Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 120 Sarang Monster Tenra bagian 2


__ADS_3

Darah dan juga jejak-jejak segar dari mayat yang diseret membuat para prajurit klon dari pemerintah dunia Fintian dapat mengikuti jejak dari para monster Tenra tersebut, dan disana kelompok prajurit yang mana tadinya adalah tempat Rey berada sedang di dalam perjalanan untuk menuju kearah sarang monster Tenra tersebut.


Dalam hitungan menit “Frruskk...” para prajurit itu kemudian berhasil sampai di kota tempat sarang monster Tenra berada, disana menggunakan perlengkapan canggih milik mereka “Tringgs...” mereka dapat melihat dari jarak 40 meter jauhnya dari luar kota tersebut, dan disana mereka melihat ratusan monster Tenra yang mana berkeluaran dari sarang tersebut.


Disana pimpinan kelompok prajurit tersebut yang mana telah melihat para korban yang dibawa masuk kedalam sarang monster Tenra itu mulai geram, akan tetapi dia tetap berusaha untuk menahan amarahnya tersebut. Dengan tenang dia berusaha untuk menghubungi kelompok lainnya.


“Disini Master A 015... menghubungi seluruh kelompok yang terdekat, di beritahukan kalau kelompok kami telah menemukan keberadaan sarang dari monster Tenra... harap segera kemari”


Saat itu juga dia sangat ingin menyerang langsung kedalam sarang monster Tenra tersebut, akan tetapi dia masih memikirkan para anggota kelompoknya yang mana menjadi tanggung jawabnya. Dan saat itu salah satu dari anggotanya langsung berjalan mendekati ketuanya A 015 tersebut.


“Ketua... apakah tidak apa-apa kalau kita hanya berdiam diri disini, ada kemungkinan kita masih bisa menyelamatkan beberapa prajurit kita kalau kita menyerang sekarang”


Mendengarkan perkataan prajurit tersebut ketua mereka prajurit klon A 015 itu langsung terdiam sebentar, akan tetapi dia langsung dengan tegas memberikan perintah pada para prajurit klon yang ada di dalam kelompoknya itu.


“Para prajurit dengarkan perintah...”


Dengan cepat semua prajurit yang ada disana langsung berdiri dan memasang sikap siap ala tentara, melihat hal itu ketua kelompok itu prajurit A 15 langsung memberikan perintah tegas pada mereka semua.


“Tugas kita adalah untuk menghancurkan sarang para monster Tenra agar markas utama dapat selamat dari kepungan para monster itu, dan karena itulah tidak boleh terjadi kesalahan... bahkan jika itu harus mengorbankan setiap prajurit yang ada di kelompok ini, kita harus memastikan kalau misi kita tetap berhasil”


“Apa kalian semua paham....”


Mendengarkan hal itu dengan tegas dan juga sigap para prajurit klon tersebut langsung menjawab secara bersamaan.

__ADS_1


“SIAAP... KETUA KAMI PAHAM...”


Setelah menerima perintah para prajurit klon dari kelompok tersebut langsung mulai bersiap, mereka mempersiapkan senjata dan juga diri mereka untuk pertempuran yang akan datang. Lalu setelah menunggu lebih dari satu jam “Trukk.. Frrukk...” lima kelompok prajurit yang mana di pimpin oleh seorang prajurit klon Master langsung hadir disana.


“Cuman ada 5 kelompok, rata-rata dari mereka memiliki 7 sampai 8 prajurit di dalam kelompok mereka”


“Hmm... ini akan menjadi sedikit sulit, akan tetapi kita beruntung karena memiliki beberapa bahan peledak di tempat ini” pikir prajurit klon Master A 15.


Setelah membuat rencana sedemikian rupa mereka semua kemudian langsung maju dengan membagi dua kelompok, dan disana kelompok pertama langsung maju kedepan langsung kearah pintu gerbang kota tersebut, sementara itu kelompok kedua memutari area kota dan mencari jalan lain untuk bisa masuk kedalam kota tersebut.


“Kriiaak... Kriiaak...”


Sementara itu para monster Tenra terlihat berjaga-jaga disekitar kota, dan mereka sama sekali tidak tidur ataupun istirahat, mereka terlihat seperti boneka yang mana tidak hidup dan bergerak hanya mengikuti perintah. Melihat kedua kelompok prajurit klon yang mana telah bergerak itu, Rey yang mana telah mengawasi mereka dari dalam kota juga langsung mulai tersenyum, itu karena setelah menunggu cukup lama pada akhirnya rencananya dapat dia jalankan.


“Hehehe... bagus sekali, seperti yang aku duga mereka membagi kelompok mereka menjadi dua kelompok... sekarang tinggal membuat kekacauan ini menjadi lebih besar lagi” pikir Rey.


“Hmm... bagus sekarang Ten telah mendapatkan 5 bawahan, lalu sekarang kita biarkan kelompok pertama masuk kedalam kota terlebih dahulu” pikir Rey.


