Alya Love Story

Alya Love Story
Kemarahan zydan


__ADS_3

Setelah kejadian cekcok itu,rian mendapatkan taxi yang membantunya sampai kerumah bara.Ia duduk di ruang tamu sembari menunggu kedatangan bara dan alya.Seorang pelayan memberi teh dan camilan untuk di sajikan kepada rian.Tak lama bara dan alya sampai,melihat wajah rian yang suntuk membuat bara semakin tertarik mengetahui yang terjadi.


"Jadi gimana,urusan loe udah kelar??"


"Udah lah....gue baru ketemu ama perempuan yang cerewet nya minta ampun.Sama persis ama emak gue kalo ngomong.Untung aja ada tuh abang nya yang bentak dia,jadi gue ya...gitu lah"


"Awas....nanti jodoh!!!"Goda alya sembari mengambil camilan yang ada di meja.


"Ish.....amit-amit dah tuh perempuan bukan tipe gue kali.Oh iya,boss kerjaan udah kelar belum.Gue mau minta cuti 3 hari boleh ngga?"


"Nggak boleh..."


"Mas bara jahat banget sih,kasihan tuh rian kan cape harus banyak istirahat apalagi kerja sama bos judes kaya kamu"


"Dia itu only 24 jam kerja sama aku,jadi ngga ada libur"


"Istri baik,sholehah,cantik,lah suami nya jutek,judes,galak....ampun deh!!"Gerutu rian yang masih terdengar ketelinga bara.


"Gue denger oon,bilang terus terang aja"


"Eh....hehe,engga boss.Gue masih kesel aja sama itu perempuan.Ngga habis pikir banget gue,kaya nya dia di manja banget deh sama orang tua nya.Ama abang nya juga di sayang banget,tapi tetap rada kasar dikit"


"Emangnya nya kenapa sama abang nya?"Tanya alya penasaran.


"Enggak ada apa-apa sih,cuma di saat perempuan itu ngadu,dia langsung percaya dan membelanya.Tapi saat gue jelasin dia paham dan langsung marah padanya"


Sontak saja pernyataan itu membuat alya dan bara terkejut.Mereka sama-sama mengingat seseorang yang mereka hafal dan selalu melakukan hal itu.


Alya membayangkan jika itu adalah zya dan zydan.Sejak kecil zydan selalu meminta alya memberikan mainan pemberiaan kakek nya pada zya.Tapi setelah zydan tau jika zya pun di berikan mainan,langsung saja mainan itu di ambil kembali dan di kembalikan pada alya.Zydan tak peduli pada sang adik walau menangis histeris.


Begitu pula dengan bara,ia kembali mengingat sosok zya dan zydan yang pernah di ketemu nya di London inggris.Saat itu ia baru menjalankan kerja sama dengan salah satu perusahaan ternama di London.

__ADS_1


Lamunan bara dan alya terhenti kala rian membangunkan mereka berdua dengan gebrakan tangan ke meja yang sangat keras.


"Ngelamun aja sampai segitu nya.Sadar......ini masih siang,kompak banget sih"


"Sekali lagi loe bikin gue jantungan,gue ngga segan-segan potong gaji loe yah"


"Eits......boss jangan marah dong,habis aku di kacangin sendiri.Kalian berdua malah asik melamun dalam dunia yang entah bahagia atau senang itu"


"Alah.....alasan"


"Al.....boleh ngga aku makan siang disini,soalnya udah laper banget nih?"


"Astagfirullah haladzim,maaf nya rian....aku lupa menawarkan kamu makan siang.Kalau gitu kita ke meja makan aja,tadi aku udah masak banyak juga"


"Asyik....punya nyonya boss pengertian banget deh"


Rian berjalan kearah meja makan diiringi bara dan alya,mereka makan siang bersama dengan makanan yang telah tersaji di meja makan.


Setelah itu,bara mengajak rian untuk menyelesaikan proyek baru perusahaan di ruang kerja.Sedangkan alya menyibukkan diri dengan mencuci piring.


Zydan duduk sembari bersindakap kearah zya yang tengah menunduk.Ada pula ali dan yasmine menyaksikan putra nya menghakimi adiknya sendiri.Ali dan yasmine sangat kenal dengan sifat kedua anaknya.Zya yang manja,dan zydan yang keras namun penyayang.Kedua nya seperti jarum dan benang yang selalu terikat.


