Alya Love Story

Alya Love Story
Zya Aliasya & Zydan Aiandra


__ADS_3

Hampir saja tubuh mungil milik alya itu terjatuh sebelum tangan bara sampai menangkapnya kuat.Bara membantu alya berdiri dan melepaskan rambut yang menyaku.Matanya pada kancing bajunya.Matanya sedikit melirik pada handuk yang mulai melorot kebawah itu.


Beberapa kali bara meneguk saliva nya,sungguh pemandangan yang membuat junior nya bangun.Alya yang tak sadar di pandangi bara itu masih jadi berkutat dengan jari nya untuk melepas rambutnya.


"Sudah...."


Alya melirik kearah bara yang tak bersuara sedari tadi.Ia mencoba melambaikan tangan nya kedepan wajah suami nya yang terlihat melamun.


"Mas.....ada apa?ayo keluar,aku mau ganti baju dulu!!"


"Ah....kau ini,jangan salah kan aku jika nanti aku minta jatah padamu".Ucap nya menatap kearah alya.


Sontak pernyataan itu membuat alya menutupi kedua dadanya dengan tangan.Bara malah terkekeh puas telah berhasil membuat alya terkejut dan ketakutan.Ia memilih pergi dari ruang ganti,karena ia juga kasihan takut alya  kedinginan dan hawa nafsu nya tak terkendali.Hal itu membuat alya sangat was-was,mungkin jika bara terus bersama nya mungkin junior bara akan bangun.


***


Tlak Tlak Tlak


Suara yang di hasilkan high heels milik perempuan berambut sebahu itu terhentu, setelah beberapa langkah keluar dari kabin pesawat.Ia menjauhkan koper yang di bawanya.Wajahnya  terlihat cemberut tak kalah ia membuka kacamata hitam yang di pakai nya.


Laki-laki yang berada di depan nya tentu menoleh pada perempuan yang tengah kesal itu.Ia mendekat dan langsung menarik tangan nya agar terus berjalan.


"Abang....zya cape,mending kita pulang lagi aja yahh.....zya ngga suka  disini,pasti jalanan macet banyak polusi bang!!"Rengek perempuan itu sembari melepas tangan laki-laki yang ada di depan nya.


"Ini tanah air kamu sendiri,tempat dimana kamu dilahirkan.Setidak nya kamu bisa menerima dan ngga manja kaya gini.Abang ngga suka"


"I no like here....take me back!!!"


"Zya.....please come on,this is your home"


"Bang,zya ngga mau pulang....engga sekarang...mungkin bulan depan kita bisa kesini lagi"


"Okey.....zya boleh pulang ke Inggris lagi,tapi dengan syarat...semua fasilitas dari abang di cabut.Dan zya harus hidup mandiri disana"


"Abang kenapa sih, kejam amat sama adek sendiri.Kalau zya ngga di kasih fasilitas trus zya gimana hidup nya"


"Terserah kamu"

__ADS_1


Laki-laki itu memilih pergi ketimbang mendengarkan ocehan dari adiknya yang membuat semua mata tertuju pada mereka berdua.Ia masuk ke sebuah taxi yang sudah di pesan kan oleh orang tuanya.


"Jalan sekarang Pak " Ucap si sopir taxi


"Tunggu sebentar pak,saya lagi nunggu adik saja.Sebentar lagi kesini kok"


Benar saja,perempuan yang masih kesal itu nampak berdiri di depan tapi.Setelah memasukkan koper.Mobil itu pun membawa penumpang nya pada tujuan yang sudah di perintahkan.


30 menit lamanya,akhirnya kakak beradik itu sampai di rumah yang cukup besar milik kedua orang tuanya.Mereka di persilahkan masuk oleh para pembantu yang bersiap dengan kedatangan mereka.


(Kediaman Ali Adhari guys😲)


Pasangan paruh baya itu berjalan pada kedua anaknya yang baru saja tiba.Mereka saling berpelukan menyalurkan rasa rindu yang cukup lama tak tersampaikan.Mereka duduk sambil berbincang,walaupun wajah putri bungsu nya terlihat cemberut dan menandakan ketidak sukaan.


"Jadi gimana,bisnis kamu disana apa lancar?"Tanya ali pada sang anak sulung.


