Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 127 Lahir dan bangkit bagian 2


__ADS_3

Viviant adalah seorang Elf yang mana terlahir dari ras Elf terendah yaitu Dark Elf, mereka memiliki fisik kulit hitam dan juga rambut perak terang, lalu energy mana milik mereka sama sekali tidak setinggi Elf biasanya. Namun sebagai gantinya kekuatan fisik dan juga insting milik mereka sangatlah tinggi, dan bahkan mereka dikenal sebagai sosok pemburu alami.


Lalu Viviant yang mana terlahir karena kecacatan memiliki tubuh yang lemah sejak lahir, dan bahkan dirinya sama sekali tidak memiliki sihir kegelapan yang biasanya ada disetiap sosok Dark Elf. Lalu karena dirinya terlahir dengan sihir cahaya Viviant kemudian di jauhi oleh sesama Dark Elf lainnya.


Kemudian pada saat dia sudah dewasa menara sama sekali tidak menerima dirinya sebagai seorang pendaki, dan karena hal itu kedua orang tuanya langsung membuang dirinya kedalam hutan karena dianggap tidak berguna. Saat itu di dalam hutan gelap dan juga dingin, Viviant yang mana tidak berdaya hanya tinggal menunggu kematian dirinya.


“Apa aku akan mati... kenapa-kenapa aku harus terlahir... aku lebih memilih untuk tidak dilahir kalau hanya untuk menderita seperti ini” pikir Viviant.


Dirinya yang mana masih kecil dan juga lemah tidak bisa berbuat apapun lagi, dan karena kelemahannya dia tidak mampu untuk bertahan hidup di dalam hutan setelah lebih dari 1 minggu tidak makan dan juga tidak minum. Akan tetapi pada saat Viviant menyerah pada takdirnya “Trrings...” sesosok orang asing muncul di hadapan dirinya.


Sosok itu menggunakan jubah berwana putih bersih sampai menutupi seluruh wajahnya, “Tuk-tuk-tuk...” dengan perlahan-lahan dia kemudian mendekati Viviant, lalu dengan suara yang lembut dia melihat kearah Viviant dan takjub dengan dirinya.


“Menarik sekali... aku tidak menyangka akan menemukan sosok albino diantara para Dark Elf”


“Akan sangat disayangkan kalau kau mati sekarang”


Saat itu Viviant yang sedang sekarat tidak dapat melihat sosok wajahnya, lalu saat itu juga pandangan matanya menjadi kabur dan juga saat Viviant menutup matanya “Srringgs...” dia merasakan perasaan nyaman dan juga hangat diseluruh tubuhnya.


“Aaah... apa ini... rasanya seperti rasa lapar dan juga luka-lukaku menghilang seluruhnya, apakah aku berada dialam kematian..??” pikir Viviant.


Beberapa saat kemudian Viviant langsung tersadar dan dia terkejut melihat adanya buah-buahan dan juga pedang Rapier di hadapannya, dengan cepat “Crrasskk... Krraustt...” Viviant langsung memakan buah-buahan tersebut.


Setelah menghabiskan makanan di depannya Viviant kemudian mengambil “Trranggs...” pedang Rapier yang ada di depannya, lalu saat itu juga “Trringgs...” sebuah energy mana yang kuat langsung memasuki tubuh Viviant. Energy mana itu langsung meningkatkan statistik dasar milik Viviant dan hal itu disadari oleh sistem menara.


Dengan cepat panel pemberitahuan sistem menara langsung muncul di hadapan Viviant.

__ADS_1


“Pinggs...”


“Selamat kepada individu bernama Viviant, anda mendapatkan kesempatan untuk menjadi sosok Monarch yang mana adalah entitas kuat di dalam menara”


Dan saat itulah kehidupan Viviant yang mana di penuhi oleh kesengsaraan dan juga kesedihan langsung berubah, dia menaklukan dua dunia kecil dan dapat berevolusi menjadi Nega Elf, dan dengan kekuatannya yang sekarang ini dia membalaskan dendamnya kepada para penduduk desa dan juga kedua orang tuannya.


Dia membantai mereka semua dan membuat marah pimpinan para Elf, saat itu konstelasi terkuat dari ras Elf langsung muncul, dia adalah sosok Hight Elf yang mana telah ada sejak jaman awal para Elf. Dengan kekuatannya pimpinan para Elf itu langsung menyerang Viviant dan membuat Viviant melarikan diri kedunia lainnya untuk mencari kekuatan.


Dengan harapan bisa balas dendam kepada pimpinan ras Elf tersebut, Viviant langsung memulai misi dari menara dan berkeinginan untuk mendapatkan gelar miliknya sebagai seorang Monarch. Lalu sekarang ini Viviant yang mana sedari tadi mengejar Ten bawahan dari Rey, merasakan bahaya besar di hadapannya.


