Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 116 Kompetisi para Monarch tampa gelar


__ADS_3

Cahaya yang berkilauan dan juga energy mana yang sangat pekat menyelimuti tubuh dari Rey, disana dia sedang bersantai sambil melihat indahnya lautan dimensi yang mana menjadi tempat bermunculan dunia-dunia baru, lalu pada saat dia telah sampai pada tujuannya Rey kemudian langsung tersenyum, dia seakan-akan mengetahui kalau dia akan bersenang-senang di dunia yang berikutnya.


“Jadi itu dunia yang akan aku kuasai... entah kenapa aku merasa kalau ini akan menjadi sangat menarik”


Kemudian dia langsung memasuki gelembung gelap yang mana di dalamnya ada dunia yang dilindungi dari lautan dimensi tersebut.


“Tringgs...”


Namun pada saat itu Rey sama sekali tidak menyadari kalau semisalnya dia tidak sendirian memasuki dunia itu.


“Tringgs... Tringgs...”


Dengan cepat ada dua cahaya lainnya yang mana memasuki dunia itu, dan pada saat itu juga ketika Rey membuka matanya dia melihat kalau tangannya sedang memegang sebuah senjata yang mana terlihat sangat canggih. Bukan hanya itu saja “Titt...” Rey menyadari kalau sekarang ini dirinya sedang berada di dalam baju mesin dengan teknologi yang sangat mutahir, melihat hal itu Rey merasa sangat tertarik dan mulai memeriksa ingatan dari tubuh yang dia rasuki tersebut.


“Hmm... jadi begitu, dia adalah prajurit kloning dan memiliki nama REY 003”


“Tapi kenapa pula namanya bisa seperti ini...?? apa ini kebetulan juga kah”  pikir Rey.


Saat itu ketika Rey sedang memeriksa ingatan dari tubuh yang dia gunakan itu, dia melihat kalau dirinya sekarang ini sedang terduduk dengan luka di tengah-tengah medan peperangan, mengetahui hal itu dengan cepat Rey langsung berusaha untuk membuka panel status tubuh yang dia gunakan tersebut.


“Pinggs...”


Nama : REY 003


Umur : 1 tahun 3 bulan


Pekerjaan : Prajurit kelas bawah


Statistik sekarang :


Kekuatan : 25 + 15


Kelincahan : 30 + 15

__ADS_1


Ketahanan : 40 +15


Kepintaran : 25 + 15


Kekuatan Jiwa : 17


Skill :


-Kalkulasi cepat


-Bom bunuh diri


-Tehnik menembak Lv 2


-Tehnik tangan kosong Lv 1


-Merasuki Lv 9


-Pembelah jiwa Lv 9


Melihat Note yang mana telah diberikan oleh menara di panel statistik miliknya, Rey kemudian merasa sedikit lega, itu karena dia sekarang ini terhindar dari kematian sebelum menjalankan misi miliknya. Lalu saat itu juga Rey langsung mengambil senjata miliknya, dan perlahan-lahan dia berjalan ketempat yang aman.


Namun di tengah perjalanannya secara tiba-tiba.


“GROOAARR...”


Sosok monster aneh dan juga menjijikan langsung muncul di hadapan Rey, monster itu memiliki tubuh bagian bawah seekor ular akan tetapi memiliki badan seperti manusia kurus dengan kepala lonjong kearah belakangnya. Bukan hanya itu saja monster tersebut memiliki cakar-cakar tajam di kedua tangannya dan hanya memiliki satu mata tampa mulut ataupun hidung, monster itu kemudian mengeluarkan suara dari lubang-lubang kecil di dadanya dan berusaha untuk mengintimidasi Rey.


Namun pada saat itu juga dengan sangat cepat Rey langsung melompat Busshkk.....” kebelakangnya, dan disaat yang bersamaan dia menembakkan senjata yang ada di tangan kanannya “Tratatatassk... Tratatatassk...” akan tetapi hanya beberapa peluru dari tembakkan senjatanya yang berhasil mengenai tubuh monster tersebut “Crrast.. Trrask...” dan karen tembakkan itu monster itu langsung marah besar pada Rey.


“Groaar... Roaarr...”


Dengan ganasnya “Srraahkk...” monster itu langsung melesat kearah Rey, dan karena tubuh bagian belakangnya yang seperti ular, monster itu bergerak dengan sangat aneh dan gerakannya tidak dapat di prediksi oleh Rey. Namun dengan menggunakan senjata yang ada di tangannya Rey langsung bersiap dan saat monster itu sudah sangat dekat dengan Rey.

