Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 88 Inti raja monster bagian 3


__ADS_3

Di sebuah gunung dataran tinggi, tempat itu adalah tempat tinggal para monster serigala dengan kekuatan mana element es yang cukup langkah, dan diantara mereka terlahir sesosok serigala putih yang mana memiliki kemampuan untuk mengendalikan mana element tanah, es, air dan juga angin. Sosok serigala itu adalah sosok yang sangat langkah dan dirinya di puja-puja oleh para serigala lainnya, mereka mengganggap sosok tersebut akan menjadi raja mereka di masa yang akan datang.


Namun sebelum mereka bisa melihat raja mereka tersebut para serigala itu dibantai, dan mereka mati-matian melindungi sosok anak serigala putih tersebut oleh sosok naga hitam yang mana buas dan juga ganas. Setelah satu minggu berlalu sosok serigala putih itu keluar dari tempat persembunyiannya, dan dirinya menemukan kawanannya yang mana tewas terbunuh oleh keganasan sang naga hitam Dagant, sambil meneteskan air matanya serigala putih kecil tersebut mengeluarkan lolongannya kearah bulan yang ada diatasnya.


“Awoouuuntt....”


Lolong serigala putih itu kemudian terdengar di seluruh pegunungan, dan para monster kecil yang tidak berbahaya disana mengetahui kalau lolongan tersebut mengandung kesedihan dan juga amarah dari monster serigala putih kecil tersebut. “Trrukk...” lalu secara tiba-tiba serigala putih itu bertemu dengan sosok yang mana sangat kuat, dia adalah Zerga yang mana terlihat terluka karena habis bertarung melawan sosok naga hitam bersama dengan ke 19 raja monster lainnya.


Melihat serigala putih kecil yang mana tidak ketakutan melihat dirinya membuat Zerga merasa terkejut, dia kemudian langsung berbicara kepada serigala putih kecil tersebut lewat telepati.


“Serigala kecil... apakah kau mau bertambah kuat dan membalas dendam”


Dan sejak saat itulah serigala putih tersebut langsung memiliki hutang yang sangat besar pada Zerga, dia membuat serigala putih itu menjadi sosok raja monster yang mana mengendalikan klan monster serigala. Dan sekarang ini Zerga telah memanggil sosok monster itu demi menagih hutang dari raja monster serigala tersebut, dengan santainya serigala putih itu langsung datang dan mendekati Zerga yang mana terlihat sedang bersiap-siap akan sesuatu.


Di depan Zerga terdapat sebuah bola kain raksasa yang mana cukup besar untuk menarik perhatian dari serigala putih, dengan nada tinggi serigala putih tersebut langsung berbicara kepada Zerga.


“Zerga.... untuk apa kau memanggilku kemari, tergantung pada jawaban yang kau berikan”


“Ada kemungkinan aku akan langsung menebas tenggorokanmu dengan cakarku”


Mendengarkan hal itu Zerga hanya tertawa kecil dan tersenyum, melihat Zerga yang tertawa setelah mendengarkan perkataannya serigala putih itu langsung marah kepada Zerga.


“Oiii... rusa tua apa yang lucu, jangan kira aku bercanda”


“Walaupun kau dulu adalah yang membimbingku, akan tetapi aku tetaplah seorang raja monster”


“Kalau kau main-main denganku maka aku tidak akan segan-segan”


Mendengarkan perkataan dari serigala putih tersebut Zerga langsung mengeluarkan aura seriusnya, dan serigala putih itu “Bushkk...” langsung menjaga jaraknya dan bersiap untuk bertarung. Dengan sosok seriusnya itu Zerga kemudian langsung berbicara pada serigala putih itu.


“Raja dari para monster serigala, sang bulan putih Ferrist”

__ADS_1


“Aku Zerga ingin menagih hutang-hutangmu, dan itu adalah untuk menjaga pewarisku setelah diriku tiada dari dunia ini”


Mendengarkan hal itu serigala putih Ferrist langsung terkejut dan bertanya kepada Zerga.


“Apa maksud dari perkataanmu itu orang tua...??”


“Pewaris yang kau katakan itu, jangan bilang bola benang raksasa itu”


Mendengarkan perkataan dari Ferrist, “Trringgs...” Zerga kemudian langsung berbalik dan melihat kearah bola benang yang sebenarnya adalah kepompong, dan menggunakan energy mana miliknya Zerga melihat isi yang ada di dalam kepompong tersebut dan di dalam kepompong itu Rey tengah tertidur dengan menggigiti sebuah inti monster yang mana memancarkan energy yang sangat kuat.


