Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 130 Awal dari Pemusnahan dunia Fintian bagian 3


__ADS_3

Di dalam kota yang mana telah di taklukan oleh Rey, para monster Tenra saat itu terus menerus terlahir dari Pupas yang ada di tengah sarang itu, namun satu perbedaan mereka dari monster Tenra yang lainnya, yaitu mereka hanya mematuhi Rey dan bertindak sesuai keinginannya.


Dan “Srrahkkk...” saat itu juga monster Tenra jenis spesial yang memiliki tinggi 8 meter itu juga telah bangun, dan monster Tenra itu menundukkan kepalanya kearah Rey. Melihat hal itu Rey langsung merasa senang dan memberikan dirinya sebuah nama.


“Akan sangat membingungkan kalau kau tidak memiliki nama, jadi untuk sekarang aku akan panggil kau dengan sebutan Toa”


Mendengarkan nama barunya Toa langsung berterimakasih pada Rey.


“Terimakasih banyak tuanku... hamba Toa akan membuktikan kepantasan hamba memakai nama ini dan membantai para musuh anda”


Saat itu juga Rey langsung tersenyum dan dia memberikan perintah pertamanya pada Toa.


“Kalau begitu Toa kenapa kau tidak buktikan dirimu sekarang, lalu sambutlah tamu tak diundang kita”


Mendengarkan hal itu Toa langsung merasakan adanya puluhan prajurit klon yang mana sedang berdatangan secara beramai-ramai kedalam kota, “Frruskk...” dengan cepat Toa langsung bergerak kearah para pasukan klon yang mana bersenjata lengkap tersebut.


Ketika melihat Toa para prajurit klon itu langsung membatu sambil bersiap siaga di hadapannya, dan melihat para manusia klon yang lemah itu Toa langsung memberikan mereka peringatan dengan nada sombong.


“Tempat ini adalah wilayah tuanku sekarang.... kalian sekarang ini dapat memilih untuk tunduk atau mati saat ini juga”


Mendengarkan hal itu “Pip-pip-pip...” cip di kepala para prajurit klon itu langsung menyala, mereka menerima perintah dari pimpinan dunia Fintian yang berada di markas pusat, saat itu mereka dapat mendengarkan apa yang Toa katakan dan merasa geram pada dirinya.


Para prajurit klon yang ada disana kemudian bersiap dengan senjata mereka, dan salah satu prajurit klon itu yang mana adalah pimpinan kelompok itu langsung meneriakkan perintahnya.


“SEMUANYA KITA TELAH MENDAPATKAN PERINTAH, TEMBAK MATI SETIAP MUSUH YANG MENJAJAH DUNIA KITA”


Dengan cepat para prajurit klon itu langsung menembaki Toa dengan senjata api yang mereka punya.


“Tratatatsk... Tratatatsk... Bumshk... Bumshk...”

__ADS_1


Serangan dari para prajurit klon tersebut sangatlah ganas, bahkan diantara mereka ada yang menggunakan senjata dengan daya ledak yang cukup tinggi. Akan tetapi “Srrahkk...” pada saat itu juga senjata-senjata para prajurit klon itu sama sekali tidak dapat menggores sisik kuat milik Toa.


Dengan  nada sombong Toa kemudian menyombongkan sisik yang dia punya pada para prajurit klon tersebut.


“Hahaha... mahluk-mahluk bodoh, apa kalian kira dapat menggores sisik milikku dengan senjata lemah kalian... akan aku habisi kalian semua dan ubah mayat kalian menjadi lebih berguna”


Menggunakan cakarnya “Bushkk...” Toa langsung membinasakan seluruh pasukan prajurit klon itu dengan sekali serangan, mereka yang mati kemudian langsung dibawa oleh para prajurit monster Tenra untuk di masukkan kedalam Pupas.


Dengan nada sombong Toa mencoba untuk menghubungi Rey lewat telepati.


“Tuanku... mereka semua telah aku musnahkan, ini sangat mudah dan tidak pantas disebut sebagai pembuktian kesetianku padamu”


Mendengarkan hal itu Rey yang mana sedang bersantai di sebelah Pupas langsung tersenyum, Rey kemudian membalas telepati dari Tao.


