Alya Love Story

Alya Love Story
Jjajamyeon ,Sate Madura ,Kebab


__ADS_3

Bara kembali membawa gudibag yang berisi dua buku tebal pesanan alya.Yang duduk kemudian menoleh merekahkan senyuman bahagianya.Ia mengambil buku itu dari tangan sang suami.Bara duduk di tepi ranjang yang kemudian di ikuti oleh alya,matanya masih menelusuri setiap halaman buku itu.


Bara ikut bahagia melihat senyuman itu terpancar di wajah sang istri tercinta.Tubuhnya nya yang lelah seketika sirna karena senyuman hangat milik alya.


"Mau aku bacain?"Tawar bara karena sebelum pergi alya memang meminta bara untuk membacakan untuk nya.


"Eh...ngga usah,mending kita cari makan aja mas"


Baru tenang dengan pikiran nya,bara lagi-lagi di buat lelah oleh sikap alya.


"Nanti aja ya"Pinta bara


Dengan cepat alya memperlihatkan wajah Baby pace nya agar sang suami luluh lalu menuruti keinginan nya.


"Memang nya istri cantikku ini mau makan apa,Hm ?...... "Tanya bara


"Tapi mas jangan marah dulu"


"Iya....trus kamu mau apa jadi nya?"tanya bara lagi


"Mau jjajamyeon,sate Madura,sama kebab"


Bara melotot mendengar permintaan alya yang tak di duga sebelum nya.Tiga makanan itu loh,yang sama sekali berbeda satu sama lain.Jjajamyeon itu makanan khas korea,sate Madura ya di Indonesia,jangan lupakan kebab yang asal nya dari Turki.Sedangkan mereka sendiri di New York,mana mungkin sehari langsung dapat.


"Sayang kamu ngga salah minta kan?semua makanan yang kamu minta itu beda negara"Jelas bara


"Aku tau kok,tapi mas udah janji kan mau beliin makanan nya"


"Iya sayang,tapi di sini mas kira ngga bakal nemu,Kalau di Indonesia sih mas bisa cari"


"Ya udah,kalau gitu kita pulang sekarang aja mas.Toh bulan madu nya juga membosankan kok"


Dengan gampang nya dia mengatakan itu,ngga tau apa nih otak mau pecah Denger nya.Sabar bara....binih loe yang mau.Ujar bara dalam isi hati nya.


"Kamu benar mau pulang sekarang? Padahal bulan madu kita masih lama loh.Ngga sayang apa nanti nya"


"Engga mas,aku juga bosan disini.Kalau pulang kan enak bisa makan jjajamyeon,sate Madura,dan kebab yang mas beli nanti nya"


"Kalau itu mau kamu kita pulang sekarang juga"


Bara memesan tiket dari ponselnya.Detik itu juga mereka berkemas,lalu berangkat ke bandara New York.Di jalan alya melihat ice cream yang menurut nya begitu menggugah selera.


"Mas mau itu dong!...."Ucap alya sembari menunjuk gerobak ice cream di pinggir jalan.


"Hm....nanti kita terlambat sayang,nanti aja kalau udah sampe di bandara yah"


"Ngga mau mas,pengen yang itu!!!"Kekeh alya


Mau tak mau bara menyuruh sopir taxi itu berhenti.Bara lalu keluar menyerang jalan lalu membeli ice cream yang alya minta.


"How money?"


"Three dollar"


Bara memberikan uang pada si penjual, ia lantas kembali ke mobil memberikan ice cream rasa Macha.Padahal bara tau jika ice cream rasa itu ia yang menyukai nya,dan lagi alya memang tak suka dengan bau Macha.Membingungkan memang dengan mood alya yang berubah terus-menerus membuat Bara geleng-geleng kepala.


Tiba di bandara,bara dan alya menunggu waktu yang cukup lama.Alya merasa sangat bosan,ia lalu mengeluarkan buku tebal berjudul fatimah azzahra.Ia memberikan buku itu pada bara.Yang di beri malah bengong tak mengerti.

__ADS_1


"Mas aku minta di bacain yahh? "


What....buku setebal ini,alya kamu sadar ngga ini itu ekstrem banget.Berkas kantor juga ngga numpuk kaya gini.


"Hm sayang,mas bacanya kalau udah di rumah ya"Pinta bara


"Mas mah gitu,dikit-dikit nolak.....kan aku minta di bacain aja susah banget,kesel deh aku...."Ketua alya


Wajahnya memerah menahan rasa kesal nya terhadap sang suami yang tak paham akan rasa bosan yang menghampiri nya.


"Jangan marah dong,iya mas bacain.....sini"


Bara menaruh kepala alya di pundak nya,ia pun mulai membaca nya dari awal.Banyak orang memeperhatikan keromantisan alya juga bara.Aya yang iri,juga ada bahagia melihat nya.


