
Hari ini milen pulang bersama sang mamah.Bukan berarti ia sehat,tapi karena ketidak nyamanan membuat milen meminta pulang.Padahal dokter dan mitha terus membujuk milen untuk tetap di rawat,tetap saja sifat keras kepala nya itu tak mau kalah.
Alhasil baru dua hari di rawat,milen pulang.Wajah nya masih pucat,tapi lebih baik dari hari sebelum nya.Mitha membawa sang anak masuk ke kamar,ia menyuruh nya untuk istirahat kembali.
Apa yang orang rasakan bila terus di suruh berdiam diri.Tentu nya sangat membosankan bukan?Oleh karena itu,milen berinisiatif melakukan panggilan video call dengan alya,orang yang sangat milen rindukan selama ini.
Milen mencari kontak ponsel milik alya.Ia menghubungi nya beberapa kali,namun hasil nya nihil.Tak ada satu pun yang di jawab.Milen melirik jam beaker di samping meja.
🕚10.30
Pantas saja,milen berpikir positif.Tentu nya alya akan ada di dapur,tak memperdulikan ponsel nya.Ia tau perbedaan waktu jakarta-paris itu mencapai 5 jam lama nya.Mungkin sekarang alya tengah memasak karena di jakarta sendiri sudah sore.Milen beralih menelpon bara sang kakak.Pasti akan di terima karena memang bara belum pulang dari kantor.
Di ruangan CEO sendiri,bara tengah sibuk memeriksa berkas yang di berikan oleh rian.Pasalnya sekarang rian sudah mulai kembali bekerja.Pandangan bara seketika teralihkan pada ponsel yang bergetar dengan bunyi nyaring yang menyertai nya.
Awalnya bara menolak nya,ia beranggapan jika itu tak penting.Di saat ponsel itu kembali berbunyi,barulah bara tertarik untuk melihat si penelpon.
'Milen...Ada apa di menelpon jam segini?bukan kah dia masih di sekolah?'Pikir bara
Ia pun menjawab panggilan video itu,bara sedikit terkejut melihat adiknya tengah terbaring di kamar.Bara pun melihat wajah milen begitu pucat.
'Apa dia sakit?...'Pikir bara lagi
Bara menggeleng kan kepala,ia kembali menatap wajah sang adik di layar ponsel.
"Hai....kak,aku sangat rindu dengan mu?"
"Tumben kamu video call kakak,ada apa?"Tanya bara serius
"Hm....niat nya sih,milen mau video call kak alya.Tapi ngga di angkat,mungkin lagi masak"
"Lalu mengapa kau tak sekolah?"Tanya bara to the point
"Hehe...nggak kak,milen lagi bolos"Milen nyengir kuda
Sontak saja alis bara mengeryit,tak mengerti maksud milen.Mana mungkin snag mamah mengizinkan milen tak bolos sekolah.Alasan yang tak logis bukan?
"Bagaimana kabar mamah?"
"Momi sehat....Apa kakak tak ingin mengetahui keadaan ku?"Tanya milen ingin tau
Bara tersenyum menyepelekan,milen yang melihat pun kebingungan.
"Ngga!...kakak ngga mau tau keadaan kamu"Ejek bara
__ADS_1
"Oh..."Milen tersenyum kecut,pasalnya jauh di dalam hati ia sangat sedih.Tapi melihat sang kakak tertawa,itu pun cukup menutupi kekecewaan nya.
Bara melihat milen melamun pun tak senang,apa ucapan nya salah sehingga raut wajah milen berubah seperti itu.Ia pun berniat meminta maaf,tetapi sebelum ia berbicara malah milen mendahului nya.
"Kak...boleh aku bernyanyi satu lagu untukmu?"Pinta milen
"Haish....untuk apa?suara mu kan jelek,dan lagi aku tak ingin mendengar nya sekarang"
"Tolong lah Kak,mungkin ini akan menjadi lagu terakhir yang akan kakak dengar " mohon milen lagi
Melihat adiknya seperti itu, bara kembali bergulat dalam pikiran nya.Tak seperti biasanya,bila ia mengejek pasti mendapat ejekan kembali.Tapi apa ini,sekarang milen berbeda,bara sedikit kebingungan pula.
"Kau ini,mana ada yang terakhir....tapi boleh juga.Memang nya kau ingin menyayikan lagu apa?"
