
Aku tak meminta banyak,beri saja aku sedikit waktu.Semua ini tak mudah bagiku,aku butuh kamu yang ada di sampingku.Ku buka kembali hati yang rapuh ini dengan rasa kepercayaan penuh kepadamu.
🍁Zya Aliasya
***
Perawat membantu zya mengganti pakain nya.Karena ia akan pulang.Zya sedikit menunggu kedatangan rian yang menurut nya sedikit terlambat.
Mungkin dia tak akan datang.
Pikir zya dalam hati.Ia menunduk benar-benar menunggu,jika memang ada yang ingin menjemputnya.
"Zya..."
Suara itu terdengar sangat familiar di telinga nya.Ia menatap wajah sang pemilik suara.Percaya dan tak percaya terasa saat matanya bertemu.Pria paruh baya itu,orang yang zya sayangi sedari kecil.
Sedikit rasa terkejut dan kesedihan yang mendalam.Zya hendak pergi,ia tak mau menampakkan wajahnya karena rasa bersalah yang amat besar.
"Zya...."
Panggil zydan yang langsung menghentikan langkah gontai zya untuk pergi.Untuk kedua kali nya,zya tak mau menatap wajah sang kakak.Ia terlalu takut setelah semua kejadian ini.
Ingin rasanya zya lari,menghindari semua orang itu.Orang yang selama ini memberi nya penuh cinta dan kasih sayang.Tetapi rasa itu pula yang membuat zya merasa iri,dan menyebabkan semua masalah ini terjadi.
"Zya,kamu ngga boleh seperti ini lagi.Masalah tidak akan selesai jika kamu terus lari,hadapi....aku percaya kamu bisa"
Penjelasan yang keluar dari mulut rian itu sontak membuat zya terpaku.Seluruh tubuh nya lemas,merasakan semua dosa yang sudah di buat nya.Tak terasa air mata itu jatuh beriringan dengan berbalik nya zya menatap semua orang yang menyayangi nya.
"Abi.....abang....ma-maaf selama ini zya bikin susah,bikin ulah,dan buat umi juga zya minta maaf.Selalu bikin sedih....sekarang zya sadar,zya salah dan parah nya lagi zya ingin pergi dari dunia ini"Jelas zya dengan suara bergetar
Air mata nya jatuh semakin deras,tanpa ada aba-aba yang pasti.Ali merengkuh tubuh mungil anak nya,ia menyalurkan kerinduan yang selama ini ia pendam.Tak tega memang,memberi hukuman kepada anak sendiri disaat ia merindukan kehadiran nya.
"Abi juga minta maaf,selama ini abi ngga tau perasaan zya.Masalah perusahaan itu,zya cuma salah paham....Abi bisa jelasin semua"
"Ngga papa abi,yang salah itu zya.Ngga pernah dengerin nasehat dari abi,umi,sama abang.Zya terlalu egois..."
Zydan dan yasmine ikut memeluk tubuh zya yang masih bergetar hebat.Akhirnya setelah kejadian itu semua menjadi baik-baik saja.Rian ikut mengantar zya pulang kerumah beserta keluarga nya.Mereka merayakan kepulangan zya dengan makan siang bersama.
Hari hari terasa begitu berat memang,zya belum sepenuhnya nya bangkit dari rasa terpuruk nya.Ia masih banyak merenung,sang kakak pun sedikit khawatir dengan keadaan zya.Lalu zydan berpikir meminta bantuan rian untuk membantu zya pulih dan melupakan semua kejadian ini.
***
Hari ini weekend,rian meminta cuti dari bara.Ia berniat mengajak zya ketaman,sekedar jalan-jalan santai.Taman yang sama,dimana zya dan rian menolong gadis kecil yang terpisah dengan sang ibu.
Seperti biasanya,keadaan taman terlihat ramai dengan pengunjung.Rian mengajak zya duduk di bangku dekat pohon besar.
"Jadi bagaimana perasaanmu saat ini?"Tanya rian,ia sedikit canggung kali ini.
"Tidak baik,tapi jauh lebih baik disaat aku tertekan dan memutuskan untuk bunuh diri"
__ADS_1
"Boleh aku tau apa yang menjadi penyebab kamu bunuh diri tanpa peduli dengan orang yang benar-benar menyayangimu?"
"Hm....aku memang terlalu bodoh,aku pikir setelah mati semua urusan selesai dan aku bahagia disana.Tapi saat aku kembali berpikir,apa aku bisa menanggung dosa berat?terlebih kau selalu muncul saat aku terpuruk.Entahlah,rasanya kau itu penyelamat di ujung nyawa " Jelas zya
"Kalau begitu,biarkan penyelamatmu ini membantu mu agar kembali tersenyum seperti semula"
"Bisa?...."Tanya zya tak percaya
"Tentu,mengapa tidak.Terlebih aku sudah mendapat ciuman singkat penambah daya di hatiku"
Wajah zya memerah,mengingat ia pernah mencium rian sekilas.Ia sadar itu membuat dampak besar bagi rian yang memang meminta untuk di bukakan pintu hati olehnya.
"Aish.....kenapa di ingat-ingat sih?"Jawab zya sembari memalingkan wajahnya
"Kenapa?....Apa tuan putri ku tengah malu?"