“Tao... kau terlalu ceroboh, kau bahkan melewatkan salah satu musuh kuat di belakangmu”


Mendengarkan hal itu Tao langsung melihat kearah belakangnya, dan dia melihat sesosok pria yang mana menggunakan jubah compang-camping yang menutupi seluruh tubuhnya, pria itu kemudian dengan cepat menghabisi para monster Tenra yang mencoba untuk mengambil mayat para prajurit klon tersebut.


“Siapa... siapa dia sebenarnya... kenapa dia bisa ada disana, dan kapan dia mengalahkan para bawahanku..??” pikir Toa yang masih kebingungan.


Pada saat itu juga dengan cepat “Bushkk...” sosok pria asing itu langsung melesat kearah Tao, dan melihat hal itu Tao langsung menyerang balik menggunakan cakar tangan kanannya. “Cringgs...” cakar milik Tao dengan cepat mengarah kearah pria tersebut.


Namun disaat itu juga “Bushkk...” dengan cepat “Bumshk...” pria itu langsung melompat untuk menghindari serangan dari Tao, dan dengan cepat “Fushkk...” pria itu langsung berlari di tangan Tao dan mengincar kepala Tao.


Melihat hal itu Tao langsung marah besar, dia lalu mengeluarkan auman miliknya kearah pria itu.


“ROAARR.....”


Auman kuat dari Tao langsung membuat pria itu langsung terlempar, dan disaat yang bersamaan “Crraak... Srrak...” jubah yang dia kenakan untuk menutupi tubuhnya langsung terkoyak-koya. Lalu disaat itu juga Tao terkejut dengan wujud dari pria asing tersebut.

__ADS_1


“Kau... mahluk apa kau sebenarnya ini...???”


Saat itu dia melihat sesosok wajah manusia yang mana membusuk, dan bukan hanya itu sana Tao juga dapat merasakan adanya energy mana element kematian yang sangat kuat mengalir di tubuh orang tersebut.


Akan tetapi karena tidak mengenali jenis energy mana itu, Toa dengan cepat langsung menyerang sosok pria tersebut menggunakan cakar miliknya.


“MATILAH KAU MAHLUK ANEH”


Tao langsung berteriak karena pria itu dan menyerang menggunakan serangan bertubi-tubi, “Bushk... Crrahkk... Trrashkk...”  serangan demi serangan dilancarkan oleh Tao dengan kekuatan yang sangat kuat, sampai pada akhirnya area ditempat itu hampir rata karena serangan milik Tao.


Lalu pada saat itu juga, ketika Toa mengira dirinya berhasil mengalahkan sosok pria asing tersebut, tiba-tiba saja Tao mendengarkan sebuah terompet dari atas kepalanya.


“Truunggs...”


Suara terompet itu mengeluarkan aura dari energy mana kematian, “Srrahkk...” dan aura tersebut tersebar dengan cepat kesekitar sosok pria itu, dan ketika aura itu mengenai tubuh dari Toa “Duhk...” secara tiba-tiba Tao menjadi lemas dan kehilangan kekuatan yang dia punya.


“Grrrr... apa-apaan ini.... kenapa aku merasa tubuhku sangat berat...??” pikir Tao.


Kemudian diatas udara itu “Bushkk...” pria itu langsung melesat kearah Tao dengan menendang udara, dia dengan cepat melesat dan bersiap dengan tinju miliknya kearah Tao. Pada saat itu Tao melihat serangan pria itu, namun dirinya sama sekali tidak bisa berbuat apapun, lalu pria itu langsung berkata sesuatu ketika hampir mendekati Tao.


“Waktunya untuk makan...”


Dengan energy mana yang sangat kuat yang mana terkumpul di kepalan tangannya, “Srrahkk...” pria itu telah bersiap untuk mengalahkan Tao dalam sekali serangan, akan tetapi pada saat itu juga “Dorst...” dengan cepat sebuah peluru dengan kecepatan yang sangat cepat langsung melesat kearah kepala pria tersebut.


Diarah tembakkan tersebut, lebih tepatnya dari jarak 1,5 Km jauhnya disana prajurit klon Master 015 sedang memegang sebuah senjata yang mana diciptakan khusus oleh Rey menggunakan Pupas, dan dengan tatapan dingin prajurit klon Master 015 menatap kearah sosok pria asing tersebut.


Dengan nada datar dia langsung menghubungi Rey lewat telepati.


“Tuanku aku telah berhasil menembak targetnya”

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2