__ADS_1


“Grooaarr...”


Monster itu kemudian langsung berusaha untuk menyerang Rey menggunakan cakar tangan kanannya, namun “Trrask...” Rey berhasil menghadang serangan itu dengan senjata yang dia pegang, kemudian menggunakan tangan kirinya “Dusshkk...” Rey langsung melancarkan serangan tinju upper kearah kepala monster itu, disaat itulah kesempatan Rey telah datang.


“Sekarang adalah kesempatanku, penjagaannya telah terbuka dengan lebar” pikir Rey.


Menggunakan senjata rusak karena cakaran monster itu, “Trraakss...” Rey kembali memukul kepala dari monster tersebut, dan karena serangan yang kuat itu “Buhkk...” monster itu langsung terlempar jatuh ketanah. Kemudian menggunakan sebuah senjata cadangan yang mana mirip dengan pistol “Trraak...” Rey kemudian langsung membidik monster itu, lalu dengan beberapa kali tembakkan.


“Dorrst.. Dorrst.. Dorsrt..”


Rey langsung menghancurkan kepala, organ jantung dan juga ekor monster itu, lalu setelah melihat kalau monster itu tidak berdaya lagi, “Taak...” Rey langsung memeriksa monster itu dan memeriksa komposisi tubuh dari monster tersebut.


“Hmm... dari ingatan tubuh ini, monster ini dinamakan Tenra... mereka menyerang dunia ini 10 tahun yang lalu, dan dikatakan kalau monster ini membunuh manusia dan membawa mayat mereka menuju pimpinan mereka untuk dimakan”


“Setelah aku lihat-lihat lagi... para monster ini hampir sama dengan cacing angkasa yang menyerang dunia bumi, apa mungkin mereka dari jenis yang sama” pikir Rey.


Pada saat itu “Trukks... Trukks... Trukks...” Rey mendengarkan sebuah suara langkah kaki dari puluhan orang, dan disana dia langsung bersiap dengan senjata miliknya, kemudian dengan cepat “Trraak...” disaat Rey keluar dari tempat persembunyiannya dan mengarahkan senjata miliknya, dia melihat pakaian armor yang sama dengan dia gunakan dan juga para prajurit tersebut juga mengerahkan senjata milik mereka kearah Rey.


Akan tetapi pada saat itu salah satu prajurit yang mana memiliki sebuah lencana berwarna biru di lengannya langsung memberikan perintah pada para prajurit di belakangnya, dan para prajurit itu langsung menurunkan senjata mereka, melihat hal itu Rey juga ikut langsung menurunkan senjata miliknya. Kemudian “Tuk-tuk-tuk...” dengan santainya prajurit itu langsung mendatangi Rey, dan dia melihat luka yang ada di tubuh Rey, lalu saat itu juga dia langsung bertanya pada Rey.


“Prajurit REY 003 berikan status laporanmu”


Mendengarkan hal itu Rey langsung mendapatkan kembali ingatan dari tubuh yang dia rasuki, dan dengan cepat Rey langsung bergerak sesuai insting yang ada di dalam tubuh yang dia rasuki itu, “Trukk...” Rey langsung memberikan hormat pada prajurit yang ada di depannya dan menjawab pertanyaan prajurit itu dengan suara yang lantang.


“Lapor prajurit REY 003 memberikan laporan, kelompok kami terkena serangan tiba-tiba oleh para Tenra... dan dipastikan tidak ada yang selamat kecuali saya”


“Akan tetapi para Tenra yang ada juga tidak ada yang selamat, dimohon untuk meminta ijin agar kembali ke pangkalan demi memperbaiki senjata dan juga menyembuhkan luka-luka saya... dan prajurit REY 003 meminta kepada anda untuk membantu memindahkan mayat para rekan-rekan yang tewas di medan perang”


Mendengarkan hal itu prajurit yang ada di depan Rey hanya diam saja sejenak, kemudian prajurit itu menjawab permintaan Rey dengan nada dingin.


“Negatif REY 003, aku tidak bisa memenuhi permintaanmu itu”


Mendengarkan hal itu Rey langsung terkejut, dan kemudian dia berusaha untuk menahan tubuh yang dia rasuki itu agar tidak menyerang prajurit yang ada di depannya tersebut.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2