
Bara duduk di meja kebesaran nya,kedua tangan ia rapat kan lurus kedepan.Pikiran bara tengah mencerna dan menahami semua yang di tuliskan alya dalam surat untuknya.
Senang dan bahagia bara dapatkan kembali berkat surat yang di letakkan di kamarnya.Tapi hatinya tetap sedih,kala ia tak bisa bersatu dengan alya saat ini.Karena hal itu bara harus kuat untuk mencari bukti kuat yang akan mempersatukan kembali dengan alya.Bara terpikir untuk menelpon x,ia ingin tau sejauh mana perkembangan informasi yang di dapatkan orang nya itu.
"Apa sudah ada bukti yang kau dapat?"
"Saat ini kami tengah,memeriksa kamera cctv yang ada di hotel marista.Boss bisa tau hasilnya malam ini".
"Terus lanjutkan...."
Selesai menelpon x,bara kemudian bangkit dari posisi duduk nya.Ia berjalan melihat lurus keluar arah jendela di ruangan nya.Menampilkan pemandangan kota jakarta yang indah.
Bara ayang melamun sampai tak sadar ketika seseorang masuk dan langsung memeluk nya dari arah belakang.Bara membalikkan badannya kearah orang yang memeluknya barusan. Satu kata terucap dari mulut nya yang mewakili rasa rindu nya pada seseorang.
"Alya...."
Wajahnya bara malah kusut seketika kala ia melihat orang yang bukan di harapkan nya.
Yup
Perempuan itu bukanlah alya yang terus teringat di kepala bara.Tapi susan yang dengan wajah sumringahnya tersenyum kearah bara.Susan kembali memeluk bara dari depan,tapi hal itu cepat mendapat penolakan.
Bara tak ingin hal yang sama terjadi padanya.Ia tak mau hubungan kembali hancur karena perempuan di depan nya ini.Sungguh jijik bara menatap perempuan itu, sesekali matanya mengalihkan pandangan nya pada benda yang mungkin menurut bara lebih berharga untuk di lihat.
"Masih bisa kamu menampakkan wajah menjijikkan mu disini?"
"Memang nya kenapa Honey....bukankah kita pasangan yang harus bersatu!"
__ADS_1
"Apa kata mu....pasangan!Jijik kali aku dengar nya"
"Ih...kamu kenapa sih,sensitif bener"
"Sadar ngga sih,selama ini kamu jadi benalu di hubungan aku.Gara-gara pertemuan itu alya jadi jauh dariku.Lihat saja nanti semua akan ku balaskan"
"Ya udahlah....sekarang kan masih ada aku yang setia sama kamu"
"Dengar baik-baik perkataan ku kali ini,walaupun di dunia ini hanya ada satu perempuan yaitu kamu.Aku ngga akan mau bersatu dengan wanita yang tak punya harga diri dan menjijikkan seperti mu"
"Bara....tapi kita pernah punya hubungan kan?"
"Itu dulu,perempuan seperti mu itu tak layak bersanding denganku.Lebih baik kau berada di tempat yang semestinya.Menjadi seorang pel**ur di kafe malam,mungkin kau akan memiliki banyak uang"
"Bara.....aku cinta sama kamu"
"Tapi..."
"Atau ku panggilkan satpam untuk menyeretmu keluar"
Susan langsung pergi dari ruangan bara.Ia sangat kesal mendapat penolakan kembali dari bara.Seharusnya ia bisa bahagia karena alya sudah pergi dari kehidupan bara.Tapi ternyata dugaan nya salah,hati bara masih tak berpaling dari alya.
Rian yang ingin masuk keruangan bara itu berpapasan dengan susan di depan pintu.Ia melihat susan sangat kesal dan marah.Rian masuk setelah di bolehkan oleh bara.Ia memberikan beberapa berkas yang perlu di tandatangani bara.Selepas itu,rian tak langsung pergi dari ruangan bara.
Rian bertanya dari awal terjadi nya masalah yang menimbulkan renggang nya hubungan bara dan alya.Bara yang masih dalam wajah kusut itu mulai menceritakan nya pada rian sekretaris sekaligus teman nya itu.
***
__ADS_1
Berbeda dengan wajah kusut bara,alya yang baru sampai di bandara Singapore itu langsung di sambut oleh supir dan manajer yang akan membantu nya bekerja disana.Supir tersebut kemudian membawa koper alya kedalam bagasi mobil yang di bawa nya.
Alya di ajak oleh manajer bernama ilham untuk masuk ke dalam mobil.Ilham mengajak alya untuk berbincang-bincang seputar dunia kerja dan kehidupan nya.
Untung saja alya lulusan dari jurusan manajemen bisnis yang alhamdulillah ia masuk sebagai orang yang memiliki nilai sangat bagus.Sehingga tak ayal jika alya menyanggupi kala paman nya meminta bekerja sebagai direktur di perusahaan.
Sesampainya mereka,ilham mengantar alya masuk ke sebuah rumah yang cukup besar untuk di tingali nya sendiri.Untung nya ada tiga pelayan juga sopir pribadiĀ yang disiapkan ali untuk membantu alya dalam segala hal.
Ilham pamit untuk kembali keperusahaan,ia berkata jika alya bisa masuk kerja besok.Karena ia tau jika sekarang alya harus beristirahat yang cukup di rumahnya.
Alya masuk yang langsung disambut oleh ketiga pelayanan nya.Mereka sangat senang bisa bekerja dengan alya.Pertama bertemu,alya menyapa mereka dengan sopan dan lembut.Tentu membuat pembantu itu terlihat sangat senang mendapat majikan baik seperti alya.
Alya di antar masuk kekamarnya yang berada di lantai dua rumah itu,cukup besar berbeda dengan kamar yang ada di rumah aslinya.
Alya cukup senang,bisa melihat pemandangan kota Singapore dari jendela kamarnya.Serasa cukup,alya masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan juga mengambil air wudhu untuk menunaikan sholat ashar waktu Singapore.
Malam harinya,alya turun untuk makan malam.Ia hanya makan sendiri,membuat ia teringat kala ada kakek dan ayahnya yang selalu makan bersama dengan nya.Alya juga mengingat jika enam bulan lebih ini ia bekerja di kediaman aditama yang membuatnya sering makan bersama dengan milen,bara maupun mitha.
Alya mencoba mengajak bi asih yang menjadi pembantu rumah tangga itu untuk ikut makan dengan nya.Tetapi bi asih dengan sopanya menolak.Pertama ia tak bisa bersanding dengan majikan baru nya,juga takut ada yang iri dengan perlakuan alya padanya.Memang di rumah itu hanya ada satu koki masak,pekerja kebun,beres-beres, dan sopir yang di pekerjaan ali paman nya.
Membuat alya tak merasa jika dirinya sendiri di negara singa itu.Tak ada kegiatan yang pasti yang di lakukan oleh alya.Dirinya hanya duduk di dekat jendela kamarnya seraya membaca novel berjendre romance Islamic yang sangat ia sukai.
Menjelang waktu sholat,alya kemudian mengambil air wudhu lalu menunaikan ibadah sholat isya.Selepas itu alya kembali membaca yang pada akhirnya ia terlelap di pulau kapuk.
Aku rasa,aku akan merindukan mu tuan.Aku harap kamu cepat mendapatkan bukti dan kembali padaku.Sungguh hati ini masih menunggu mu kembali....
Bersambung
__ADS_1