Alya Love Story

Alya Love Story
Koper tertukar


__ADS_3

Pagi ini serasa hari yang sangat indah,terlihat dengan wajah alya maupun bara yang terus berseri-seri.Semua barang sudah di packing rapih oleh para pembantu.Sehingga pagi-pagi itu juga bara mengajak alya pergi ke bandara.


Alya tak tau menau soal rencana bulan madu ini,ia cukup dengan mengikuti semua yang telah di rencana kan bara sebelum nya.Jauh-jauh hari pula,bara sudah memerintahkan rian agar mengurus semua pekerjaan nya selama satu bulan.


Bara juga sangat berharap,dengan rencana bulan madu nya kali ini.Ia bisa bahagia dengan alya tanpa ada masalah lagi.Harpan bara jika zya lah masalah terakhir baginya juga alya.Ia tak mau melihat alya terus sedih dan tersakiti.


Kini waktu nya sangat tepat,memulai awal baru di mana hanya ia dan alya.Menciptakan dunia kebahagian dengan adanya bara junior ataupun alya junior.


"Mas.....sebenarnya kita mau bulan madu kemana sih?"


"New York City " Jawab bara santai.


"New York!!!bukan kah itu sangat jauh....Apa mas yakin mau pergi ke sana?"


"Tentu saja,aku lebih ingin bila kita berkeliling dunia bersama.Hanya berdua,kau dan aku pasti nya"


Sungguh alya sangat terharu dengan ucapan  bara.Hati nya sangat bahagia,melihat bara begitu tulus mencintai nya.


Abi.....sekarang alya bahagia.Abi jangan khawatir disana,cukup temani umi.Doa alya dalam hati kecil nya.


Sebuah air mata meloloskan dari pelupuk mata alya yang indah,membuat bara berbalik memeperhatikan nya.Di usap nya pipi yang terkena air mata itu.


"Sayang....kamu kenapa nangis gini?apa ucapan aku salah?"Tanya bara terlihat sangat khawatir.


"Tidak,ini bukan tangis kesedihan"


"Lalu " Tanya bara lagi


"Ini tangis kebahagian,aku sangat bahagia,mendapat suami yang tulus mencintaiku.Ia selalu menyayangi dan melindungi ku.Sering kali aku merasa tak pantas sejajar dengan mas,tapi ucapan mas barusan membuat hatiku sangat terharu"


"Sayang jangan bilang jika kau tak pantas bersanding dengan ku,allah tau jika tulang rusuk tak akan tertukar.Begitu pula dengan mu,yang terkhusus di buat hanya untukku"


"Terimakasih mas..."


Bara memeluk alya erat,memenuhi nya dengan penuh kehangatan.Alya pun senantiasa menyandarkan kepala di dada bidang milik bara.Membagi perasaan cinta satu sama lain.


Mobil berhenti,sang supir bersuara bila mereka telah tiba.Refleks alya melepaskan pelukan bara,ia sungguh malu karena lupa bila mereka tak berdua.


Bara menggenggam tangan alya, yang satu nya lagi menarik scroll koper berwarna navy yang lumayan besar.Mereka segera check out Karen penerbangan akan segera  lepas landasi lima menit lagi.


Butuh waktu sekitar 21 jam untuk bisa sampai di New York,terlebih kedatangan yang tentu nya membuat badan terasa lelah membuat alya dan bara tak begitu memperhatikan saat mengambil koper.


Dua koper itu di angkut ke dalam bagasi taxi yang di pesan oleh bara sebelum nya.Sehingga ia tak perlu repot-repot menunggu.Melihat keadaan sang istri,membuat hati bara terkemuka untuk memeluk nya erat.


"Tidurlah....pasti nyonya bara sangat lelah,setelah sampai hotel akan aku bangunkan"


"Hm...."


Alya terlelap dalam tidur nya,ia membiarkan pundak sang suami menjadi bantal empuk untuk nya tidur.Kima belas menit setelah perjalanan dari Bandara menuju hotel yang sudah di pesan,sopir membawakan koper bara juga alya.

__ADS_1


Tak tega membangunkan alya yang masih tidur,bara memilih menggendong nya masuk ia meminta pelayan hotel membawa koper milik nya.


Di letakkan nya tubuh sang istri di ranjang berukuran king size itu.Bara lalu membuka koper nya, ia bergegas mandi lalu berganti baju.Mengingat jika ia sangat kegerahan padahal ada AC yang cukup untuk mendinginkan ruangan.


Alya mengeliat,ia terbangun dari tidur nya.Alya sadar bila ia sudah sampai di hotel.Mendengar suara gemericik air dari kamar mandi membuat alya paham jika bara tengah mandi.


Tak lama pintu kamar mandi terbuka,memperlihatkan sosok laki-laki tampan.Ia memakai handuk sebatas pusar hingga lututnya.Belum lagi rambut basah nya membuat alya tersenyum karena terpesona pada suami nya sendiri.


"Apa istri cantikku ini terpesona?"Tanya bara bermaksud menggoda


"Mas....apaan sih,engga kok"Sangkal alya cepat


"Jangan bohong,itu pipi udah merah loh..."


"Ma-masa sih mas?"Alya mencoba memberikannya dengan berjalan ke arah cermin besar.