Saat itu “Srrahkk... Trrukkk...” para prajurit klon dari kelompok pertama di kejutkan dengan sepinya gerbang kota depan tersebut, mereka sama sekali tidak melihat satupun monster Tenra yang mana berjaga disana, dan saking sepinya prajurit klon Master A 015 yang memimpin kelompok itu langsung mulai curiga.


“Ini sedikit aneh... kemana para monster itu pergi menghilang, apakah ini adalah sebuah jebakan...??” pikir prajurit klon Master A 015.


Dan disaat prajurit klon Master A 015 itu masih kebingungan akan apa yang telah terjadi, “Trukk...” secara tiba-tiba dia melihat sosok Ten yang mana mengintip mereka di balik bangunan kota tersebut. Melihat ciri-ciri khusus dari gadis kecil yang mana mengintip dan juga tersenyum kearahnya, “Sringgs...” dengan cepat prajurit klon Master A 015 langsung mengeluarkan pedang listrik miliknya.

__ADS_1


Lalu dengan cepat “Busshkk...” dia langsung melesat kearah Ten yang mana melihat mereka, dengan menggunakan pedang miliknya yang telah dibalut oleh energy listrik “Brushkk...” prajurit klon Master A 015 berusaha untuk menyerang Ten yang mana telah berada dibawah kendali Rey. Akan tetapi dengan mudahnya Ten menghindari serangan itu dengan sekali lompatan saja, dia meningkatkan kemampuan otot dari tubuh gadis kecil tersebut dan dengan lihainya menghindari serangan tusukan itu.


Sambil tertawa Ten kemudian mengejek prajurit klon Master A 015 karena tidak dapat mengenai dirinya.


“Hihihihi... lemah-lemah sekali, begini saja kau tidak bisa mengenaiku... lalu kau mau menyerang sarang kami, jangan bercanda”


Mendengarkan hal itu prajurit klon Master A 015 mulai geram, dan dia langsung mengambil senjata api miliknya “Tratatatask...” kemudian dengan beberapa kali tembakkan prajurit klon Master A 015 berusaha untuk menyerang Ten, akan tetapi setiap serangan tembakkan itu sama sekali tidak dapat mengenai tubuh Ten.


“Ketua... kami akan membantu kalian”


Melihat ketua mereka yang mana dipermainkan oleh Ten, “Tratatatssk...” para prajurit klon yang lainnya langsung juga ikut menyerang kearah Ten, di hujani oleh peluru-peluru dengan kecepatan yang telah ditingkatkan tersebut membuat Ten kesulitan, dan salah satu peluru “Crrast...” berhasil melukai tangan Ten. Karena hal itu Ten langsung kesal dan “Craak... Cringgs...” dia langsung mengubah tangan dari gadis kecil yang dia rasuki dengan tangan monster dengan cakar yang sangat tajam, dan dengan amarahnya dia berkata kasar kepada para prajurit klon tersebut.


“Manusia-manusia sialan... akan aku bunuh kalian semua”


Mengetahui hal itu Rey langsung tersadar akan Ten yang mana kehilangan kendali emosinya, dan dengan cepat “Tringgs...” Rey langsung memberikan tanda kepada pecahan jiwa yang ada di dalam tubuh Ten, pecahan jiwa itu kemudian langsung membuat Ten tenang dan kemarahannya menghilang seperti debu yang di tiup oleh angin.


Dengan cepat “Trrukk...” Ten langsung berdiri diam dan menatap kelompok pertama prajurit klon itu dengan tatapan kosong, kemudian “Fusshkk...” Ten langsung mengarahkan telunjuknya kearah kelompok kedua prajurit klon yang berusaha untuk memasuki kota dari area lainnya. Lalu secara tiba-tiba “Bumshkk... Tratatatssk... Tratatassk...” tiba-tiba saja mereka mendengarkan sebuah suara pertempuran yang sedang terjadi, karena hal itu prajurit klon Master A 015 langsung bertanya apa yang Ten lakukan terhadap rekan-rekannya.


“Monster sialan apa yang sebenarnya kau rencakan...??”


Namun pada saat itu Ten telah menghilang dari tempatnya dan meninggalkan mereka dengan penuh tanda tanya, dan saat itu juga dengan keraguan dihatinya prajurit klon Master A 015 langsung memimpin para prajurit yang ada di kelompoknya untuk membantu kelompok kedua. Sementara itu Rey hanya diam saja sambil melihat kekacauan yang terjadi, dan dengan tatapan tajam dia melihat kearah sarang para monster Tenra tersebut.


“Sekarang adalah saatnya...”

__ADS_1


Dengan cepat “Bushkk...” Rey langsung maju bersama dengan beberapa monster Tenra dan juga Ten yang mana telah berada dibawah kendalinya, tujuannya saat itu adalah sarang para monster Tenra.


Bersambung.....


__ADS_2