Aku Padamu, Juragan Aris

Aku Padamu, Juragan Aris
gadis-gadis asing


__ADS_3

Sugik datang pukul empat sore, dengan semua hasil panen, tapi tidak di turunkan karena di pelataran gudang masih ada kacang yang baru selesai di bersihkan dan tengah di keringkan.


karena besok akan di setor ke pabrik makanan ringan, "apa jagungnya sudah kering atau harus di jemur lagi?" tanya Aris.


"masih harus di jemur lagi juragan, biar di bawa ke gudang satu lagi saja, di sana kosong," jawab Sugik pada anak buahnya.


mereka pun berangkat untuk menurunkan jagung di gudang satu lagi yang memang sedang tak menjemur apapun.


Eko pun menghela nafas lelah, begitupun Sugik,terlebih siang tadi begitu panas di rasakan.


Aris membelikan es campur untuk semuanya, dan beruntung penjual itu mau mengantarkannya ke gudang.


Aris juga mengatakan untuk mengantar ke dua gudang yang lain, mereka pun duduk menikmati es campur itu yang seperti air surga bagi mereka.


"aduh mantap nih, haus dan laparnya langsung hilang," kata Eko.


akhirnya mereka pulang, sedang di kelurahan Priyono sedang menerima beberapa mahasiswa yang akan melakukan KKN di desa Sumberwangi.


Priyono sedang menjelaskan apa-apa saja yang di ijinkan dan di larang di desa itu.


"kalian semua paham?" tanya Priyono.


"tapi kenapa di sini ada tulisan di larang mendekati pria bernama juragan Aris, Eko dan Sugik," tanya seorang mahasiswi yang ikut dalam rombongan itu


"itu adalah juragan terkenal di sini, jika kalian mau selamat dan tenang selama melakukan KKN, jauhi mereka, jika tidak saya tak tanggung jawab jika kalian kenapa-kenapa, bahkan pak babinkamtibmas juga tak bisa melakukan apapun di depan pria itu," kata Priyono.


"baik pak," jawab semuanya.


mereka pun di arahkan menuju ke rumah keluarga dari Priyono yang sudah lama tak di huni.


rumah itu cukup bagus, dan memiliki banyak kamar dan sangat bersih, saat mereka baru sampai.


tiga motor trail lewat dan menyapa pak Kepala dusun baru dan pak sekdes.


"iya juragan," jawab ketiganya.


mereka semua pun ngeri melihat tiga pria berhelm full face lewat dengan tubuh kotor.


Aris langsung bergegas masuk lewat pintu belakang dan langsung mandi, Ayu yang tau Suaminya membersihkan diri pun hanya geleng-geleng.


setelah selesai, Aris langsung mencium ayu, "bagaimana kerjanya mas,"tanya Ayu.

__ADS_1


"seperti biasa, dan aku merindukan mu serta bayi kecil kita, sekarang Niken tidur di pelukan ayah ya," kata Aris yang langsung mengendongnya.


"aduh aku merasa tersisih," kata ayu pura-pura sedih


"maaf sayang, tapi aku kasihan seharian ini pasti kamu lelah mengurusnya, biar aku ya," mohon Aris.


"baiklah, tapi mas pasti lebih capek karena kemarin malam begadang dan paginya harus kerja," jawab Ayu.


"gak papa besok mas bisa libur, dan menghabiskan waktu bersama kalian di rumah," jawab Aris yang kini sedang bermain dengan Niken.


ayu pun mencoba bangun perlahan dan menuju dapur untuk membuatkan kopi untuk suaminya.


dia pun membawa kopi itu ke meja, Bu Edi yang datang pun memberi salam pada Aris.


sedang Adam tak berani mendekati bayi niken, karena takut melihat wajah Aris. "Adam kenapa tidak melihat adek Niken, main saja om Aris gak gigit kok," kata ayu tersenyum


"tidak, Adam pulang dulu ya Bu," jawab adam yang takut sendiri


beruntung pak edi belum pulang hingga pria itu bisa membawa putranya itu pulang.


akhirnya aris Aris ketiduran setelah sholat magrib, ayu pun membiarkan suaminya itu untuk tidur karena tau jika Aris kelahan.


malam itu pak mun juga datang untuk melihat cicit kecilnya yang sedang tertidur.


