Alya Love Story

Alya Love Story
Chronic lymphocytic leukemia


__ADS_3

Keadaan satu tempat dan tempat lain nya tidak akan sama.Terlebih jarak yang jauh terasa memisahkan antara sebagian orang.Keadaan jakarta akan berbeda dengan keadaan di paris.Kebahagian tak lepas dari lingkaran hidup seorang bara aditama,karena istri nya tengah hamil.Tapi apakah ia tau,bagaimana kondisi adik maupun ibu nya di luar sana?


Pagi yang cerah ini,tak di sambut bahagia oleh gadis berusia 13 tahun lebih itu.Ia tak berniat untuk bangun dari tidurnya.Wajah nya sangat pucat,dengan keringat yang terus bercucuran.


Jam beaker itu terus menuntut nya bangun,ia melihat bahwa jam menunjukkan pukul enam pagi.Bak seorang mayat hidup, milen masuk kamar mandi tanpa daya dan upaya mengiringi nya.


Milen,gadis itu merasa jika beberapa bulan ini tubuhnya lemas.Tak jarang ia sering sakit dan absen dari sekolah.Milen sering di bujuk untuk pergi kerumah sakit,tetapi ia selalu menolak.Berdalih takut akan jarum suntikan.


Selepas membersihkan diri,milen turun.Matanya melihat keberadaan sang mamah di meja makan.Agaknya milen tak bernafsu makan maupun sekolah.Tapi trtap saja,milen memakai seragam sekalah nya.Ia duduk di samping sang mamah yang lebih dulu sarapan.


"Honey....your sick?"Tanya sang mamah yang khawatir dengan wajah milen yang pucat.


"Non,I fine...."


Milen mengambil sepotong roti,ia balut dengan selai kacang.Satu dua suap saja roti itu masuk kedalam kerongkongan milen.Milen merasa bila pandangan nya mulai kabur,beriringan dengan hidung nya yang mimisan.Mitha pun sangat terkejut,ia berdiri memegang tangan anaknya lemas tak bertenaga.


"Honey....are you Okey?"Tanya nya lagi,dengan raut kecemasan.


Milen tak sanggup menjawab,pandangan nya terus mengabur.Hingga matanya terasa berat pun menutup.Mitha makin kaget,iyaa berteriak meminta para pelayan nya membawa milen kerumah sakit.


***


Kini mitha berada di ruang dokter yang baru saja memeriksa keadaan milen.Ia sungguh cemas,melihat raut wajah sang dokter.Mitha beranggapan jika ia akan menerima kabar buruk.


"Doctor...how is my child going?Did something bad happen?"Tanya mitha cemas


"Your child condition is very bad,he has chronic lymphocytic leukemia.The disease is very maglinant".


"What!....leukemia " Kaget mitha


Berita tersebut tentu menjadi pukulan besar bagi mitha.Ia merasa sangat bodoh,tak bisa menjaga kesehatan anak nya dengan baik.Mengingat penyakit Leukimia itu banyak merenggut korban.


~Sedikit penjelasan mengenai Leukimia~


Chronic lymphocytic leukemia (CLL) atau leukemia limfositik kronis terjadi ketika sumsum tulang terlalu banyak memproduksi limfosit yang tidak normal dan secara perlahan menyebabkan kanker.


"The disease will certainly heal right doc?"Tanya mitha kembali


"I can not confirm that ,because your child condition has entered stage 3 and it is very difficult to cure right"


Lagi,pernyataan itu membuat mitha semakin sedih.Mengapa harus sang anak mengalami itu semua.Mitha menginginkan jika ia bisa menggantikan posisi milen saat ini.


Mitha masuk keruangan,ia melihat milen tengah terbaring pucat di bangkar rumah sakit.Mitha duduk menunggu sang anak siuman.Tangisan nya kembali pecah,mengingat kepergian sang suami dulu.


Mas....aku tak akan kuat jika di tinggal milen.Dia kekuatan ku,setelah kepergian mu.Selama ini aku bahagia,saat anak kita pun bahagia.Lalu kenapa Allah begitu jahat,ingin membawa milen pulang kesisi nya.


Mitha merasa jika Allah tak adil,ia ingin memisahkan milen dengan nya.Tapi apa boleh di kata,semua nyawa dan kehidupan itu rahasia dan milik Allah.Semua nya akan kembali Ke asal penciptaan mereka.


