
Hari ini bara menyuruh rian untuk mengantarkan berkas ke rumah nya karena ia libur untuk masuk kerja.Walaupun kenyataan nya berbeda,ia harus tetap stay untuk mengkoordinasi kerja dari beberapa karyawan nya.
Sedangkan di kediaman Ali,zya tengah merayu zydan untuk menemaninya ke mall untuk berbelanja beberapa barang.Tapi dengan wajah datar nya itu zydan menolak keinginan adiknya.
"Bang ayo anter zya ke mall....suntuk banget terus di rumah"
"Sendiri aja,abang lagi sibuk....atau kamu ajak abi sama umi aja"
"Abang jahat ih,maunya juga sama abang,abi sama umi kan lagi pergi bang.....Jangan lihat ponsel mulu napa,nih adik lagi ngomong dengerin bisa ngga dih"
"Kamu cerewet banget sih,itu ada mang ujang suruh anter aja,ajak tuh sekalian bi asih...abang lagi sibuk ngga bisa di ganggu!!"
"Bener-bener yah,punya abang galak banget....pantes ngga laku-laku"
"Eh kamu berisik terus,abang pukul jidatnya loh....udah sana pergi,ganggu orang kerja aja"
Zya mendengus kesal dengannya sikap zydan.Mau tak mau ia meminta mang Ujang mengantar nya ke mall.
Di perjalanan mobil yang membawa zya melesat dengan kecepatan sedang,jalanan saat itu sangat sepi.Jadi zya meminta mang ujang menaikkan laju mobilnya.Karena bila di Inggris,zya sering melaju dengan kecepatan yang sangat cepat.Seringkali ia di razia oleh polisi.Arah lain nya mobil rian melesat dengannya kecepatan ala kadar nya.Ia masih setia mendengarkan lagu yang membuat nya ikut berirama.
It's a new dawn
It's a new day
It's a new life
For me
And I'm feeling good
I'm feeling good
Tapi Tiba-tiba saja mobil yang berlawanan arah dengan nya melesat dengan kecepatan tinggi hingga tabrakan pun tak terelakkkan.
Brak
Dua mobil itu saling berbenturan,untung nya kedua pengguna mobil tak mengalami apa-apa.Zya yang kepalanya sedikit terbentur kedepan itu langsung turun di iringi mang ujang di belakang nya.
Rian yang juga turun ikut melihat tabrakan yang cukup membuat depan mobil nya rusak parah.Ia melihat seorang perempuan memakai dres pink dan laki-laki berpakaian sopir itu melihat kearah nya.
"Hei kamu bisa bawa mobil ngga sih,pelan-pelan dong....."
"Kok kamu nuduh gue,yang salah disini itu mobil kamu.Seharusnya mobil kamu tuh jalan sesuai kecepatan rata-rata dong"
"Eh malah ngeles lagi,padahal kamu yang salah...harus nya kamu tanggung jawab sekarang karena mobil aku rusak dan acara belanja aku batal"
"Lah kenapa gue lagi,justru kamu yang salah main tuduh orang aja.Tanya tuh sopir kamu,siapa yang salah disini."
__ADS_1
"Mang bener kan,dia yang salah dan kita yang benar?"
Mang Ujang sedikit gugup dengan pertanyaan dari zya.Ia takut jika jawaban nya tak memuaskan hati anak majikan nya,dan mungkin pada akhirnya ia akan di pecat.
"Non.....kita yang salah,seharusnya kita berkendara dengan batas wajar"
"Apaan sih,mang Ujang malah belain dia.Nanti aku bilang sama abi loh....Yang pasti sekarang zya ngga mau kalah dan kamu harus ganti rugi"
"Perempuan ngga jelas banget"Dengus rian kesal
"Gue masih denger yahh,mending sekarang ganti rugi.Atau gue laporin ama polisi"
"Gue ngga takut,lagian di sini gue juga kena imbasnya dan lagi loh yang salah"
Rian melirik jam tangan nya.Pasti bara sangat menunggu kedatangan berkas yang ia bawa.Lantas rian menelpon memberitahukan pada bara keadaan nya.
Rian:"Sory boss gue ngga bisa dateng kerumah.Nanti gue kirim lewat abang ojol aja"
Bara:"Memang kamu kenapa ngga bisa ke rumah?"