"Ti-tidak,untuk apa aku malu"
"Kalau begitu lihat mata ku yang indah ini"
Rian mengarahkan wajah zya agar menatap nya lurus.Rian bergerak mendekat,memberikan ciuman yang cukup membuat zya ikut tergoda.Mereka sama-sama menikmatinya.Mengetahui zya kehabisan oksigen untuk nafas,rian dengan lembut menghentikan ciuman hangat nya.Ia menatap sembari tersenyum kepada zya.
"Makasih, buat kasih aku kesempatan agar mengisi kekosongan di hatimu"
"Iya....aku harap kamu bisa menempati ruang di hatiku,dan aku berharap kau akan menjadi pasangan hidup awal dan akhirku"
Mendapat sebuah klu yang cukup,membuat rian memantapkan hatinya untuk bersimpuh di depan zya.Ia mengambil kotak kaca yang ada di saku kanan nya.
"Zya....setelah kejadian ini,aku benar-benar percaya jika kau di takdirkan untukku.Karena itu pula aku mengajak mu kedalam hubungan yang serius.ZYA WILL YOU MARRY ME?..."
Zya kemudian mengangguk tanda persetujuan nya.Rian pun menyematkan cincin itu di jari manis milik zya.Mereka kembali berpelukan,menyalurkan kebahagian.
"Aku berjanji akan menjagamu,menjadi pelindung mu,dan tak akan membuatmu merasa jika di dunia ini tak ada yang menyayangi dan mencintaimu"Bisik rian pelan
"Terimakasih....aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk mu"
Tak lama setelah lamaran itu,rian sekeluarga besar meminta izin untuk menikah kepada keluarga zya.Kedua keluarga tentu nya setuju,mereka merencanakan akan menikah kan zya dan rian di bulan depan.
Setelah lamaran resmi itu, kedua keluarga berbincang-bincang mengenai hubungan zya dan rian.Sedang yang di di bicarakan tengah asik mengobrol berdua di taman.
Tiba-tiba zydan datang mengagetkan rian dan zya yang tertidur tengah berciuman mesra.Dengan cepat kilat,zydan menjadi pemisah diantara rian dan zya.Zydan duduk di tengah,menoleh kearah zya dan rian secara bergantian.
"Kalian itu belum sah,ngga bisa main kayak gituan.Tunggu sebulan lagi"
"Aduh kakak iparku galak juga!!!"Goda rian
"Sembarangan kalo bicara ya,menyangkut zya itu hal yang penting bagi saya"
"Bang,udah dong kok jadi galak banget sih.Kaya nya abang harus nikah cepat-cepat deh biar ngga iri sama aku " ejek zya pada sang kakak
"Eh ini adik ngga beruntung banget yahh,kamu tuh jangan ngeyel di omongin nya"
__ADS_1
"Tenang aja kakak iparku, biar saya bantu zya jadi lebih baik"
"Udah ah,abang pegi dulu"
"Dah abang tersayang"
***
Hari terus berlanjut,hingga hari itu pun tiba.Di mana acara sakral penyatuan dua insan di gelar.Hotel mewah itu menjadi saksi bisu cinta zya dan rian kejenjang yang lebih serius.
Ada pula bara dan alya yang terlihat bahagia bersama ali dan yasmine.Mereka berdua tak menyangka,bila zya akan berjodoh dengan rian.Tentu bara menyumbang dana besar untuk sekretaris sekaligus teman nya itu.
Alya di ajak sang bibi melihat putri nya yang sudah selesai di rias,zya terlihat sangat cantik dengan gaun putih yang menjuntai kebawah.Terlihat zya merasa gugup hingga tangan nya tak berhenti bergetar.
"Eh...alya kamu kesini?"
"Ngga boleh?"Tanya alya
"Engga sih,aku mau minta maaf setelah semua perlakuan buruk aku ke kamu"
"Iya,ngga papa kok lagian kita itu saudara.Sudah sepantasnya saling memaafkan,aku juga senang kamu dan rian bisa bahagia"
"Oh iya,dengar-denagr kamu lagi hamil yahh? "
"Iya,udah bulan ke-tiga"
"Selamat ya...."
Melihat kedekatan zya dan alya membuat yasmine begitu bahagia.Ia mengajak anaknya dan sang keponakan menuju aula.Karena pengantin pria sudah duduk bersama penghulu.
Semua mata terpukau melihat kecantikan yang terpancar dari wajah zya.Rian pun bahagia melihatnya.Dengan satu tarikan nafas,rian mengucapkan ijab qobul itu secara lantang dan jelas.
"Bagaimana para saksi SAH?..."Tanya di penghulu
"SAH"
Kini zya dan rian sudah sah menjadi sepasang suami istri.Semua orang sangat bahagia.Begitu pula dengan alya dan bara,sekarang zya bahagia tanpa melihat maslah yang terjadi dulu.
Terimakasih sudah menyadarkan ku,berkata aku mendapat laki-laki baik seperti rian.Sekarng aku bahagia, aku berharap kau selalu bersama kami memberi semua kebahagian yang amat nyata.
🍁Zya Aliasya
***
Akhirnya author bisa menyelesaikan babagan tentang zya dan rian.Bab selanjutnya tentu akan bercerita alya dan bara kembali.Semoga para readers puas...
Ini visual cincin pertunangan dan pernikahan zya😙
__ADS_1
Jangan lupa like dang koment nya😄
Bersambung