
Flash back
Angin sedikit berhembus kencang saat suasana di kota London inggris itu di guyur hujan salju.Perempuan cantik memakai syal tebal itu terlihat menangis di bangku taman.Padahal malam itu cuaca sangat dingin pun turun salju.
Tiba-tiba saja seorang pemuda berjas lengkap itu menghampiri nya sembari membawa payung.Tentu perempuan itu menengahkan pandangan dan melihat wajah laki-laki itu.
Sungguh tampan dengan rahang yang kokoh,senyuman indah,bulu mata lentik itu langsung membuat hati si perempuan yang tengah bersedih langsung berhenti terganti rasa kagum.
"Sedang apa disini malam-malam,lebih baik saya mengantarkan nona pulang kerumah.Takutnya keluarga nona khawatir!!"
Perempuan itu serasa di beri kehangatan yang hakiki oleh laki-laki yang baru bertemu dengan nya itu.Jangan lupa dengan senyuman manis nya yang mengembang sempurna.
Tapi hati perempuan itu teringat setelah sang laki-laki bertanya hal itu padanya.Ia kembali menunduk menangis sejadi-jadinya.
"Hei....ada apa?apa aku berbuat salah padamu.Tolong jangan menangis seperti ini"
"Aku ngga mau pulang....percuma ngga ada yang sayang sama aku,abang jahat ngga pernah suka sama hidup aku"
Laki-laki itu lantas duduk berdampingan dengan perempuan yang masih menangis itu. Ia mengambil salah satu tangan nya untuk berjabat tangan.
"Nama ku bara aditama,senang bertemu dengan kamu.Dan boleh saya tau nama anda nona?"
Perempuan yang masih menangis itu lantas menoleh kearah laki-laki bernama bara aditama itu.Ia mengusap air matanya yang masih menetes di pipi mulus nya.
"Saya zya aliasya....biasanya di panggil zya"
"Namanya sangat bagus,boleh aku tau permasalahan mu hingga menangis di bawah hujan salju malam yang dingin ini?"
"Itu...."
__ADS_1
"Tak apa jika tak ingin bercerita,santai saja.Lebih baik sekarang kamu ngga usah menangis.Aku yakin jika kakakmu itu hanya khawatir tentang karier yang akan kamu jalani"
"Tapi dia itu ngga sayang sama aku,bukti nya dia ngga cari aku.Pokonya aku ngga mau pulang kerumah"
"Bagaimana dengan kedua orang tua mu,pasti mereka cemas dan sedih melihat putri nya tak ada di rumah"
"Mereka tak ada disini,aku tinggal berdua dengan kakak ku di Inggris.Ayah dan ibu ku tak akan mengetahui nya jika tak di katakan oleh kakak ku yang dingin dan keras kepala itu"
"Mungkin kau salah mengartikan disini,barang kali kakak mu itu sangat mencintai dan menyayangimu hingga ia berhati-hati dalam memilih tindakan..."
Zya memikirkan kembali ucapan bara yang mungkin ada benarnya juga.Hujan salju semakin deras di sertai angin yang cukup kencang.Membuat bara mengajak perempuan itu untuk pulang.
Kesekian kalinya ia menolak ajakan bara untuk mengantarnya pulang hingga mobil suv itu terparkir tak jauh dari bangku taman yang tengah di duduki zya dan bara.
Langkahnya terhenti kala benar melihat wajah adiknya yang di cari kesana kemari.Hatinya sungguh senang sehingga tubuhnya tertarik untuk memeluk sang adik erat.Perasaan tak pernah bohong,begitu pula cinta dan kasih sayang seorang kakak.
Air mata yang tak lagi meneteskan itu kembali pecah.Zya menangis di pelukan sang kakak.Ia mengadu sikap kakak nya yang menurut nya sedikit kasar dan kejam.
