
"sudah Mak Jo, tolong di hitung, aku takut istriku mencariku," kata juragan Aris.
"baik juragan," jawab penjual sayur itu.
benar saja, ayu keluar dari rumah, dan melihat kearah suaminya, "mas bisa tolong jika ada Nanga muda,"
"stop, kamu dari kemarin makan mangga muda Mulu, gak boleh, ganti kedondong saja," kata Aris yang sudah membeli kedondong.
"tapi aku lebih suka mangga muda," kata Ayu memohon.
"lah itu gak papa Bu juragan makan mangga muda, nanti sakit perut loh," kata Mak Jo yang mendengarnya.
"alah Mak maklum saja, orang hamil muda suka gitu, sudah saya pulang dulu," pamit Aris yang langsung masuk kedalam rumah setelah membayar.
"Alhamdulillah..." kata penjual sayur itu.
sedang Bu Sri makin tak suka, terlebih Aris akan sangat sulit di pisahkan sekarang dengan istrinya.
Aris masuk dan memberikan belanjaan, Ayu pun melihat ada cumi-cumi dan udang.
"mas mau makan seafood?" tanyanya melihat suaminya.
"iya dek, boleh dong di goreng tepung gitu, buat sarapan," kata Aris yang bersiap untuk bekerja.
ya kali ini dia akan ke peternakan kambing Jawa yang dia miliki, pasalnya sebentar lagi idul Adha.
Ayu fokus memasak dan butuh waktu lama untuk selesai, Aris juga sudah menunggu sambil melihat ponselnya.
"hayo udah dulu main ponselnya?" kata Ayu menegur pelan suaminya.
"iya sayang maaf, ada sedikit pesan dari peternakan sapi, katanya sai yang siap di jual ada sekitar sepuluh, padahal rencananya tahun ini mau jual lima belas," jawab Aris.
"sudah tidak apa-apa mas, berarti itu rezekinya, ingat jangan lupa hak saudara-saudara kita yang membutuhkan," kata Ayu.
"iya sayang, nanti kamu yang harus membantuku untuk menghitungnya ya," jawab Aris.
"siap juragan," jawab Ayu tersenyum.
Aris pun sarapan dengan sangat lahap, telebih semua masakan pagi ini adalah makanan kesukaannya.
tak lupa ada lalapan juga yang di siapkan oleh Ayu, setelah selesai Aris mengendarai motornya untuk ke peternakan.
__ADS_1
sedang ayu memilih untuk di rumah saja, karena sang kakek akan datang menemaninya.
Aris sampai di peternakan kambing miliknya, dia di sambut pak bambang yang sekarang mengelola tempat itu.
"selamat pagi juragan," sapa pria itu.
"pagi pak, bagaimana semua sehat kan, ingat sebentar lagi adalah jadwalnya untuk di jual ini," kata Aris.
"iya juragan, sudah ada beberapa blantek yang datang untuk melihat-lihat." jawab pria itu.
"baiklah, ingat pak setiap ada orang yang datang pastikan semua wadah makanan kosong, dan terus awasi gerak-gerik pria itu, karena aku tak ingin kejadian masa lalu terulang," kata Aris yang pernah di buat rugi oleh orang tak bertanggungjawab.
"baik juragan, terlebih saya juga meminta yang lain untuk terus bergulir, toh jika juragan yang untung kami juga pasti dapat bonus juga," kata pak Bambang tertawa
"cocok ini," kata Aris.
dia juga menyapa semua pegawai yang lain, semua terlihat senang terlebih Aris dan keluarga selalu baik pada mereka.
Aris tahun ini juga bersiap untuk menyembelih hewan kurban sendiri dan khusus di bagikan pada tetangga dan semua anak buahnya.
tapi dia belum tau mau menyembelih berapa ekor, karena itu semua tergantung Ayu.
di rumah ayu sedang menyiapkan amplop yang sudah berisikan bonus untuk semua orang yang bekerja di tempat Aris.
pak Mun datang membawa mangga mengkel, juga ada beberapa yang lain seperti pisang dan nangka.