Rian:"Ada sedikit problem,boss ngga usah khawatir"
Bara:"Kalau gitu loe hati-hati"
Rian:"Pasti boss,gue minta maaf sekali lagi"
Zya:"Bang.....cepet datang kesini,zya butuh bantuan"
Zydan:"Apa lagi sih,kan ada mang ujang"
Zya:"Aku kecelakaan,buruan kesini"
Zydan:"Huh.....ok kamu di mana sekarang"
Zya memberikan ponsel nya pada mang ujang agar ia memberikan letak kepastian keberadaan nya.
Zya dan rian tak saling melirik,mereka sama sama kesal dan ingin menang.Tak lama sebuah mobil Derek membawa mobil rian untuk di service ke bengkel.Begitu pula dengan mang ujang yang ikut membawa mobil untuk di service pula.
Rian memilih duduk di bangku yang tersedia di dekat trotoar jalan.Zya yang cukup kepanasan itu ikut meneduh ia memerintahkan rian untuk menggeser posisi duduk nya.
"Aku mau duduk,mending kamu minggir deh.Ngga enak banget lihat muka kamu yang garing dan ngga seberapa itu"
"Duduk ya duduk aja,ngga usah manja.Lagian gue ngga sudi juga lihat muka loe yang nga judes itu"
"You!!!......bastar"Tunjuk zya kesal.
"Eh bicara tuh yang sesuai fakta nya dong.Saya bukan bastar yah,yang bener tuh kamu perempuan cerewet abis kaya emak-emak doyan ngomel"
__ADS_1
"Cape deh ngomong sama loh"
Walau zya sangat kesal dan jeolues sama rian.Tapi kenyataan nya ia duduk juga,karena kaki nya pun terasa sangat pegal.Untung saja udara nya segar sehingga membuat nya sedikit menahan emosi.
Tak beberapa lama kemudian,mobil putih itu terlihat berhenti di dengan bangku yang zya dan rian duduki.Langsung saja,zya menghambur memeluk sang kakak yang baru keluar dari mobil.
"Kamu kenapa?mana yang sakit?ada yang luka?apa yang sebenarnya terjadi?jelasin semua nya sama abang,sedetail-detail nya!!"Sembari melihat zya cemas.
"Abang....zya habis kecelakaan tadi"
"Manja banget sih"Dengus rian yang bersindakap sembari memalingkan wajahnya.
"Jadi tadi tuh mang ujang sama tuh laki-laki tabrakan,zya yang sakit kebentur.Semua nya salah dia,gara-gara dia zya ngga jadi ke mall nya"
Zydan menatap kearah rian sembari memasang wajah geram.Ingin sekali ia memukul wajah tanpa dosa itu.Ia memegang kerah baju rian,sehingga refleks rian berdiri dan menatap nya.
"Gue ngga tau sia loe,tapi yang pasti adek gue hampir aja terluka.Dan gue ngga bakal biarin siapapun melukai adek gue"
"Santai mas bro,sebenernya dia yang salah disini.Tanya aja sama supir loe,dia juga ngaku salah.....cuma disini adek loe tu suka besar-besarin maslah.Gue cuma mau adek loe minta maaf,simple....abis itu gue ngga bakal ungkit-ungkit lagi masalah ini"
"Zya....Apa benar yang dia bilang HUH??jelasin sekarang sama abang ngga usah pake bohong segala"
"Hiks.....abang jahat banget deh ngga bela adek sendiri.Zya benar-benar kecewa sama abang"
Zya masuk ke dalam mobil ia menangis karena zydan lebih mempercayai kata-kata rian di banding dirinya.Kini zydan merasa sangat malu akan perbuatan yang dilakukan oleh zya adiknya.Ia memutuskan untuk meminta maaf dan ganti rugi.
"Saya minta maaf sudah kasar,dan untuk meluruskan hal ini,saya akan bayar semua kerugian yang sudah di lakukan oleh adek saya"
"Nggak perlu,gaji saya masih cukup.....lebih baik anda urus dia yang terlalu manja dan tak bertanggung jawab.Saya permisi pergi lebih dulu"
Rian pergi meninggalkan tempat itu,ia memilih untuk menenangkan pikiran yang langsung rusak setelah bertengkar dan beradu cekcok dengan zya.Sedangkan zydan sendiri masuk kemobil.Ia membawa zya pulang kerumah.
***
Skip bagian ini!!!
*Buat para readers jangan lupa untuk like😊
Kalo udah like,jangan lupa koment😆
Nah setelah koment buat menyalurkan saran tinggal di vote ya🙏
Terus dukung author,love all readers😚*
Bersambung
__ADS_1