Alya Love Story

Alya Love Story
Kunjungan


__ADS_3

Lama membaca buku membuat alya terserang virus ngantuk yang sangat menyiksa jiwa raga nya.Ia berjalan masuk ke kamar nya sekedar beristirahat.


Entah pukul berapa yang pasti ponsel alya terus berdering, membuat nya bangun dari tidur siang nya.Alya melihat di layar ponsel nya tak ada nama si penelpon.Tapi tak lantas membuat alya berburuk sangka.


"Assalamualaikum....ini dengan siapa?"


"Waalaikumsalam ini saya zydan!!"


"Kak zydan,bagaimana kabar nya???Ngomong-ngomong kakak dapat nomer alya dari siapa?"


"Saya baik,dari ayah"


"Begitu, ada apa kak?"


"Saya mau berkunjung kerumah kamu,tapi ngga tau alamat nya.Jadi mau nanya dulu sama kamu,takut nya nanti nyasar"


"Gitu....rumah alya ada di komplek(******)kak zydan bisa datang kesini sekarang"


"Ya sudah,saya ke sana sekarang"


Zydan bersiap-siap berkunjung kerumah alya,tak lupa ia membawa kado yang terlambat di berikan nya.Baru sampai bawah,zydan melihat zya baru pulang.Ia pun menghampirinya supaya ikut ke rumah alya bersama.


"Ayo cepet ikut!!!"


"Mau kemana?"


"Kerumah alya,pas pernikahan nya kan kita ngga datang.Ada baiknya kita berkunjung mengucapkan selamat juga memberi kado"


"Ngga mau,zya malas"


"Katanya nya tadi mau pergi bareng,sekarang diajak ngga mau"


"Abang kurang mendengarkan mungkin, tadi zya bilang bareng buat jalan-jalan.Bukan nya kerumah alya"


"Udah ikut aja"


"Males deh lihat wajah sok alim dia ih"


"Kamu ngga boleh kaya gitu,alya itu sepupu kamu.Sepantasnya kamu bersikap baik dan bersahabat sama dia"


"Terserah..."


"Udah cepet ikut"


Zydan membawa zya agar ikut bersama nya.Di dalam mobil sama sekali tak ada pembahasan.Zydan terfokus menyetir,sedang zya lebih asik memandangi jalanan dari jendela.


Sesampainya mereka,zya sedikit tertegun dengan kompleks perumahan yang baru di masukinya.Matanya tertarik untuk melihat sekitar.


"Bang...ngga salah kita kesini?"Tanya zya yang mulai penasaran.


"Engga kok,ini udah bener"


Memang,kompleks perumahan alya dan bara termasuk elit,dimana orang berada yang mampu tinggal disana.

__ADS_1


Zydan memarkirkan mobilnya tepat di depan sebuah rumah.Ia kemudian mengajak zya untuk masuk kerumah yang tak kalah besar dan mewah dari milik kedua orang tuanya.


Ting tong


Bel berbunyi,membuat alya meminta seorang pelayan membukakan pintu rumah nya.Zydan dan zya di persilakan masuk ke dalam,tak lama alya turun dan berjalan mendekat kearah mereka yang duduk di ruang tengah.


"Kak zydan.....zya"Panggil alya tak bisa menyembunyikan raut kebahagian nya.


Alya duduk menghadap zydan dan zya.Ia kemudian meminta pelayan untuk membawa makan dan minuman ringan.


"Ini....kado,maaf terlambat memberikan nya"


Zydan menyodorkan sebuah kotak berukuran sedang kepada alya.


"Terimaksih kak,aku senang kalian bisa berkunjung kesini"


"Dimana suamimu? "Celetuk zya.


"Dia bekerja,mungkin nanti malam baru pulang"


"Kakak ikut berduka atas kematian paman husein.Saat itu Kakak ada tugas di luar jadi ngga bisa pulang.Dan kamu tau sendiri jika zya banyak syuting juga jarang pulang"


"Iya kak,alya mengerti kok....lagi pula semua nya sudah berlalu"


Kunjungan itu tak berselang lama.Karena zya terus meminta untuk pulang.Ia tak banyak berbicara dengan alya,sedangkan zydan jangan di tanya.


