia itu dapat dipastikan akan tewas karena terlibat oleh kekuatan perang dari para Monarch tersebut.
Dan disaat ini juga kedua sosok Monarch tampa gelar akan segera saling berhadapan satu sama lainnya, dan keduanya kali ini sama-sama memiliki pasukan dari dunia Fintian. Dapat dipastikan kalau keduanya akan menjadi awal dari peperangan di dunia Fintian tersebut.
“Gluups... Drrupps...”
Saat itu Rey yang mana berada di dalam Pupas mulai sadar, dia sekarang ini dapat melihat tubuh baru miliknya yang mana dia buat dengan mengendalikan Pupas, saat itu dia mulai dapt melihat tulang tangan kanannya dan mulai merubah strukturnya secara merata.
“Ini bagus... sekarang ini tulangku telah di perkuat dengan bahan karbon yang sangat keras, dengan begini maka aku dapat mengubah kepadatannya menjadi sekeras berlian” pikir Rey.
Saat itu para prajurit monster Tenra yang mana ada dibawah kendali Rey, sedang berjaga di dekat Pupas tersebut, dan Ten yang mana adalah monster Tenra tipe parasite mulai keluar dari tubuh gadis kecil yang dia gunakan.
“Krrieek...”
Dia mulai menggeliat keluar dan meninggalkan tubuh gadis kecil tersebut, lalu dengan cepat Ten langsung bergerak dan mengambil alih tubuh mati seorang prajurit klon perempuan. Dengan tubuhnya yang mana terlihat seperti ular kecil Ten dengan cepat memasuki tubuh prajurit klon itu.
“Crrastkk... Krraak...”
Dengan cepat Ten langsung mengalirkan energy mana miliknya, dan dengan cepat Ten mengendalikan otak dari prajurit klon tersebut, lalu dalam hitungan detik Ten sekarang ini dapat mengendalikan tubuh prajurit klon perempuan itu.
“Krrakk.. Trraak...”
__ADS_1
Ten yang mana sedang berusaha untuk beradaptasi dengan tubuh barunya merasakan kepuasan ketika menyadari kekuatan dari tubuh prajurit klon tersebut, dia dapat merasakan kalau kekuatan fisik miliknya meningkat tajam dan dia lebih bebas dari pada menggunakan tubuh anak kecil.
Disaat yang bersamaan juga “Trukk...” secara tiba-tiba Ten merasakan adanya pasukan dalam jumlah besar sedang menuju kearah mereka, lalu dengan wajah marah Ten langsung memerintahkan para monster Tenra yang ada dibawah kendali Rey.
“Semuanya dengarkan aku, kita harus menjaga tempat ini sampai tuan Rey keluar... pastikan tidak ada siapapun yang masuk kemari, pastikan itu dengan nyawa kita”
Pecahan jiwa milik Rey yang ada di dalam tubuh Ten mulai beresonansi dengan pecahan-pecahan jiwa lainnya yang ada di tubuh para monster Tenra tersebut, dan mereka yang menyadari niat dari Ten langsung menjawab dengan suara monster mereka yang buas.
“Kriieekk... Kreeekk...”
Dengan cepat “Frrsukk...” para monster Tenra itu langsung bersiap, dan mereka langsung menyebar keluar keberbagai tempat di kota tersebut, sementara itu “Dussk...” seorang Monacrh perempuan yang mana memimpin para prajurit klon militer dunia Fintian mulai dapat melihat kota tempat Rey berada.
Dengan senyuman diwajahnya dia dapat merasakan energy jiwa yang keluar dari tubuh Rey, dan dirinya langsung bersiap dan memberikan perintah pada para prajurit klon yang mengikuti dirinya.
“Para prajurit yang gagah berani... hari ini kita akan mulai langkah awal kita untuk mengalahkan para monster penjajah itu, tetapi sebelum itu aku tahu kalau sebagian dari kalian tidak setuju dengan diriku yang mana orang asing untuk memimpin kalian semua”
“Tapi ingatlah semua peperangan yang kalian jalani dan juga ingatlah kematian para rekan-rekan kalian, kali ini kita harus lupakan semuanya dan bersama-sama hancurkan para monster menjijikan itu... kalau kita berhasil kalian akan menjadi pahlawan dan nama kalian akan di ingat selamanya oleh penduduk dunia ini”
Nama : Viviant
Umur : 178
Ras : Nega Elf
Pekerjaan : Monarch tampa gelar
Statistik sekarang :
Kekuatan : 80
Kelincahan : 90
__ADS_1
Ketahanan : 20 + 45
Kepintaran : 68
Kekuatan Jiwa : 6
Skill :
-Sihir ilusi Lv 7
-Sihir cahaya Lv 5
-Pemikat Lv 4
-Karisma ( Pasif ) Lv 6
Perempuan itu ternyata adalah seorang Monarch dari ras Elf, dan karena kenaikannya menjadi seorang Monarch dirinya berevolusi dari Dark Elf menjadi Nega Elf yang mana di katakan memiliki kekuatan untuk mengendalikan pikiran banyak orang. Akan tetapi karena batasan dunia Fintian, Viviant sama sekali tidak dapat menggunakan skill asli miliknya.
Karena karima dan juga sihir ilusi miliknya, para prajurit klon yang mana mendengarkan pidatonya itu telah terpengaruh oleh dirinya, dan sekarang ini mereka akan melakukan apapun untuk Viviant dan bahkan rela mati demi dirinya.
“Bagus sekali... untung saja disini bukanlah peradaban dengan sihir tingkat tinggi, kalau tidak mungkin saja akan sedikit sulit untuk mengendalikan mereka semua”
“Namun sekarang ini aku tidak perlu khawatir lagi, karena baik itu monster ataupun manusia manapun... tidak akan ada yang bisa lepas dari kendaliku” pikir Viviant.
Pada saat itu Viviant dan para prajurit klon yang lainnya tidak menyadari, kalau para monster Tenra yang mana berada di bawah kendali milik Rey telah berevolusi, dan sekarang ini mereka menjadi monster yang jauh lebih berbeda dan bahkan lebih kuat dari sebelumnya.
“Grrr... Roaarr...”
Dengan air liur yang keluar dari mulut mereka, para monster Tenra itu telah bersiap untuk kedatangan para prajurit klon yang mana telah di bawa Viviant tersebut.
Bersambung....
__ADS_1