"Alhamdulillah lancar bi,mungkin ada sedikit problem tapi bisa abang lalui"


"Lalu bagaimana dengan dunia peran kamu nak?"Tanya yasmine kini pada sang putri


"Fine"


"Umi bahagia sekali kalian pulang kerumah.....Rasanya keluarga kita semakin lengkap saja.Umi dan abi berharap kalian akan tinggal lebih lama disini"


"Kalau zya ngga mau lama-lama disini....mau cepat pulang ke inggris lagi"


"Zya....kamu kenapa sih jadi anak begitu amat,umi bilang baik-baik malah di jawab ngga sopan gitu"


"Apa sih bang....males lah kalo bicara sama abang.Selalu di oceh,selalu salah,pernah ngga sih abang sayang dan perhatian sama Zya? "


Perempuan bernama zya itu pergi memasuki kamarnya yang masih ia kenal betul.Sedang laki-laki yang tak lain kakaknya itu terlihat tidak senang juga sangat marah sehingga berdiri hendak menyusul adiknya. Tapi langkahnya terhenti kala sang ayah memegang satu tangan nya.Ia pun duduk kembali menatap kedua orang tuanya.


"Mungkin zya lagi sensitif biar umi yang bicara"


Setelah sang ibu pergi menyusul kepergian adiknya.Kini ia lebih tenang duduk dan mengobrol dengan sang ayah.


"Nak....kenapa kalian berdua tidak pulang untuk menghadiri pesta pernikahan alya anaknya paman husein"

__ADS_1


"Maaf bi,abang ngga sempat menghubungi abi dan umi,soalnya  kemarin ada trouble sama perusahaan dan lagi zya ada jadwal syuting film.Terpaksa kami ngga pulang.Tapi pernikahan nya jadi kan?"


"Begitu rupanya,tapi abi senang karena sekarang alya tak sendirian setelah kepergian husein"


"Mungkin abi bisa memberitahu rumah alya biar abang sama Zya datang kerumah nya untuk silaturahmi"


"Tentu saja,telah baik ku istirahat di kamar"


Baru menaiki anak tangga,laki-laki itu kembali melihat kearah ayahnya yang asik menonton televisi.


"Abi...."


"Ada apa zydan?"


"Aku sayang abi"


Ali hanya  tersenyum mendengar ucapan itu keluar dari mulut anaknya.Ia kembali ke acara nya menonton televisi setelah sang akan tak terlihat lagi batang hidung nya.


Zydan aliandra anak sulung dari ali dan yasmine.Ia memiliki sifat yang baik,ramah,dan penyayang sepeti ayah dan ibunya.Laki-laki tampan itu tinggal lama di Inggris bersama adiknya zya.


Zya aliasya anak bungsu dari pasangan Ali dan yasmine.Sifatnya yang sedikit manja itu membuat kedua orang tua dan kakaknya sendiri bersikap keras.Zya orang yang sangat iri dengan keberhasilan dan keberuntungan orang lain.Ia tinggal bersama zydan dan meminta apapun untuk memenuhi kebutuhan nya.Walaupun ia memiliki pekerjaan dan penghasilan sendiri.Sikap manjanya itu terus ia tunjukkan pada sang kakak agar terus menyayangi dan melindunginya.


Sewaktu kecil,zya sering iri dengan mainan yang di berikan kakek nya(adhari)pada alya.Padahal ia pun di beri mainan yang tak kalah bagus dan lucu dari alya.Tapi karena sikap nya yang manja dan selalu iri ia sering mengadu pada zydan agar meminta alya memberikan mainan nya.Aljasil zydan harus memohon pada alya,walau alya dengan senang hati memberikan nya pada zydan.


Zydan sendiri lebih tua tiga tahun dari adiknya zya yang sepantar dengan alya.Mereka tumbuh bersama sebelum ali dan yasmine memutuskan pindah ke jakarta.


Hingga saat usia zydan menginjak 22 tahun ia pergi ke Inggris untuk menempuh kuliah dan bekerja disana.Sang adik yang juga tak ingin lepas pun tak luput ingin ikut jejak sang kakak.Akhirnya zya ikut bersama zydan ke Inggris.


Walaupun berat bagi ali dan yasmine melepas kedua anaknya pergi ke Inggris,tetapi mereka percaya jika kedua anaknya akan sukses disana.Terbukti setiap tahunnya,zydan dan zya akan pulang ke Indonesia sekurang-kurangnya 3 kali.


****


Di kamar zya,ia tengah memandangi foto seorang laki-laki.Senyuman nya terbit tulus ia berikan pada laki-laki di foto tersebut.


"Kapan kita bertemu lagi.....aku sangat merindukanmu untuk ada di sisiku.Selamanya aku akan mencintaimu bara...."


Zya terlelap dalam tidurnya sembari memeluk foto bara di dadanya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2