
Perempuan....yang begitu setia menemani mu saat kau sedang susah maupun senang,meski derasnya hujan menjauhi mu dari langit,tetapi dia tetap bertahan supaya bisa menemani keluh kesahmu.Saat kau terjatuh,dia tetap berada di samping mu untuk membantu agar kau kembali bangkit dari masalah yang kau hadapi.Dan semua itu di lakukan oleh AKU.Seorang yang mencintaimu dengan ikhlas tanpa berharap kau berubah menjadi orang lain.
Sayang nya semua yang di dambakan olehku tak menjadi kenyataan.Berusaha menjadi lebih baik menerimanya segenap hatiku,tapi kembali kau kecewakan aku.Di titik itu aku telah menyerah,semua yang aku inginkan hancur tak bersisa.Mungkin pintu kebahagiaan ku itu semakin jauh dengan engkau melakukan semua itu padaku.Lebih tepat nya pada hatiku.
Hati yang ragu itu kembali kau beri luka,sebelumnya ku beri kepercayaan dan kesempatan.Tapi kembali kau rusak dengan luka yang bertambah lebar dan dalam.Ingin sekali aku mengeluh pada sang Ilahi yang selalu membuat keraguan akan semua sikapnya.Hingga di saat puncak nya,aku tak lagi bisa menahan semua bentuk kasih sayang mu yang berwujud cobaan pedih padaku.
Menyerah,yang akan aku lakukan selanjutnya.Bukan berarti aku kalah dengan semua cobaan yang kau berikan.Tapi aku berusaha untuk mengalah agar tak banyak hati yang tersakiti.Cukup hati ini yang terluka, dan tak ada lagi.Berserah diri pada sang Ilahi yang telah memberikan,cobaan,rasa cinta,kebahagian,kesabaran,juga pengorbanan.Demi melihat dia bahagia aku sanggup pergi jauh dari hidupnya.
***
Jauh-jauh hari bara dan alya juga keluarga kedua belah pihak menyiapkan beberapa keperluan seperti gedung,baju,undangan,juga Catherine untuk pernikahan mereka yang akan di gelar tepat tanggal 1 April 2020 di sebuah gedung mewah.
Semuanya sangat bahagia,akhirnya alya dan bara bisa bersatu dalam sebuah hubungan pernikahan yang suci.Terlebih begitu banyak keluarga bara yang datang dari luar negri.Dari pihak alya hanya ada paman dan bibi nya saja,sedangkan kedua anaknya belum pulang dari luar negri.Mungkn saat pernikahan baru mereka akan hadir itu pun jika bisa menunda pekerjaan mereka yang terbilang sangat padat.
Ada beberapa hal yang memang di mana bara dan alya sulit bertemu.Bagaimana tidak,keluarga bara selalu membawa alya untuk mengobrol di kamar.Sedangkan bara di ajak Ali dan kakek nya mengobrol kan perusahan yang berkembang pesat.Sampai malam tiba,bara maupun alya tak bisa bertemu karena tuntutan keluarga yang mengharapkan jika mereka tak bertemu sebelum hari pernikahan.
Satu hari,dua hari,tiga hari,undangan telah di sebarkan pada seluruh mitra bisnis bara juga alya.Yang lebih utama keluarga dan sahabat yang akan juga di undangan oleh bara dan alya.
Empat hari,lima hari,mereka menyempatkan untuk melihat gedung yang akan di jadikan tempat pernikahan.Bahkan alya dan bara sangat terpukau dengan hiasan yang setengah jadi itu.Bunga mawar putih menjadi tema yang di gunakan di setiap sudut gedung itu.Sayang nya bara dan alya tak bertemu bersamaan.
Malam hari sebelum hari H,bara seperti orang yang tengah mencuri untuk menemui alya di kamar milen.Bagaimana tidak,jika saja mamah atau keluarga nya tau,pasti ia tak di persilahkan untuk bertemu dengan alya walau hanya sebentar.
Bara tutup pintu kamar milen pelan agar tak ada suara yang di hasilkan nya.Ia menatap alya yng berdiri di dekat jendela kamar milen.Rupanya ia tak mengetahui kedatangan bara.Dengan begitu bara lebih mudah memberi kejutan pada alya.Ia berjalan mendekat dengan suara langkah kaki yang hampir tak terdengar.
Sampai di belakang tubuh alya,buru buru bara memeluk erat tubuh yang sangat ia cintai itu.Si empunya tentu sangat terkejut,ingin sekali ia menoleh tapi rasanya tak bisa karena pelukan yang bara berikan begitu erat.
