Alya Love Story

Alya Love Story
Maaf


__ADS_3

Setelah setelah bekerja,bara pulang dengan hati gundah.Bukan ia tak bisa menghadapi kenyataan,memang ia yang salah saat ini.Agak nya ia harus meminta maaf pada sang adik nya yang telah di kekang nya selama ini.


Mungkin ia juga harus berterima kasih pada alya,perempuan yang telah di tolong nya itu.Karena nya milen adiknya bisa mengutarakan isi hati nya selama ini.Jika tak ada alya,mungkin milen akan lebih nekat kedepannya.


Bunuh diri mungkin adalah jalan yang akan di tempuh adiknya apabila ia sudah tak sanggup dengan semua keinginan sang kakak.


Pikiran tersebut harus bara buang jauh-jauh.Bagaiman pun kini ia harus menyelesaikan urusan nya dengan sang adik.


***


Setibanya di rumah,bara langsung mencari keberadaan milen adiknya.Tak menemukannya di dalam rumah lantas membuat bara memanggil seorang pembantu rumahnya.


Bara bertanya kemana perginya nya sang adik,yang sama sekali tak kelihatan batang hidung nya di rumah besar itu.


"Nona milen ada di taman tuan,sama non alya!!"Ucap pembantu itu.Sehingga membuat bara mengarahkan kaki nya ke taman rumahnya.


Benar apa yang di katakan si bibi,milen memang tengah di taman bersama alya.Baru akan melangkah kan kakinya,bara melihat ekspresi wajah adik nya itu tengah sedih.


Milen duduk di bangku ayunan sambil memperlihatkan kan wajah sedihnya pada alya.Tentu alya tak tinggal diam,ia kemudian berjongkok ke arah milen agar bisa sejajar dengan nya.


"Adek kenapè???"Tanya alya sembari menggunakan logat khas melayu.Suara nya terlihat sangat lucu dan mengemaskan.


Tapi karena suasana hati milen yang tengah di rundung kesedihan itu pun hanya mengabaikan aksi alya.


"Nilai ulangan bahasa inggris milen kecil kak!!"Ucap nya sembari menutup wajahnya dengan kedua tangan kecil nya.

__ADS_1


Alya kemudian melepaskan tangan milen kemudian menatap nya lekat.


"Trus kenapè,tak masalah kan.Yang penting milen tetap sabar.Allah tak kan marah la.Allah malah kalau milen sedih terus......Nanti akak bantu"Ucap alya yang kemudian mengelitiki badan milen sampai di empunya tertawa lepas.


Akh


Jerit milen yang tak kuasa menahan rasa geli nya akibat terus menerus di kelitiki oleh alya.


Milen mencoba berlari menjauh agar bisa selamat dari alya yang terus mengelitiki nya.Sampai milen tak sadar menabrak badan sang kakak.


Duk


Milen menatap mata sang kakak yang siap menerkam nya kala itu juga.Membuat hati milen sangat takut dan sesegera mungkin menjauh dari badan sang kakak.


Merasa sang adik akan menghindar dari depan nya,membuat bara langsung  memeluk badan adiknya erat.Ia tak ingin melihat adiknya  sedih kali ini.


"Maaf.....kak Bara udah salah sama milen Maaf karena mengekang milen....Maaf kak Bara yang selama ini ga tau perasaan milen..... Kak Bara mohon sama milen,maafin kakak....Kak Bara ga mau milen jauhin kakak..."


Mendengar permintaan maaf dari sang kakak,membuat hati milen sangat senang.Kini kakak nya tengah meminta maaf padanya.


"Milen maafin semua yang udah kak Bara lakuin ke milen hiks.....milen ga mau di kekang kak...hiks milen juga mau menjalankan amanat papah,tapi ga dengan cara seperti itu hiks......milen ga bisa hiks..."


"Maafin kakak,disini kakak yang terlalu egois!!"


"Milen udah maafin kakak dari awal,tapi kak Bara harus janji jangan lakuin itu lagi sama milen"

__ADS_1


"Kak Bara janji"


Milen kembali memeluk sang kakak yang kini telah berjanji akan berubah dan tak akan mengekang nya lagi.


Insiden itu pun tak luput dari pantauan alya,perempuan berkhimar hijau botol itu juga ikut senang bisa melihat kembali keharmonisan yang terjalin antara kakak beradik.


"Milen sekarang ke kamar dulu ya,kak Bara mau bicara dulu sama kak alya!!"


"Kak Bara ga akan usir kak alya kan???,mkak Bara ga akan bawa ka alya pulang kebandung kan??kak Bara ga akan pisahin milen sama kak alya kan??"Tanya milen bertubi-tubi.


Bara yang mendengar hanya melongo tak percaya.kasih sayang yang baru di berikan alya bisa membuat milen jatuh cinta dan tak ingin terlepas padanya.


Sungguh bara sedikit iri dengan alya.Bagaimana tidak,adiknya milen sampai tak ingin terpisahkan dengan alya yang notabene nya orang baru di rumahnya.


Tak ingin mendapat kecemburuan akibat pertanyaan yang di layangan milen membuat bara mengambil antisipasi.


"Milen ga usah khawatir,semua itu ga akan terjadi.kak bara hanya mau bilang sesuatu kok sebentar.Jadi kak Bara mohon sama milen supaya masuk ke kamar"


"Baiklah milen masuk ke kamar dulu kak"


Bukannya memberi sebuah pelukan,milen justru lari ke arah alya sambil mencium kening dan memeluknya.


Lagi


Bara tersulut api cemburu pada alya,yang mendapatkan kasih sayang lebih dari adiknya itu.Sedangkan yang menerima perlakuan tersebut hanya tersenyum sambil membalas pelukan dan ciuman yang milen berikan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2