"Terimakasih untuk tadi,perkataan mu benar.Semoga lain kali kita bertemu lagi"
Zya melangkahkan kaki nya lebih dulu pada mobil sang kakak yang tak terparkir jauh di ujung jalan sana.Sedangkan ia masih berdiri menatap bara penuh bahagia.
"Thanks......buat nenangin adek saya.Maaf sudah menyusahkan,lain kali saya akan mentraktir anda"
"Itu tidak perlu,lusa hari lagi saya pulang ke Indonesia.Dan lagi semua itu masalah kecil,saya membantu nya dengan ikhlas"
"Kalau begitu saya pamit"
Zydan lalu menyusul kepergian sang adik yang sudah ada di dalam mobilnya.Begitu pula dengan bara yang juga pulang dengan mobilnya.
__ADS_1
Dari pertemuan itulah membuat zya merasa jatuh cinta pada pandangan pertama.Bara sungguh telah meluluhkan dinding es dalam hatinya.Zya berandai-andai bisa bertemu lagi dengan bara.
Sesampainya di rumah,senyuman itu tak lepas dari wajah zya.Pikiran nya masih terbayang degan kata-kata mulus dan indah milik bara.Zydan yang merasa bersalah pada sang adik itu lantas berbicara baik-baik dengan zya.Agar ia tak salah paham lagi dengan ucapanya.
"Zya....abang minta maaf,mungkin menurut zya abang terlalu keras dan kasar sama Zya. Tapi zya harus tau,semua itu abang lakukan karena...."
"Abang sayang sama zya kan?untuk itu zya mau ucapin makasih.Tapi zya juga mohon sama abang jangan larang zya ngga masuk dunia peran bang"
"Abang ngerti zya suka sama dunia peran, tapi abang ngga yakin jika zya mampu menghadapi persaingan antar aktris dan aktor disini"
"Please truest me.....zya akan melalui nya dengan senang hati jika abang izinin zya"
Zydan membuang nafas nya kasar, sulit jika berurusan dengan keputusan zya adiknya.Ia akan kukuh pendirian sebelum dirinya mengizinkan.
"Okey.......abang akan setia mendukung zya di belakang layar.Jadi jangan ragu untuk melihat ke belakang meminta bantuan abang"
"Thank you so much,abang the best pokonya....I love forever " Ucapnya seraya memeluk tubuh sang kakak yang jauh tinggi darinya.
Zya masuk ke kamar setelah kakak nya masuk keruang kerja untuk mengerjakan beberapa berkas perusahaan milik nya.Sedang zya sendiri masih tersenyum membayangkan wajah bara.
Ia tak bisa tidur sebelum mengetahui identitas bara sebenarnya,lalu zya berinisiatif mencari nya di laman browsing di ponsel nya.
Link
*Bara aditama seorang laki-laki yang baru saja menjadi CEO muda di perusahaan milik ayahnya.Bakatnya yang melebihi kecerdasan siapapun itu mampu meningkatkan saham perusahaan nya dalam waktu yang cukup singkat.Sepeninggal ayahnya,bara sering kali di takuti oleh pebisnis lain yang kalah dengan strategi jitu milik bara.
Tak ayal,jika sampai sekarang banyak perempuan mengagumi nya.Bukan saja paras nya yang tampan,juga kehidupan sosial nya yang mapan.Bara juga di isu kan belum memiliki dambatan hati.Ia lebih memilih fokus pada karier nya yang tengah naik daun itu*.
Keterangan terakhir itu cukup membuat zya senang bukan main.Ia berniat menjadikan bara sebagai pujaan hati yang akan ia gapai.Walau zya tau entah kapan ia akan bertemu kembali dengan bara.
__ADS_1
Dari saat itu lah,bara dan zya tak pernah bertemu.Kejadian itu juga adanya awal dan akhir pertemuan mereka.Tetapi karena cinta zya begitu besar.Ia rela tak berhubungan dengan laki-laki manapun selain kakak nya agar menjaga hatinya tetap untuk bara.
Bersambung