Zydan dan zya pulang tepat sore hari.Setelah itu tak lama mobil bara  terdengar di pekarangan rumah.Alya yang hendak naik keatas itu terhenti dan berbalik membuka pintu.


"Mas..."


"Ada tamu?"


"Iya,tadi ada sepupu aku"


"Yang mana?kok aku ngga tau sih"


"Itu loh,anaknya paman ali dan bibi yasmine.Mana mungkin kamu tau,mereka kan tinggal nya di Inggris jarang pulang"


"Gitu,dan itu apa?"


"Ini kado dari mereka buat kita"


"Aku capek,boleh minta pijitin ngga?"


"Boleh dong"


Tanpa aba-aba,bara menggendong alya masuk ke kamar mereka.Bara meletakkan tubuh istri nya itu di ranjang.Lalu ia pun mulai melepaskan jas dan kemeja yang di pakai nya.


 "Mas...mau apa?"


"Kan aku bilang,aku capek tolong pijitin...."


"Trus...kenapa buka baju?"Tanya alya dengan polos nya.

__ADS_1


"Lagi pula yang sakit itu punggung aku.Makanya aku buka baju"


Alya  kemudian memijit ala kadar nya,maklum saja karena ia bukan ahli profesional.Tapi bara terlihat begitu menyukai pijitan alya hingga ia tak sadar tidur dengan posisi terkurab.Alya kemudian turun untuk menyiapkan makan malam bersama suami nya.


Malam pun tiba dengan segenap bintang yang bersinar begitu terang.Alya berniat memanggil bara sebelum si empunya turun dan duduk di meja makan.Bara masih mengenakan pakaian kantor nya.Mungkin ia baru bangun karena kelaparan.


Selepas acara makan itu,bara dan alya tak buru-buru untuk pergi ke kamar.Mereka masih duduk setia di meja makan sembari berpandangan satu sama lain.


"Makasih ya,udah pijitin aku"


"Iya mas..."


"Ngga nyangka loh,di pijit kamu enak banget...sampe aku ketiduran deh"


"Mas bisa aja"


"Kaya nya aku mau mandi dulu deh"


"Ya udah,kamu mau aku siapin air hangat nya dulu ngga? "


"Engga usah,kan kamu juga sudah cukup menghangatkan"


"Apaan sih"


"Ih bener.....sini deh"


Bara mengajak alya untuk ikut ke kamar mereka.


"Mas...mau ngapain sih?katanya tadi mau mandi!"


"Iya...mandi sama kamu"


"Jangan bercanda mulu, ngga lucu tau"


"Siapa yang bercanda,aku serius"


 


Bara tetap memaksa alya untuk ikut mandi bersama nya.Tentu hal tersebut membuat kesempatan bagus bagi bara untuk melancarkan aksinya.


Ia mulai mencumbu bibir alya dengan sangat lembut.Ia ingin alya lebih menikmati permainan nya dan dengan senang hati menggoda nya.Tak sampai di situ saja,bara menurunkan kepalanya di leher alya.Ia meninggalkan tanda kepemilikan.


Di puncaknya tentu bara menyatukan junior nya yang sedari tadi sudah menegang menahan nafsu nya.Mungkin ini kedua kalinya alya dan bara bercinta di kamar mandi.


Sampai-sampai mereka berdua tak tau waktu,bara menggendong alya alya yang  hanya berbalut handuk itu.Ia meletakkan nya di ranjang.Merasa junior nya mulai menegang kembali,bara pun tak bisa menahan nya.Ia memperlihatkan wajah super memelas nya agar alya mau melakukan nya lagi.


"Sekali lagi ya"Pinta bara


"Mas....ngga cape apa"


"Aku mohon"


"Hm"

__ADS_1


Setelah mendapat persetujuan,mereka pun melanjutkan kegiatan bercinta yang penuh dengan kehangatan dan kegairahan di dalam nya.Entah pukul berapa yang pastinya.Setelah hentakkan beberapa kali dari junior bara itu tentu menutup perjalanan bercinta mereka untuk malam ini.


Bersambung


__ADS_2