"tidak perlu mbah, ayu baik-baik saja,jadi mbah tak perlu khawatir," jawab ayu.


pria itu pun tersenyum dan kini dia sedang momong bayi Niken, pria itu terlihat sangat bahagia.


*****


sedang di rumah eko, pria itu sudah siap dengan semua yang tadi katakan oleh Aris.


lainnya dengan ambar yang malah terlihat bingung karena suaminya itu membeli susu kaleng begitu banyak.


"mas mau buka toko kenapa membeli begitu banyak susu beruang begitu? memang kita mau buka toko ya?" tanya Ambar.


"tentu saya tidak sayang mas hanya ingin melakukan resep yang di lakukan oleh bos Aris yang akhirnya bisa membuat Ayu hamil," jawab Eko yang mengejutkan Ambar.


Ambar pun akhirnya membantu suaminya itu untuk meracik apa yang di ajarkan oleh aris.


ternyata Ambar tau apa yang di maksud oleh eko itu adalah STMJ tapi tanpa jahe.

__ADS_1


ambar ingat jika Ayu pernah bilang jika suaminya pernah begitu ganas setelah minum ramuan itu.


tapi Ambar tak percaya begitu saja, malam hari Ambar mengunakan baju dinas yang baru saja dia beli secara online.


Eko yang sedang menonton televisi pun tiba-tiba tubuhnya terasa begitu hangat, hingga akhirnya dia memutuskan.


tapi dia kaget saat masuk ke dalam kamar, dia melihat Ambar yang sudah siap.


diapun langsung memeluk ambar dari belakang, "sayang aku menginginkan mu, mau ya sayang,"


"iya mas aku mau melayani mu," jawab Ambar yang membalikkan tubuhnya


keduanya oun berpelukan dengan erat, Ambar langsung ******* bibir dari suaminya.


Eko pun membalasnya tak kalah ganas dari istrinya itu, bahkan sekarang ciuman itu sudah turun ke area leher putih Ambar.


Eko tak menyia-nyiakan waktu lagi, dia langsung membawa istrinya itu ke ranjang.


Ambar pun kaget saat eko merobek baju dinas yang dia kenakan, hanya dengan satu kali tarikan kasar.


bahkan ambar kaget karena Eko yang biasanya lembut berubah menjadi sangat kasar.


mereka melakukannya berkali-kali bahkan Ambar di buat terus mengerang karena Eko yang hilang kendali.


*****


keesokan harinya Ambar kaget saat dia ingin bangun dari ranjang Eko menahannya.


"sayang aku ingin lagi, satu ronde lagi ya," kata eko.


Ambar tak percaya dengan apa yang dia dengar, tapi dia tak boleh menolak keinginan dari suaminya jika tidak dia bisa berdosa.


akhirnya dia dan eko kembali mengulangi beberapa ronde lagi, eko kemudian memilih keluar untuk masak karena istrinya itu sudah tidur karena kelelahan.


Eko merasa di kerjai oleh aris karena ramuan cinta yang membuatnya begitu gila hingga rasanya tak ingin selesai dan tak mau berhenti.


bahkan ambar yang biasanya tak sampai seperti itu pun sampai berkali-kali ingin menyerah.


Aris dan Sugik sudah di gudang tapi Eko tak kunjung datang meski sudah cukup siang.


Aris hanya tertawa saja pasalnya dia tau apa yang akan terjadi pada pasangan itu.

__ADS_1


benar saja Eko datang dengan wajah yang puas dan tersenyum penuh arti.


__ADS_2