Melihat energy yang ada di dalam kepompong tersebut Ferrist tersadar akan sesuatu, dia melihat kalau Zerga terlihat kelelahan dan juga energy mana miliknya sangatlah rendah untuk monster setingkat raja yang telah hidup ribuan tahun. Saat itu dengan terkejut Ferrist langsung berkata pada Zerga.


“Rusa gila... apa kau memberikannya inti milikmu...??”


Mendengarkan hal itu Zerga hanya tersenyum pahit dengan tubuhnya yang melemah, dia melihat kearah atas langit dan mengingat kembali perjuangan yang dia lakukan demi melindungi dunia Wildian. Dan dengan nada lembut Zerga menjawab perkataan Ferrist.


“Ini semua aku lakukan.... demi dunia ini dan juga demi membalaskan dendamku”


Saat melihat Zerga yang pergi melewatinya, Ferrist langsung berkata pada Zerga.


“Jangan mati pak tua, akulah yang akan membunuhmu”


Mendengarkan hal itu Zerga hanya tertawa kecil dan “Busshkk...” dia langsung pergi dari tempat itu dengan satu kali hentakan kakinya, sementara itu di wilayah gurun raja singa penguasa wilayah padang rumput telah berdiri di depan sarang dari penguasa rubah sang monster rubah berekor 9. Disana raja singa dapat merasakan adanya energy mana yang aneh di dalam sarang rubah berekor 9 tersebut, dan dengan suaranya dia memanggil rubah berekor 9 untuk keluar dari sarangnya.


“ROOOARR.....”


“Rubah tua... keluar kau dari sarangmu”


“Jika kau tidak keluar maka akan aku runtuhkan goa milikmu ini, dan juga akan aku habisi seluruh keturunanmu”


Mendengarkan suara berisik dari raja singa “Tuskk... Tuskk...” rubah berekor 9 lalu langsung keluar dari sarangnya, akan tetapi pada saat itu raja singa di buat terkejut dengan penampilan yang berbeda dari rubah berekor 9. Sekarang ini rubah berekor 9 telah berevolusi dan menjadi rubah surgawi berekor 10, dan dia sekarang ini adalah yang terkuat kedua setelah naga hitam diantara para raja monster jika membandingkan besarnya jumlah energy mana yang di miliki raja monster lainnya.

__ADS_1


Melihat hal itu dengan wajah sedikit takut raja singa langsung bertanya kepada rubah berekor 10.


“Gu Mia... apa yang sebenarnya kau lakukan, dan dari mana kau mendapatkan inti monster kelas raja itu”


Mendengarkan hal itu Gu Mia sang rubah surgawi berekor 10 hanya tertawa kecil sambil menjawab pertanyaan raja singa dengan nada lembut.


“Hihih... raja singa kalau kau mau tahu, memangnya aku harus memberitahukannya”


Disaat kedua raja monster itu saling berdebat satu sama lainnya, “Tussk...” dia datang kesana dan dengan setiap langkahnya gurun pasir yang tandus tersebut langsung di tumbuhi oleh bunga dan juga rerumputan segar. Melihat sosoknya monster rusa yang mana memiliki ketinggian lebih tinggi dari mereka berdua Gu Mia dan juga raja singa langsung berjaga-jaga, lalu Zerga yang mana baru datang langsung bertanya pada Gu Mia.


“Aku juga penasaran dari mana kau mendapatkan inti monster tingkat raja itu”


“Sejauh yang aku tahu hanya si naga sialan itulah yang memiliki inti monster tingkat raja, dan itu dia dapatkan setelah pertarungan kita ratusan tahun yang lalu”


Mendengarkan hal itu Gu Mia langsung mengeluarkan aura intimidasi miliknya, dan dia langsung mengeluarkan perkataan kasar kearah Zerga.


“Cukup dengan semua omong kosongmu itu kakek tua, katakan saja apa sebenarnya yang ingin kau katakan kepada ku”


Mendengarkan hal itu “Srrahkk...” Zerga juga langsung mengeluarkan aura intimidasi miliknya dan membalas perkataan Gu Mia dengan nada tinggi.


“Yang aku ingin katakan ialah... apa kau bekerja sama dengan naga hitam sialan itu..??”


Dengan senyuman di wajah rubah milik Gu Mia langsung menjawab pertanyaan Zerga.


“Kalau iya memangnya kenapa”


Mendengarkan hal itu Zerga langsung yakin, kalau saat itu juga dia harus menghabisi Gu Mia walaupun itu artinya dia harus mengorbankan dirinya sendiri.


“Jadi begitu... kalau begitu Gu Mia, apa kau sudah siap untuk mati...??”


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2