Tak berselang lama,milen tersadar jika ia ada di rumah sakit.Ia menoleh ke samping kanan,melihat sang mamah yang tengah bersedih.Ia pun menghapus airmata yang hendak jatuh.


"Mom...I'm ok,jadi Momi jangan sedih"

__ADS_1


"Honey...mamah ngga mau kehilangan kamu.Andai jika kita bisa bertukar posisi,dan mamah akan sangat bahagia"


"Hm....no mom,biar milen yang sakit.Lalu penyakit apa yang milen idap?Apa sangat berbahaya?Hingga Momi menangis seperti ini"


Pertanyaan itu membuat mitha sedih,ia  tak tega mengatakan kepada milen.Tapi detik kemudian,ia berusaha tegar dan mengatakan semua nya.


"Leukimia kronis " Jawab mitha lirih


"Begitu!!,Momi jangan sedih....milen strong dan akan sembuh tentu nya " Tangis milen


Ia tak bisa menyembunyikan kesedihan nya  terhadap sang mamah.Ia bukan gadis kecil lagi,yang tak tau apa itu penyakit Leukimia.


"Mamah janji milen akan sembuh"


"No mom,jangan lakukan pemeriksaan kesehatan apapun.Milen ngga papa kok harus pulang,dan bermain sama papa disana"


"Honey....mamah ngga suka kamu keras kepala seperti ini " Bentak mitha


"Momi pun tau milen keras kepala,apa salah nya sekarang milen minta Momi berjanji dua hal sama milen".


Obrolan itu semakin membuat hati mitha semakin hancur.Bagaimana tidak,ia merasa milen akan menyerah begitu saja.


"Apa Honey.... jika mamah bisa,mamah pasti akan kabulkan"


"Gitu dong,yang pertama.Milen mau mamah ngga usah obatin penyakit milen,bukan nya  milen ngga mau sembuh.Tapi milen mau main sama papah,dan menghabiskan sisa waktu sama mamah,kak bara juga kak alya.Dan yang kedua.Di saat pulang ke jakarta,mamah ngga boleh kasih tau kak bara atau kak alya kalau milen sakit.Dan yang terakhir milen berjanji sama mamah,akan terus kuat sampai milen bisa lihat ponakan milen lahir nanti"Jelas milen panjang lebar.


Entah siapa yang ada di depan mitha sekarang.Rasa nya bukan lah milen,anak bungsu nya yang sangat manja.Ia berpikir dewasa,memperdulikan kebahagian semua orang,tanpa berpikir dirinya sendiri tengah berduka.


Milen kembali menghapus air mata mitha yang kembali jatuh, belum ada jawaban pasti dari mitha.Milen pun terus menyakinkan sang mamah agar memenuhi permintaan nya.


"Mom.....aku rindu papah" lirih milen


"Apa milen tega meninggalkan mamah sama kak bara?Apa milen ngga sayang sama mamah dan kak bara?"Tanya mitha serius


"Lalu kenapa milen harus menolak pengobatan yang bisa saja menyembuhkan milen?"


"Milen ngga mau rasa sakit ini terus terasa,lebih baik milen ikhlas.Bukan berarti milen menyerah,milen pun berusaha agar di waktu yang tepat itu milen bisa pulang dengan tenang"


Mitha terus beradu dengan pikiran nya,melihat wajah sang putri yang terus meneguhkan hati.Ia pun setuju dengan sekuat permintaan milen.


"Ok....Momi akan Kabul kan permintaan milen,tapi milen harus janji sama mamah.Milen harus kuat"


"I'm promise mom"


Mitha memeluk tubuh sang anak,menyalurkan rasa sedihnya yang amat dalam.Milen pun senantiasa mengelus pundak sang mamah pelan.Ia ikhlas menerima kenyataan pahit ini.Karena di dunia ini tak ada yang abadi.Semua nya pasti akan kembali pada sang Ilahi.Beda nya mungkin milen harus kembali di saat seperti ini,saat yang tak di inginkan oleh nya.Tapi tak mampu untuk di tolak nya.


Pertanyaan itu membuat mitha sedih,ia  tak tega mengatakan kepada milen.Tapi detik kemudian,ia berusaha tegar dan mengatakan semua nya.