Bara juga ikut mendekat kearah sang istri yang tengah mencari alasan karena rasa malu nya.


"Coba aku lihat lagi


Bara membalikkan badannya alya agar menghadap tepat kearah nya.Tanpa disadari ia mendapatkan sebuah ciuman hangat pada bibir imut alya.


Alya sedikit terkejut,tapi ia tak menolak nya.Malah alya terbuai dan terhanyut dalam ciuman hangat yang di berikan bara padanya.


Lama dan lama semakin membuat mereka tak terkendali.Tapi air yang terus jatuh dari rambut bara membuat sebagian khimar yang di pakai alya basah.Tentu hal itu sangat mengganggu mereka berdua.Akhirnya ciuman itu terhenti,alya langsung memperlihatkan wajah cemberut nya.


"Ada apa?bukankah kamu sangat menikmati nya"


"Ya udah aku minta maaf"


"Hm...."Dengus alya


"Kamu marah,kan aku ngga sengaja.Lagi pula kita sama-sama terhanyut dalam ciuman itu"


"Aku mandi dulu ajah"


Alya menghampiri dua koper yang ada di dekat ranjang.Ia membuka koper yang dirasa milik nya.Matanya terbelalak saat melihat jika koper itu bukan berisi baju-baju milik nya.Melainkan baju setélan formal milik laki-laki.


Tak mau salah menduga,alya membuka koper satu nya lagi memastikan jika itu benar milik nya.Namun lagi-lagi,hanya setumpuk pakain laki-laki yang jelas milik suami nya.


"Mas...."Panggil alya cemas


"Ada apa?"Tanya bara lalu berjalan kearah di mana alya berada.


Bara juga terkejut mengikuti ekor mata sang istri yang masih terdiam tak percaya.Ia juga tak habis pikir bila koper milik alya itu tertukar,alhasil hanya pakain pria yang ada di sana.


"Mas gimana nih,koper nya tertukar....Aku ngga ada baju buat ganti nya"


"Kok kita ceroboh banget sih"

__ADS_1


"Mas....ngga mungkin juga buat pakai baju ini lagi,soalnya udah bau keringat ih"


"Kamu yang tenang yah,gimana kita pergi cari ke luar?"


"Memang nya ada toko yang buka jam segini?Lagi pula jarang juga kan yang jual baju gamis disini"


"Kamu benar juga,Hm...."


Bara berpikir sejenak mencari cara agar masalah nya cepat terselesaikan juga sang istri tak kedinginan karena khimar yang basah.


Entah dari mana pastinya,ide itu tiba-tiba muncul di otak bara.Ia mengambil sebuah kemeja formal berwarna putih milik nya,lalu ia berikan lada alya yang masih tak mengerti.


"Untuk sekarang pakai itu saja,besok kita akan coba mencari baju lagi untuk kamu kenakan"


"Ini....Apa tidak ada yang lain mas?"Nego alya melirik kemeja putih milik bara.


"Tidak ada,lebih baik sekarang kamu mandi udah malam juga"


"Iya deh"


Alya membawa kemeja yang di pilihkan oleh bara.Ia membersihkan diri dari keringat yang melekat pada tubuh nya.Bara yang tengah menunggu alya itu dengan santai nya duduk sembari memainkan ponsel miliknya.Bara mencari toko yang memjual baju untuk muslimah yang dengan dengan hotel yang di tinggali nya.


Berbeda dengan bara,alya yang sudah selesai dengan acara mandi nya itu cukup ragu dengan pakain yang di bawa nya.Pasalnya tak ada celana yang bisa ia pakai juga.Kemeja itu pun terlihat sangat besar bila ia memakai nya.


Benar saja,alya melihat kecermin.Ia sedikit terkejut saat melihat dirinya sendiri.Baju itu terlihat kebesaran dengan tubuh alya yang mungil.Untung nya kemeja itu sedikit panjang hingga sebatas pertengahan paha milik alya.


Tak ingin berlama-lama di kamar mandi membuat alya berniat untuk keluar.


"Mas....."Panggil alya


***


Episode ini di buat sangat special dan sedikit panjang cerita nya😊,author juga mau kasih visual buat tokoh bara dan alya😄.Takut nya ada yang penasaran😆.Pokoknya yang suka dan ngga suka bisa koment di bawah😉!!!!



~Alya ainiyah😙~


Lahir di Bandung,memiliki darah sunda asli membuatnya bangga tersendiri.Walauoun kedua orang tuanya telah wafat,tak melunturkan kecerian nya selam ini.Sifat nya yang lemah lembut,baik tentu menarik banyak kaum adam untuk mendekati nya.Tetapi hatinya tentu berlabuh pada seseorang yang akan menemaninya sampai tua,yakni bara aditama.



~Bara aditama😍~


Lahir di Inggris,saat kedua orang tuanya dalam perjalanan bisnis.Bara mewarisi wajah tampan dari sang ayah yang berdarah Korea,sedangkan sang ibu berdarah asli Indonesia,yakni Jakarta. Sifat nya yang dingin dan cuek membuat nya selalu jauh dengan mahluk bernama perempuan.Tapi bukan berarti membuat semua perempuan tak ada yang mendekat padanya.Terlebih ia sering bertengkar dengan adiknya Milena aditama.


Jadi gimana para readers suka ngga????


Koment yah😄😄😄

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2