Terlebih zya akan lebih takut jika zydan lah yang memarahi nya.Sering kali zya meminta pertolongan pada sangĀ  abi atau umi agar zydan tak lagi marah padanya.Alhasil yasmine dan ali harus turun tangan menasihati zydan yang terlanjur marah pada zya adiknya.


Walaupun begitu,sangat terlihat jelas bilamana zya terluka,zydan tak akan tinggal diam.Prinsip zydan cukup simple jika benar tingkatkan,jika salah di benarkan.


"Abang....zya minta maaf,zya mengaku salah.Abang jangan marah lagi ya?"Pinta zya memelas.


Wajah zydan masih tak bersahabat ia masih malu dengan perbuatan zya.Ia tak habis pikir membela di pihak yang memang salah.Seperti biasa,ali akan ada di tengah pertengkaran antara kedua anaknya.


"Abang.....sudahlah,adek mu sudah minta maaf.Lagi pula si pengemudi mobil itu pun tak menuntut.Sekarang lebih baik kalian jadikan itu pelajaran yang tak boleh di ulang kembali"

__ADS_1


"Tapi bi,zya itu keterlaluan.Abang malu,saat orang itu meminta zya minta maaf.Tapi apa yang zya lakukan,dia malah masuk kemobil.Abang ngga suka zya ngga bertanggung jawab gitu"


"Abi tau,tapi sekarang zya udah minta maaf dan menyadari kesalahan nya"


"Tetap aja bi,seharusnya zya itu minta maaf ke orang itu bukan ke zydan...."


"Abang zya udah minta maaf,tapi kenapa abang terus menyudutkan zya yang salah"


"Ya emang kamu salah,dan sepantasnya kamu minta maaf ke dia"


"Zydan,kamu ngga harus kaya gini nak sama adik mu sendiri.Betul kata abi mu itu,jadikan pelajaran dan jangan di ulangi"Ucap yasmine dalam mode memeluk tubuh sang putri.


"Terserah..."


Zydan memilih pergi dari ruang tengah rumah nya.Ia tak mau jika nanti emosi nya semakin tak terkendali.Ali lalu menenangkan zya yang masih menangis itu.Setelah dirasa sang putri baik,ali menyuruh yasmine membawa nya masuk ke kamar.


Ali mengetuk pintu kamar sang putra yang tak terkunci dan sedikit terbuka itu.Setelah zydan memperbolehkan nya,ali pun masuk dan duduk di samping zydan.Ali sangat tau jika putra nya masih sangat kesal dengan ulah adiknya.Salah satu cara zydan melindungi,menyayangi,mendidik zya itu dengan bersikap kasar dan tegas.Sehingga ketegasan itu sering kali membuat perang antar zydan dan zya.


"Abi ngerti abang masih kesal sama zya kan?"


"Bukan gitu bi,abang ngga suka aja zya bersikap tak bertanggung jawab.Terlebih zya bersikap acuh saat ia berbuat salah"


"Semua itu sudah cukup untuk zya.Abi lihat dia sangat sedih dan bersalah,zya mengatakan akan meminta maaf jika bertemu orang itu lagi"


"Apa zydan terlalu keras sama zya bi?"


"Tidak....semua itu tidak salah,abi mengerti jika abang ingin melindungi zya.Tapi mungkin cara abang terlalu rentan mengenai hati zya"


"Mungkin abang pun harus meminta maaf pada zya"


"Kalau begitu abi tinggal dulu"

__ADS_1


Zydan termenung dalam lamunan nya.Ia mengerti dan mencerna pernyataan ayahnya.Bahwa sebuah masalah tidak akan selesai bila semua nya memakai keegoisan.Sabar dan saling mengerti adalah hal yang paling utama dalam memecahkan masalah.Kini zydan berusaha lebih dewasa menanggapi semua sikap zya yang masih membutuhkan bimbingan.Ia tak mau bila zya menjadi anak manja,seperti yang orang lain katakan.Zydan hnya ingin zya lebih dewasa dan paham cara pola pikir nya.


Bersambung


__ADS_2