“Apa itu...?? perasaan ini... ini adalah perasaan yang sama saat aku melawan ketua ras Elf, perasaan akan kematian”


“Crrassk...” saat itu Ten telah berhasil memancing Viviant untuk pergi ketempat Rey berada, dan sekarang ini Rey yang mana telah selesai mengubah tubuhnya di dalam Pupas “Trraskk...” langsung keluar dan menunjukkan sosoknya yang baru.


Tubuh Rey yang mana telah dia bentuk ulang sedemikian rupa telah membuat Pupas kelelahan dan mati, akan tetapi saat itu juga Rey merasa puas karena dirinya mendapatkan tubuh yang cukup kuat untuk dia bawa kembali kedalam menara. Tubuh tersebut seperti tubuh manusia biasanya akan tetapi dia memiliki kulit yang cukup transparan sehingga otot-ototnya terlihat sangat jelas.


Cairan itu kemudian langsung mengeras dengan sangat cepat dan membentuk sebuah armor yang mana terlihat seperti tulang belulang yang membungkus tubuh Rey, saat melihat hal itu Viviant tersadar kalau Rey sudah menghilang dari hadapannya.


“Aaah... dimana dia...??” pikir Viviant.


Kemudian saat itu juga Viviant terkejut karena merasakan aura Rey dibelakang dirinya, menggunakan senjata Rapier miliknya “Fusshk...” Viviant berusaha untuk menyerang Rey yang ada dibelakangnya. Akan tetapi “Trranggs...” senjata milik Viviant sama sekali tidak dapat menembus pertahanan tubuh Rey.


Melihat hal itu Viviant langsung merasa terkejut dan “Bushkk...” dengan cepat dia langsung melompat mundur untuk mengambil jarak dari Rey, akan tetapi saat itu juga Rey terlihat sama sekali tidak perduli pada Viviant dan hanya melihat bekas tebasan dari Viviant.


Dengan perasaan puas Rey kemudian menganalisa performa tubuh barunya.

__ADS_1


“Hmm... tidak buruk juga, aku bisa bergerak cukup bebas dengan tubuh ini... dan lagi skill armor ini sangatlah bagus, tidak aku sangka aku dapat menahan serangan senjata seorang Monarch”


“Namun melihat dari kondisimu... sepertinya kau adalah tipe pengendali dan bukan petarung”


Saat itu Viviant merasa sedikit jengkel dengan Rey yang mana tidak menganggap dirinya sebagai musuhnya, dan dengan nada lembut Viviant kemudian langsung mencoba untuk bernegosiasi dengan Rey.


“Luar biasa... aku tidak menyangka akan ada Monarch tampa gelar sekuat dirimu, kalau boleh tahu bisakah aku mengetahui namamu”


Saat itu Viviant mencoba untuk mengulur waktu sambil menggunakan skill sihir ilusi miliknya, Viviant berencana untuk mengendalikan pikiran milik Rey dan menggunakan dirinya sebagai boneka miliknya dalam upaya penaklukan dunia Fintian.


Akan tetapi Rey mengetahui rencana yang di gunakan oleh Viviant, karena saat itu juga ketiga mata milik Rey sedang melihat kabut asap tak berwujud yang mana mengelilingi dirinya, dan dengan nada merendahkan Rey menjawab pertanyaan dari Viviant.


“Hahaha.... untuk apa aku memberitahukan namaku pada orang yang akan mati”


Mendengarkan hal itu Viviant mengetahui kalau Rey telah mengetahui rencana miliknya, dengan cepat Viviant langsung mengalirkan energy mana miliknya kearah ujung pedang Rapier miliknya.


“Skill sihir cahaya : Pembutaan”


Menggunakan skill sihir cahaya miliknya “Trraashkk...” Viviant mengeluarkan cahaya yang luar biasa kuatnya, dan cahaya itu kemudian langsung membuat pandangan dari Ten dan juga Rey kabur. Melihat kesempatan itu Viviant kemudian langsung mencoba untuk melarikan diri dari tempat itu.


“Sekarang adalah kesempatanku... monster ini tidak bisa dilawan secara langsung, aku harus segera kembali kemarkas para manusia dunia Fintian ini dan menggunakan senjata mereka untuk melawannya” pikir Viviant.


Akan tetapi pada saat itu juga “Crrast...” sebuah pisau cambuk menusuk dada Viviant, dan “Trrassk...” cambuk itu kemudian mengangkat Viviant kehadapan Rey, dan saat itu Viviant melihat kalau cambuk itu adalah ekor milik Rey yang mana tercipta dari cairan putih kekuningan yang dia ciptakan.


“Aaah... sialan... apa kali ini aku akan mati... seandainya aku bisa bertemu dengan sosok itu lagi” pikir Viviant yang mana menutup matanya untuk selamanya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2