Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 67 Adu domba bagian 2


__ADS_3

Tanah damai dimana teknologi dan juga ilmu sihir energy mana menyatu, itulah benua manusia di dunia Talant, mereka hidup damai dan juga tentram tampa adanya pertikaian ataupun masalah. Akan tetapi pada saat itu “Trrasskk...” dari sebrang lautan sebuah kabut hitam dan juga puluhan kapal besar mulai terlihat, dan kapal-kapal itu membawa para iblis yang berbagai bentuk dengan satu tanduk di kepala mereka.


“LARI SEMUANYA....”


“PARA IBLIS MENYERANG KITA”


Dengan hitungan menit para pasukan iblis meluluh lantahkan sebuah kota yang mana ada dipinggiran lautan tersebut, dan mereka kemudian langsung menyebar dengan di komandoi oleh ratusan iblis yang memiliki dua tanduk di kepala mereka. “Crrast... Krras... Trrassk...” para iblis mulai membantai para manusia yang mereka anggap sebagai serangga, tidak perduli itu laki-laki ataupun perempuan, tua ataupun anak-anak semuanya dibunuh dan bahkan ada beberapa anak-anak yang menjadi santapan para iblis saat itu.


“Gahahaha... lemah-lemah sekali, aku tidak menyangka para manusia itu sangat lemah”


“Benar sekali, selama ini kita tidak sadar kalau para manusia lemah ini tinggal di benua besar yang kaya akan sumber daya alam”


Para iblis saat itu mulai mentertawakan kelemahan para manusia yang mereka bantai, dan bahkan sesosok iblis dengan dua tanduk dikepalanya dengan mudahnya “Crrast...” menghancurkan puluhan prajurit manusia dengan telapak tangannya yang besar. Ratusan iblis dengan dua tanduk di kepala itu adalah para iblis dari ras iblis raksasa, mereka memiliki tinggi sebesar 7 – 12 meter dan yang memimpin mereka sekaligus iblis yang menjadi komandan penyerang benua manusia tersebut adalah sesosok iblis raksasa dengan tiga tanduk di kepalanya.


Dia adalah sosok raksasa yang berbeda dari yang lainnya, sementara para raksasa yang lainnya memiliki kulit warna hijau dengan sedikit sisik hitam di tubuh mereka, sang komandan raksasa tersebut adalah sosok raksasa dengan tinggi 15 meter serta tubuhnya berwarna merah darah yang sangat pekat. Dan sisik hitam yang ada di tubuhnya terlihat seperti armor yang menutupi badan, kaki dan kedua tangannya, dan dengan menggunakan sebuah pedang golok raksasa dia memimpin penyerangan ras iblis ke benua manusia.


Namun pada saat para iblis mulai senang akan keberhasilan mereka, “Bomshkk... Bomshkk...” para umat manusia mulai melawan mereka, dengan menggunakan rudal sihir mereka menyerang para iblis raksasa dan juga pengikutnya.


“Gaahkk... Aaakkhkk...”


“Ini tidak mungkin... aku tidak percaya mereka akan meledakkan kota dan bahkan warga mereka untuk menyerang kami”


“Gaaahhkk...”

__ADS_1


Dengan kematian dari pimpinan mereka sang iblis raksasa dengan tiga tanduk di kepalanya, para iblis yang lainnya langsung mundur dari tempat itu, mereka berusaha untuk kabur sembari mengambil rampasan perang mereka. Sementara itu manusia langsung meneriakkan kemenangan mereka atas serangan iblis dari benua hitam, akan tetapi para iblis memberikan pukulan yang sangat besar bagi umat manusia dan membuat banyak korban atas serangan tersebut.


Dendam dan juga amarah karena kehilangan teman, keluarga, dan juga kekasih mereka banyak orang-orang pria ataupun perempuan, tua ataupun remaja yang bergabung kedalam sebuah pasukan yang di bentuk pemerintahan benua manusia. Mereka menjadi tentara sukarelawan untuk menyerang benua hitam, dengan Jeant sebagai pahlawan dan juga pimpinan para tentara sukarelawan tersebut ratusan pejuang manusia mulai melakukan operasi penyusupan ke benua hitam.


“Srrast... Trrassk... Crrastt...” dengan latihan selama 3 tahun di dalam pasukan sukarelawan, para pejuang manusia rekan Jeant mulai mengalahkan para iblis di benua hitam tersebut, dan dalam waktu 2 hari mereka berhasil sampai di kastil raja iblis Del Diablo tampa di ketahui oleh sang raja iblis itu sendiri. Kemudian pada saat penjagaan kastil raja iblis longgar Jeant langsung membawa para rekan-rekannya untuk menyerang kastil raja iblis, “Srraskk... Crrastt...” sementara itu Lucian yang mana adalah bawahan terpercaya dari raja iblis langsung ditangkap dan ditahan oleh sepuluh orang pejuang sehingga dirinya tidak bisa melindungi tuannya.


