Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 22 Dari dalam hutan


__ADS_3

Pada saat itu disaat gerombolan para zombie telah  berdatangan para orang-orang yang mana berpartisipasi dalam ujian tutorial kedua tersebut mulai terdesak, mereka adalah orang-orang yang berada didalam kastil kedua dan karena mereka terlambat menyadari sistem dari kastil yaitu pengendali dari kastil dapat mengubah kastil sesuka hati mereka, “Grroaarr....” membuat para zombie yang menyerang kearah kastil mereka “Trranggs...” menembus pertahanan dari pintu jeruji besi yang mana ada disekitar dinding kastil tersebut.


“Mereka telah masuk kemari, semuanya mundur-mundur” kata salah satu dari orang yang berada di dalam kastil kedua tersebut.


“Lari... kita tidak bisa menang melawan mereka.... segera masuk kembali kedalam kastil” kata para orang-orang yang ada disana.


Mereka secara bergerombolan langsung masuk kedalam kastil kedua “Trraanggs....” dan beberapa orang yang mana tidak beruntung, terkunci dari luar kastil.


“Gaahhkk... Tolong-tolong kami... buka-buka pintunya” mereka meminta dan juga memohon pada orang-orang yang ada didalam kastil kedua tersebut, akan tetapi para orang-orang itu sama sekali tidak perduli karena mereka ketakutan dan sekarang ini yang mereka perdulikan hanyalah keselamatan mereka sendiri.


“Grrr... Rooaarr...” puluhan zombie itu kemudian menjadi lebih kuat, itu semua karena mereka mendapatkan darah yang cukup dan parasite yang ada didalam tubuh mereka menjadi lebih besar lagi, “Crraaskk... Krrassk...” dan dengan kekuatannya parasite yang ada didalam tubuh para zombie itu mulai membentuk ulang tubuh beberapa zombie yang ada disana. “Grrooaarr...” dengan liarnya beberapa zombie itu langsung mengamuk, dengan tubuh mereka yang mana berubah menghitam dan menjadi lebih kekar dan mata mereka yang berwarna hijau terang “Wrrusskk...” para zombie yang bermutasi itu mulai berlari dengan kecepatan yang tidak wajar.

__ADS_1


“Uwaaaahh.... lari-lari kedalam hutan...” kara para orang-orang dari kastil kedua yang tertinggal diluar kastil.


Mereka semua berlarian kedalam hutan akan tetapi “Busshkk...” dengan satu lompatan “Crrast...” beberapa dari mereka langsung tewas menjadi mangsa para zombie yang telah bermutasi tersebut, “Trranggs... Trranggs...” beberapa orang yang mana berusaha untuk melawan para zombie yang telah bermutasi itu, “Trranggs....” mencoba untuk menyerang menggunakan senjata tajam milik mereka. Akan tetapi “Trranggs... Krraaakk...” pedang dan juga tombak para orang-orang itu hancur dengan mudahnya, itu karena tubuh dari para zombie yang mana telah bermutasi tersebut sekarang ini menjadi lebih kuat dan sama seperti armor baja.


“Grrrr... Roaaarr...” dan alhasil “Brrusskk... Trrassk...” mereka yang mencoba untuk melawan para zombie yang telah bermutasi tersebut langsung tewas, dengan kemarahan dari para zombie yang telah bermutasi tersebut orang-orang itu kalah dengan satu serangan tinju ataupun tendangan para zombie tersebut.


“Haaah-haah... akhirnya aku berhasil selamat, tidak aku sangka ujian kedua akan semengerikan ini” kata seorang pria yang mana berlari masuk kedalam hutan.


Didalam hutan tersebut pria itu tidak menyadari kalau rekan-rekannya yang tadinya berlari bersama dengan dirinya telah menghilang, dan pada saat itu juga “Srraahkk...” dia mendengarkan sebuah suara didalam hutan tersebut, “Trringgs...” dan bukan hanya suara-suara aneh akan tetapi ada sepasang mata yang mana sedang melihat kearah dirinya, kemudian “Drrusskk...” sebuah suara langkah kaki hewan yang berlari langsung terdengar tepat dari belakang pria tersebut.