__ADS_1
"Sedang apa tuan putri ku disini sendirian? "Ucap bara yang menaruh kepalanya di bahu alya.
"Merasakan udara malam yang dingin ini....kenapa kau kesini?jika mamah tau mungkin kau akan habis di marahi oleh nya"
"Tak akan ada yang memarahiku karena berusaha bertemu dengan calon istri syurga dan dunia ku"
"Aku sangat takut dan gugup"
Bara kemudian membalikkan tubuh alya agar menghadap padanya.Ia tatap mata alya begitu lekat,mencoba meyakinkan keraguan nya.Tangan alya ia pegang dan bara mengatakan.
"Jangan gugup,aku akan selalu bersama apa pun yang akan terjadi nantinya"
"Aku tau,rasanya akan ada hal buruk yang terjadi saat pernikahan kita"
"Tidak mungkin,semuanya pasti baik-baik saja.Lebih baik tuan putri Cantik ku ini tidur,karena besok hari yang sangat panjang bagi kita berdua".
Setelah sholat subuh,yasmine dan mitha masuk kekamar alya dengan segera membawa seorang ahli maké up untuk mendandani alya.Di hari pernikahan nya ini alya mengenakan gaun putih yang cukup panjang,sedang khimar yang nantinya menutup hingga bawah dada.Cukup lama mereka membantu alya merias diri,mitha yang juga masuk kekamar sang putra itu pun mengecek keadaan nya.
Tampan seperti biasanya,hingga tak terasa air mata mitha jatuh di depan sang putra yang akan menikah hari ini.Bara dengan cepat menghapus air mata sang mamah.
"Mamah kenapa sedih sih?"
"Mamah bukan sedih,tapi terharu karena putra mamah akhirnya menikah.Dan nantinya akan pergi dari sisi mamah"
"Mamah apaan sih,bara ngga akan pergi jauh kok...."
__ADS_1
"Mungkin kalau papah kamu masih ada disini,dia pasti seneng banget kan?"
"Iya mah,bara juga berharap seperti itu.Tapi sudahlah.....yang terpenting sekarang bara masih punya mamah yang ada di dekat bara.Alya gimana mah?udah beres apa belum!"
"Alya belum selesai,kamu tau kan kalau perempuan itu butuh waktu.Ya udah mamah tinggal sebentar kekamar calon istri kamu ya"
"Ikut dong mah"
"Nggak usah,nanti juga kamu lihat"
Mitha keluar dari kamar bara,ia melihat calon menantu nya telah selesai di rias,tinggal mengganti baju pengantin yang menjumtai panjang ke bawah itu.
Selesai merias alya dan bara,mereka berdua kemudian di bawa kegedung pernikahan.Bara dan alya sengaja tak satu mobil oleh para keluarganya.Karena mereka ingin bara maupun alya bertemu saat di pelaminan.
Tepat pukul sepuluh siang itu,banyak tamu undangan yang hadir di aula utama.Dengan begitu keluarga besar dari pihak bara bertugas untuk memberikan kesan baik bagi para tamu yang hadir.Setiap tamu di persilahkan duduk begitu pula dengan seorang laki-laki yang hadir di pernikahan besar itu.Wajahnya tampan dengan jas hitam melekat cocok di tubuhnya.Aura kharisma nya terpancar membuat segelintir perempuan terpukau oleh ketampanan nya.
Laki-laki itu berjalan nenyalami beberapa orang yang ia kenal betul,sebenarnya ia tak tau siapa pemilik resmi perusahaan ADM group yang akan menikah hari ini.Rasa penasaran nya ia tahan nanti setelah bertemu dengan kedua mempelai.
***
Perempuan yang memakai baju hitam itu terlihat sangat marah melihat isi ponselnya.Ia tak terima jika ia harus menerima kekalahan secepat ini.Di lemparnya keras ponsel miliknya itu kelantai.
"Jadi kau ingin menikah bukan dengan ku?Baiklah.....tunggu saja,akan ku buat pernikahan mu hancur tanpa bersisa"Ucap susan seraya mengepalkan kedua tangan nya.
Berita-berita itu masih berputar di otaknya,jika pemilik ADM group atau CEO Bara aditama akan melangsungkan pernikahan nya bersama perempuan berkhimar.Tentu hal itu semakin membuat susan semakin marah tak terkendali.Ia mengambil kunci mobil lalu membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1
Bersambung