Lalu sekarang ini para pejuang itu kecewa karena kekalahan mereka dan mengetahui kalau raja iblis masih hidup, melihat para rekannya yang mana terlihat menyedihkan tersebut “Trranggs...” dengan pedang miliknya yang mana dia panggil menggunakan skillnya Jeant lalu menatap para rekannya itu dengan tatapan tajam.


“Apa cuman ini saja perjuangan kalian”


“Kalian membuat aku malu, kalau seluruh keluarga dan teman kalian yang tewas karena serangan iblis waktu itu tahu apa yang kalian lakukan maka mereka pasti juga ikut malu melihat kalian”


Mendengarkan perkataan dari Jeant tadi para pejuang itu mulai mengingat kembali kenapa mereka berusaha dan juga berlatih keras, mereka adalah para pejuang yang mana berlatih keras untuk menghadapi para iblis dan mereka adalah pejuang yang rela mengorbankan nyawa mereka untuk hal itu. “Tussk... Dussk...” satu demi satu dari mereka kemudian langsung berdiri tegak, dan dengan tatapan tajam yang penuh dengan tekad yang kuat para pejuang itu bangkit kembali.


Saat itu menggunakan pedang miliknya “Srrangg... Trrangg...” Jeant kemudian langsung menghancurkan sel kurungan penjara yang mengurung para rekannya tersebut, di saat itu rekan-rekan Jeant kemudian langsung keluar dari sel penjara mereka dengan wajah tersenyum.


“Sekarang ayo kita keluar dari”


Jeant kemudian langsung memimpin para rekan seperjuangannya tersebut untuk keluar dari ruangan tahanan itu, akan tetapi pada saat itu juga “Taask...” seorang pejuang rekan Jeant yang mana memiliki sensitivitas kekuatan mana yang sangat tinggi kemudian menepuk pundak Jeant.


“Ada apa...??”


“Ketua aku merasakan adanya energy mana yang cukup kuat di balik dinding ini”

__ADS_1


Saat itu pejuang tersebut langsung menyentuh dinding disebelah mereka di kurung, mendengarkan hal itu Jeant kemudian langsung menyentuh dinding tersebut, “Trringgs...” dan samar-samar dia dapat merasakan partikel kekuatan mana yang cukup padat dari dinding tersebut.


“Energy mana yang padat ini, jangan bilang...!!”


Saat itu menggunakan pedang miliknya “Truskk...” Jeant langsung mengeluarkan serangan tusukan kearah dinding tersebut, dan menggunakan energy mana miliknya yang mengeluarkan element cahaya “Tranggs...” Jearnt langsung menghancurkan tembok dinding yang dia tusuk tersebut. “Trranggs...” kemudian pada saat itu juga cahaya keemasan yang menyilaukan langsung terlihat, disana adalah ruangan dimana para iblis menaruh barang-barang rampasan perang mereka, dan disana juga ada perlengkapan sihir kelas unik dan diatasnya.


“Ketua kita beruntung, nampaknya ini adalah ruangan penyimpanan para iblis itu”


“Hahaha... aku ingin menggunakan senjata besar itu”


“Hei-hei coba lihat armor ini”


Saat itu para pejuang rekan dari Jeant merasa mereka sangat beruntung karena dapat menjarah ruangan penyimpanan di kastil iblis tersebut, akan tetapi pada saat itu juga hanya Jeant yang merasakan keanehan di tempat itu.


“Aneh sekali, kenapa para iblis itu menaruh ruangan penyimpanan berdekatan dengan ruangan tahanan mereka” pikir Jeant.


Namun saat itu Jeant tidak sempat untuk memikirkan kejanggalan tersebut, “Trunggs...” karena dia mendengarkan suara terompet yang mana sangat nyaring bunyinya, mendengarkan suara terompet itu Jeant langsung bisa membayangkan siapa orang yang mana berani meniupkan terompet tersebut di depan kastil sang raja iblis. Dan benar saja itu adalah pimpinan dari para prajurit pejuang ras manusia, sekaligus pahlawan sementara Lairo.


“Gahahah... takutlah padaku kalian para iblis, aku Lairo sang pahlawan kilat petir telah datang untuk mengalahkan kalian para iblis jahanam”


Dengan teriakannya dia membuat para iblis yang ada disekitar kastil raja iblis langsung mengetahui keberadaan dari Lairo dan para prajurit pejuang ras manusia, mengetahui hal itu Rey hanya dapat tertawa melihat seseorang sebodoh dan juga segila Lairo yang mana sangat cocok dengan rencana miliknya.


“Hahaha... hebat sekali, sekarang rencanaku akan berjalan dengan sempurna”

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2