"Kak bara cukup mendengarkan saja"
"Ok"
Bara mulai mendengarkan milen menyanyi,suara itu terdengar sangat merdu dan menghayati.Bara yang mendengar makna dari tiap bait pun sedikit terkejut.Apa maksudnya coba?
Sepenggal lirik lagu yang di nyanyian milen untuk sang kakak😄
😊Jadi biarkan aku menyerah
So let me just give up🎵
So let me just let go 🎸
😔Jika ini tidak baik untukku
If this isn't good for me🎺
😉Ya saya tidak mau tahu
Well I don't wanna know🎶
😊Biarkan aku berhenti berusaha
Let me just stop trying🎻
😊Biarkan aku berhenti berkelahi
Let me just stop fighting🎹
__ADS_1
😏Saya tidak ingin saran baik Anda
I don't want your good advice🎤
😊Atau alasan mengapa saya baik-baik saja
Or reasons why I'm alright🎷
😉Anda tidak tahu seperti apa rasanya
You don't know what it's like🎵
Hati Bara benar-benar terhanyut dengan melodi menyentuh itu.Tak bisa di pungkiri butiran bening itu hampir jatuh dari kelopak mata nya.
Kalian bisa menyimpulkan setelah membaca lirik lagu itu bukan?isi nya sangat mendalam.Menyuruh seseorang tak lagi berusaha,berjuang,karena ia ingin bebas.Karena hanya dirinya saja yang tau bagaimana rasanya itu.
Lirik terakhir dari lagi itu,mengundang bara untuk bertepuk tangan.Ia akui jika milen membawa nya dengan penuh perasaan hingga bara sendiri jika milen tengah berada di posisi tak ingin di kekang.
"Luar biasa,suara mu sangat bagus.Tapi kakak heran mengapa kau menyayikan lagu sedih seperti itu?"Tanya bara yang heran pun kagum
Milen cengengesan menyembunyikan apa yang harus bara tak ketahui.Mana mungkin ia berkata jika ia mengidap Leukimia.Sehinga milen ingin menyayikan lagu terakhir untuk bara.
"Sudahlah,tadi meremehkan sekarang mengagumi.Tapi milen senang karena kak bara suka.Andai milen di posisi seperti itu,ingin menyerah apa kak bara akan menyetujui nya?"Tanya milen asal
"Tentu tidak,kau harus berjuang.Karena kau adalah adikku"
Sontak saja ucapan itu membuat milen menitikkan airmata bahagia.Ia tak menyangka bara bisa mengkhawatirkan keadaan nya.
Di saat yang menyenangkan,kenapa harus ada yang campur tangan yang kuasa.Mengaduk rasa yang semula bahagia menjadi membingungkan.
Darah segar itu keluar kembali di hidung milen,awalnya milen tak menyadari nya.Tapi detik kemudian ia sadar saat melihat di layar ponsel nya.Bara pun ikut terkejut melihat milen tiba-tiba mimisan.
"Milen.....kau mimisan"Ucap bara khawatir
Milen dengan segera mengusap hidung nya,tapi darah itu tak mau berkompromi dengan nya.Terus saja mengalir,ia yang melihat bara khawatir pun sedikit takut di buat nya.
"Ah....kak bara seperti nya mamah memanggil,lain kali kita video call lagi.Salam buat Kak alya dan calon keponakan ku"
Milen menutup panggilan video call itu sangat secara sepihak.Ia takut bila bara menjadi khawatir dan penasaran dengan keadaan nya.
Jauh di sebrang telpon sana pun terlihat kebingungan,curiga dan khawatir begitu saja.Pertama bara merasa sikap milen menjadi aneh,selanjutnya milen bernyanyi lagu sedih,dan terakhir milen mimisan.Entah apa yang tengah terjadi di sana yang pasti bara yakin itu tidak baik-baik saja.
Kembali pada milen,ia berlari ke kamar mandi.Membasuh mukanya yang ternoda akan darah yang keluar dari hidung.Ia sedikit sedih dengan tubuh nya,karena sekarang ia lemah,selalu mimisan dan merasa lemas.
__ADS_1
Kau harus membuat ku kuat, aku tak akan rela bisa pergi sebelum keponakan ku lahir.Aku tau kau maha mengabulkan permintaan,jadi kabulkan lah permintaan ku saat ini.Aku berjanji,aku tak menuntut untuk kesehatan ku.Doa milen dalam hati kecil nya
Bersambung