“Dusshkk...” lalu saat itu dia mendengarkan sebuah suara benda jatuh dari atas pohon, dan karena dirinya merasa penasaran “Srrahkk...” dia secara perlahan-lahan berjalan kearah pohon tersebut. “Srringgs...” dengan menyiapkan belati miliknya dia bersiap untuk menghadapi apapun yang ada dibawah pohon tersebut, dan saat dirinya sudah sangat dekat dengan asal suara tersebut “Srraahkk...” dia mengarahkan belatinya kearah semak-semak dibawah pohon tersebut, dan alangkah terkejutnya dirinya yang dia lihat bukanlah mahluk hidup ataupun buah yang terjatuh dari atas pohon, akan tetapi sebuah kepala dari salah seorang rekannya yang mana tadinya berlari bersama dengan dirinya kearah hutan.

__ADS_1


“Grrrr... Tik-tik... Tik-tik....” lalu disaat itu juga terdengar suara dibelakang pria tersebut, kemudian disaat pria itu berbalik dia melihat sesosok serigala raksasa yang mana hampir sama tingginya dengan beruang, dan di mulut serigala tersebut ada tubuh dari kepala rekannya yang mana dibawah pohon itu. Melihat kengerian teror yang ada didepan matanya tersebut pria itu hanya bisa terdiam dan “Drruskk...” dia langsung terjatuh sambil melihat sosok serigala yang ada didepannya tersebut, melihat seorang manusia yang mana ketakutan melihat dirinya entah kenapa serigala itu terlihat seperti tersenyum dan “Trrusskk...” serigala pelahap mayat itu kemudian menjatuhkan tubuh tampa kepala tersebut.


“Tik... Tik... Tik...” serigala pelahap mayat itu kemudian melihat kearah pria yang mana terjatuh tersebut dia mengeluarkan air liur dari mulutnya, dia terlihat seperti berselera untuk melahap pria yang ada didepannya namun “Drrussk...” serigala pelahap mayat tersebut langsung terduduk didepan pria tersebut seakan-akan mencoba untuk menyuruh pria itu untuk pergi dari hadapannya. Melihat hal itu pria itu tersenyum dan berusaha untuk pergi “Srraaktts...” dengan lari yang patah-patah dia berusaha untuk kembali ke arah kastil ke 2, akan tetapi senyuman serigala pelahap mayat tersebut menjadi semakin lebar dan “Srraahhkk...” dia langsung berdiri dari tepat dirinya duduk dan “Bushkk...” dengan  satu buah lompatan dia langsung dapat mengejar pria tersebut.


“Kenapa...??” kata pria tersebut yang melihat kearah belakangnya.


Dia melihat rahang dari serigala pelahap mayat tersebut telah berbuka lebar dan telah bersiap untuk melahapnya, lalu dalam hitungan detik “Crrasttkk...” serigala pelahap mayat itu menghabisi pria tersebut dan mengoyak kepalanya dengan mudahnya. “Srrastthkk...” darah mengalir dengan derasnya dari tubuh mati pria tersebut, dan dari dalam hutan “Trringgs...” beberapa pasang mata merah langsung keluar dan mereka semua adalah serigala pelahap mayat yang mana tersenyum dengan pertunjukkan yang dilakukan oleh teman mereka tersebut, lalu “Crrastt... Crraausst...” secara beramai-ramai mereka melahap mayat pria tersebut dengan buasnya dan bahkan mereka saling berebut untuk melahap daging dari pria itu.


Setelah menghabiskan sedikit daging dari tubuh pria malang tersebut, “Grrr... Awooouungg...” para serigala pelahap mayat itu merasa kurang cukup dan mereka berusaha untuk menuju kearah kastil kedua, akan tetapi “Trrassk...” ada sebuah penghalang didalam hutang yang mana membuat mereka tidak bisa menuju kearah kastil tempat para partisipan ujian berada.


“Hmm.... mereka tampaknya tidak bisa bersabar lagi” kata Administrator, didalam ruangannya dia melihat apa yang telah terjadi dan disana dia melihat kalau kastil ke 2 telah kehilangan sebagian besar peserta ujian didalamnya.

__ADS_1


Didepan layarnya itu dia melihat kalau para peserta ujian dari kastil ke 2 sama sekali tidak bisa melanjutkan ujian mereka, dan bahkan mereka terlihat terpuruk karena telah melihat kematian rekan-rekan mereka yang tewas dilahap oleh para zombie. Lalu secara tiba-tiba dari dalam hutan, “Srranggs...” terlihat beberapa orang yang mana telah menyiapkan senjata milik mereka untuk bertarung, mereka berhasil melewati hutan tempat para serigala pelahap mayat berada dan langsung menuju kearah kastil ke 2 dengan cepat.


Bersambung.....


__ADS_2