"assalamualaikum... sedang apa nduk?" tanya pak Mun.
"waalaikum salam Mbah... sedang bantuin mas Aris untuk memberikan bonus pada pekerja, terlebih panen jali ini sangat untung, Mbah kenapa repot-repot bawa sebanyak ini sih,padahal main kesini saja Ayu sudah sangat senang," kata ayu.
"gak papa dong sayang, ini juga demi calon cicit, sudah di simpen dulu, sekarang kita ke tempat orang tuanya Ambar tuk, mereka sakit, ya dulu kan mereka sangat baik padamu," kata pak Mun
"iya Mbah, kita jalan kaki saja ya," kata ayu
"baiklah, biar tetap sehat," jawab pak Mun tertawa.
keduanya berjalan menuju ke rumah orang tua Ambar, saat sampai kebetulan Ambar juga sedang berada di sana.
"assalamualaikum..." salam keduanya.
"waalaikum salam, mati masuk," ajak mereka.
__ADS_1
"bagaimana kabarnya? ya Allah ibu gak pernah ketemu nduk," kata Bu Ulfa.
"iya Bu, ayu memang jarang keluar, kadang sering ikut mas Aris kerja," jawab Ayu.
"bagaimana keadaan pak Tejo, apa belum sehat?" tanya pak Mun.
"Alhamdulillah sudah sehat pak, ya Allah bapak sampai datang kesini," kata pak Tejo melihat pria sepuh itu.
"gak papa, maaf bapak batu bisa datang karena baru tau jika kamu sakit," kata pak Mun.
Ambar menyuguhkan minuman untuk keduanya, "sini mbak duduk dulu, sekarang kamu jarang ke rumah ku," kata Ayu pada teman sepermainannya itu.
"iya maaf, kadang aku membantu mas Eko, nanti kapan-kapan aku main ya, terlebih sekarang mas Eko juga tak sesibuk dulu, kan sekarang ada mas Sugik yang bantu," kata Ambar.
"mbak beber juga sih, sekarang mas Aris jadi jarang ke usaha miliknya terlebih sudah ada dua orang kepercayaannya," jawab ayu juga
"aduh aduh... dua ibu ini sibuk sekali, kalau udah ketemu semuanya lupa, itu bantuin kenapa temen suami kalian untuk cari jodoh kan kasihan," kata pak Mun.
"aduh, siapa ya yang bisa menjadi istri dari mas Sugik, orangnya pendiam gitu, terlebih-lebih tatapan matanya begitu tajam, aku saja takut," kata Ambar.
"tapi dua itu baik loh mbak, orang aku saja sering di bawakan mangga muda yang ngambil di peternakan," jawab ayu.
"ya dia kan memang sering di sana ayu, memang juragan gak mau mengambilkan?" tanya Ambar merasa aneh
"bukan gak mau mengambilkan, tapi mas Aris sering merasa lemah, jadi gak tega menyuruhnya," jawab ayu jujur.
"ya maklum saja, Aris lagi ngidam, jadi sering tak bisa beraktivitas," jawab pak Mun.
"apa? berarti ayu sudah hamil, Alhamdulillah ..." kata Bu Ulfa mendengar perkataan itu.
mereka pun tertawa bersama, Ambar pun ikut senang meski dia sebenarnya sedih.
pasalnya dia memang sudah sempat berhenti tidak mens, ternyata kemudian dia keguguran.
sedang di sawah, Eko meminta semua orang nanti sore datang ke rumah Aris.
"memang mau apa mas Eko?" tanya pak no.
"susah pak datang saja, kayak tidak tau Bu bos saja," jawab Eko.
semua pun merasa senang, terlebih kemarin baru saja panen, jadi kemungkinan mereka akan dapat beras.
__ADS_1
ini kali pertama ayu yang mengurus semuanya, jadi mereka pun ingin tau sebaik apa Bu juragan kali ini.