Beberapa halaman bara membacakan nya untuk alya,sebelum suara pengumuman membawa mereka berdua masuk ke kabin pesawat.Butuh waktu yang lama agar alya dan bara bisa pulang.


Keesokan harinya mereka sampai di bandara nasional soekarno-hatta.Bara meminta rian untuk menjemputnya di bandara.


"Mas jangan lupa yah janji nya"


"Iya sayang,udah masuk dulu"Titah bara karena rian sudah tiba


Karena kelelahan mungkin,alya tertidur di pundak sang suami.Rian yang mengetahui alya tidur pun langsung bertanya penyebab kepulangan bara yang terbilang sangat cepat.


"Boss....loe udah balik aja,ada masalah ya"


"Engga kok,Oh iya gue mau loe cariin jjajamyeon,sate Madura,ama kebab ya.Trus kalo udah dapet anter ke rumah gue"


"Buat siapa boss?,banyak amat beli nya"


"Ya buat alya lah,siap lagi.Dia ngotot mau makan itu di New York.Lah karena ngga ada jadi kita pulang"


"Pergi ke negara nya,ya cari di google lah.Otak loe lemot banget sih"


"Hehe....Maaf boss otak nya emang lagi lemot,iya nanti gue anter ke rumah"


Sesampai nya di rumah,bara menggendong alya masuk kekamar lalu membaringkan nya.Sedangkan rian kembali ke kantor karena masih banyak pekerjaan belum juga dengan permintaan alya tadi.


Sore hari nya,alya merasa kepala nya sangat pusing.Perutnya sungguh mual tak tertahan,ia berlari tergesa-gesa ke kamar mandi.Memuntahkan semua yang dirasa penyebab dari mual nya.


Bara yang mendengar tentu panik,ia mencari alya dan menemukan keberadaan nya di kamr mandi.


"Sayang....ada apa?apa kamu sakit?kita kedokter yah " Tanya bara


"Engga mas,mungkin ini efek penerbangan jadi aku sedikit pusing.Hm.....mas boleh ngga aku minta sesuatu?"


"Kamu mau minta apa,hm?"


"Aku mau susu coklat panas buatan kamu"


Coba apalagi nih,yang tiga juga belum kelar sekarang udah ada lagi.Gerutu bara


"Hanya itu..."Jawab bara memastikan


"Sama nasi goreng telor mata sapi yah"


"Hm..."Balas bara

__ADS_1


Mendengar jawaban itu membuat alya sedikit sedih di buatnya.


"Mas bara marah ya sama aku?...hiks " Tangis alya mulai pecah


"Eh....kenapa nangis,engga kok.Kamu jangan sedih lagi,mas buat sekarang yah"


"Ok " Alya dengan cepat menghapus air mata nya.(Air mata buaya kali ya😆)


Baru memegang knop pintu,bara kembali beralih karena alya memanggilnya lagi.


"Ikut....."


"Kemarilah " titah bara menunggu


Alya berjalan menuju bara berada,tangan yang memegang erat lengan sang suami meminta sesuatu lagi.


"Ada apa?"Tanya bara lagi


"Gendong....."


Bara memenuhi permintaan alya,ia menggendong nya hingga bawah.Ia turunkan di kursi  yang langsung menghadap dapur.


Tak butuh waktu lama,bara Selesai masak dan menghidangkan masakan yang di minta alya.


"Dari bau nya sangat harum dan menggugah selera,ternyata mas bara jago masak juga"


"Tentu,bara aditama bisa semua hal " Ucap bara menyombongkan diri


Bara menyendok makan itu masuk ke mulut alya,karena alya memang ingin di suapi oleh sang suami.Manja bukan,tapi karena cinta mereka sama-sama bahagia.


Malam nya,alya dan bara tengah asik menonton tv di ruang tengah.Tak berselang lama.Karena bel berbunyi begitu nyaring.Bara lalu membuka pintu melihat rian ada di depan rumah membawa box makanan.


"Eh...Rian kamu kesini " Ucap alya sedikit terkejut


"Iya,tadi boss suruh beli ini"Ucap nya sembari menyodorkan pesanan bara.


"Kalau gitu sama pamit dulu boss,masih ada perlu " pamit rian


"Loh kok ngga duduk dulu sih"


"Ngga papa sayang,rian itu lagi sibuk sekarang.Biar aja kalau dia mau pergi"


"Jan lupa naik gaji yahh boss " Ucap rian cengegesan


"Dasar mata duitan" 


Alya membuka box itu yang berisi makanan yang ia pesan sebelum nya.Bara melihat alya kembali tersenyum layak nya anak kecil mendapat lollipop.


"Udah makan,katanya mau....nanti keburu dingin loh"


"Makasih ya mas"


Alya makan satu persatu, sedang bara hanya memperhatikan nya.Ia tak berniat bergabung dengan sang istri.


"Jjajamyeon nya enak sekali,aku suka"


"Kalau begitu habiskan"

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2