"Leukimia kronis " Jawab mitha lirih


"Begitu!!,Momi jangan sedih....milen strong dan akan sembuh tentu nya " Tangis milen

__ADS_1


Ia tak bisa menyembunyikan kesedihan nya  terhadap sang mamah.Ia bukan gadis kecil lagi,yang tak tau apa itu penyakit Leukimia.


"Mamah janji milen akan sembuh"


"No mom,jangan lakukan pemeriksaan kesehatan apapun.Milen ngga papa kok harus pulang,dan bermain sama papa disana"


"Honey....mamah ngga suka kamu keras kepala seperti ini " Bentak mitha


"Momi pun tau milen keras kepala,apa salah nya sekarang milen minta Momi berjanji dua hal sama milen".


Obrolan itu semakin membuat hati mitha semakin hancur.Bagaimana tidak,ia merasa milen akan menyerah begitu saja.


"Apa Honey.... jika mamah bisa,mamah pasti akan kabulkan"


"Gitu dong,yang pertama.Milen mau mamah ngga usah obatin penyakit milen,bukan nya  milen ngga mau sembuh.Tapi milen mau main sama papah,dan menghabiskan sisa waktu sama mamah,kak bara juga kak alya.Dan yang kedua.Di saat pulang ke jakarta,mamah ngga boleh kasih tau kak bara atau kak alya kalau milen sakit.Dan yang terakhir milen berjanji sama mamah,akan terus kuat sampai milen bisa lihat ponakan milen lahir nanti"Jelas milen panjang lebar.


Entah siapa yang ada di depan mitha sekarang.Rasa nya bukan lah milen,anak bungsu nya yang sangat manja.Ia berpikir dewasa,memperdulikan kebahagian semua orang,tanpa berpikir dirinya sendiri tengah berduka.


Milen kembali menghapus air mata mitha yang kembali jatuh, belum ada jawaban pasti dari mitha.Milen pun terus menyakinkan sang mamah agar memenuhi permintaan nya.


"Mom.....aku rindu papah" lirih milen


"Apa milen tega meninggalkan mamah sama kak bara?Apa milen ngga sayang sama mamah dan kak bara?"Tanya mitha serius


"Lalu kenapa milen harus menolak pengobatan yang bisa saja menyembuhkan milen?"


"Milen ngga mau rasa sakit ini terus terasa,lebih baik milen ikhlas.Bukan berarti milen menyerah,milen pun berusaha agar di waktu yang tepat itu milen bisa pulang dengan tenang"


Mitha terus beradu dengan pikiran nya,melihat wajah sang putri yang terus meneguhkan hati.Ia pun setuju dengan sekuat permintaan milen.


"Ok....Momi akan Kabul kan permintaan milen,tapi milen harus janji sama mamah.Milen harus kuat"


"I'm promise mom"


Mitha memeluk tubuh sang anak,menyalurkan rasa sedihnya yang amat dalam.Milen pun senantiasa mengelus pundak sang mamah pelan.Ia ikhlas menerima kenyataan pahit ini.Karena di dunia ini tak ada yang abadi.Semua nya pasti akan kembali pada sang Ilahi.Beda nya mungkin milen harus kembali di saat seperti ini,saat yang tak di inginkan oleh nya.Tapi tak mampu untuk di tolak nya.


***Ya Allah,engkau menyayangi milen dengan cara yang sulit,satu sisi milen bahagia bisa main sama papa.Tapi di sisi lain,milen harus lihat mamah dan kak bara menangis.Apapun jalan hidup milen kedepan nya,milen ihklas.Milen cuma minta,kuatkan milen sebelum keponakan milen lahir.Dan di saat itu,milen siap untuk pulang*!!!


                                          😊Milen aditama


***


**Jadi gimana nih,cerita nya?...semoga reader suka!...Author pengen tanya pendapat para reders dong!...


A.Bisakah milen melihat keponakan nya lahir kedunia


B.Milen lebih dulu meninggal sebelum pulang ke-Indonesia


C.Bara dan alya tau lebih dulu penyakit milen


Silahkan di jawab,jangan lupa buat like,comment dan vote 😉**

__ADS_1


Bersambung


                                   


__ADS_2