
Adzan sholat subuh berkumandang di masjid dekat rumah. Ratu membuka matanya perlahan. Badannya terasa sakit semua. Apa lagi posisi Alex masih memeluknya dengar erat.
Ia berusaha melonggarkan pelukan Alex, tapi ia kesulitan. Karena Alex bukan hanya memeluknya, tapi juga menimpakan pahanya di di kakinya.
" Yank.. bangun, sholat subuh yuk.", bisik Ratu sambil mengelus pipi suaminya dengan lembut.
Tapi Alex tidak beraksi apa pun, sepertinya ia tidur dengan lelap. Atau mungkin, pengaruh obat-obatan yang di berikan oleh perempuan gila itu hari masih bereaksi di tubuhnya.
Dengan susah payah akhirnya Ratu berhadil lepas dari pelukan Alex. Di pandangnya wajah suaminya yang tertidur dengan damai. Ada rasa bahagia yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Di ciumnya kening suaminya dengan lembut. Lalu ia menarik selimut, dan menyelimuti tubuh Alex sampai sebatas dada.
Setelah itu Ratu berdiri dengan tubuh masih full naked. Ia berjalan menuju kamar mandi. Ia harus mandi, karena setelah sesi bercinta dengan alex.. ia tak sanggup berdiri lagi untuk sekedar membersihkan organ intimnya.
Alex lah yang menyeka tubuhnya dengan handuk kecil basah. Setelah itu baru lah Alex mandi. Ia terbiasa mandi junub dulu setiap habis bercinta.
🍃🍃🍃🍃🍃
Setelah selesai mandi, Ratu langsung melakukan sholat subuh. Sementara Alex masih tertidur dengan lelap.
Selesai sholat subuh Ratu kembali berusaha membangunkan Alex. Ia tak mau, suaminya melalaikan kewajiban nya pada sang khalik. Pada ia yang maha baik, yang telah mempertemukan dan menyatukan lagi mereka.
" Yank bangun lah.. sholat subuh dulu, habis itu tidur lagi." ujar Ratu sambil mengelus pipi suaminya.
Alex kemudian menggeliatkan tubuhnya. Matanya perlahan terbuka. Di hadapannya kini, seorang wanita cantik sedang menatapnya dengan tatapan lembut dan penuh cinta. Masih dengan mukenah putih yang membalas sekujur tubuhnya. Ia terlihat semakin cantik.
Tangan Alex terulur mengelus pipi Ratu. Ratu mengambil tekapak tangan suaminya tersebut.. lalu menciumnya.
" Bangunlah sayang, sholat subuh dulu." ujar Ratu lembut.
" Baiklah..", jawab Alex sambil duduk di sisi tempat tidur. Setelah mencium kening istrinya ia pun berjalan menuju kamar mandi.
Ratu tersenyum dengan raut wajah bahagia. Ia berjalan menuju walk in closed untuk mengambil sejadah, Kain sarung dan juga baju untuk suaminya.
Ketika Alex keluar dari kamar mandi, ia telah melihat sarung, baju dan juga sajadah yang telah di siapkan oleh Ratu. Alex tersenyum bahagia. Ratu tidak hanya cantik, tapi juga perhatian dan juga penuh jadi sayang. Tapi Ratu nya telah keluar dari kamar mereka..
Ratu menuju ke kamar Richie, memastikan anak laki-laki nya tersebut sudah melakukan sholat subuh atau belum. Ia lalu membuka pintu kamar anaknya, yang memang tak oetnah di kunci. Ratu langsung masuk kedalam kamar, Ternyata Richie baru saja selesai sholat, terlihat ia sedang melipat sajadahnya.
Richie menghampiri Mommy nya, lalu ia mencium tangannya.
" Adek Zeze udah sholat belum?", tanya Ratu pada Richie.
" Udah Mom. Tadi sebelum aku sholat, aku ngebangunin adek terlebih dahulu." jawabnya sambil tersenyum.
Ratu mengelus rambut anaknya sambil mengangguk. Ia sengaja slalu menyuruh Richie untuk slalu mengingatkan adiknya tersebut untuk sholat. Agar Richie terbiasa dengan tanggung jawabnya untuk menjaga adiknya.
__ADS_1
" Mau ikut Mommy ke kamar adek?"0 tanya Ratu pada Richie.
" Mau.. ayo Mom.", jawab Richie sambil menarik tangan Mommy nya untuk keluar dari kamar dan menuju kamar Zevania.
Ratu hanya menurut aja ketika tangannya di tarik. Sesampai di depan pintu kamar adeknya, diketuknya pintu kamar adeknya tersebut. Tanpa menunggu jawaban, Richie langsung mendorong pintunya.
Zevania sedang melipat mukenah nya dan menggantungnya di hanger. Ialu ia meletakkan mukenahnya di lemari pakaiannya.
Ratu memang membiasakan semua anaknya melakukan pekerjaan seperti itu sendiri. Membereskan meja belajar, menyusun buku di dalam tas dan membereskan mainan yang habis di pergunakan. Ia ingin, kedua anaknya bus ngurus diri sendiri.
Zevania menghampiri Ratu, lalu di ciumnya tangan mommy nya tersebut. Ratu mengelus rambut panjang anaknya.
" Mau lanjut bobok mau ikut ke kamar Mommy..?", tanya Ratu kepada kedua bocah kembar tersebut.
" Ikut ke kamar Mommy.. pengen ketemu bobok Deket Daddy.", jawab Zevania dengan gaya manjanya.
Ratu tersenyum sambil mengangguk.
" Ayolah...", ujar Ratu sambil menggiring kedua anaknya untuk keluar dari kamar.
Kedua bocah tersebut langsung berlari menuju kamar kedua orang tua mereka. Tanpa mengetuk pintu mereka langsung masuk. Ratu hanya geleng-geleng kepala melihat nya.
" Daddy..", seru Zevania sambil langsung berlari ke arah Daddy nya. Yang baru saja hendak mendudukkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" Terima kasih Tuhan, atas semua kebahagiaan yang telah kau kembali untuk keluarga ku." bisik Ratu dalam hati.
Ratu meninggalkan suami dan anak gadisnya yang sedang bercanda. Lalu ia menuju sofa yang ada di kamar tersebut dan mendudukkan bokongnya di sana. Richie pun duduk di samping Mommy nya.
"Mom.. aku boleh gak ketemu sama orang yang udah bawa Daddy kembali sama kita..??", tanya Richie sambil memandang wajah Mommy nya.
" Sama Atuk Soleh?", Jawab Ratu balik bertanya.
" Iya. Terus sama orang yang udah nyelamatin Daddy juga, waktu Daddy terdampar di pinggir pantai.", jawab Richie.
" Kalau sama Zamiri dan ibu nya, Grandfha udah nyuruh orang untuk nyari di mana keberadaannya. Tapi kalau untuk Atuk Najib, ia masih menjadi tahanan kepala suku. Gini aja, setelah Grandfha berhasil mengeluarkan Atuk Najib dari tahanan kepala suku, dan Zamiri serta ibunya udah ketemu.. nanti Mommy akan minta Grandfha untuk bawa mereka ke Batam. Jadi kamu bisa ketemu sama Atuk Soleh, Atuk Najib, Zamiri dan juga ibunya sekalian.", terang Ratu kepada anaknya tersebut.
" Tapi Mommy harus bilang sama Grandfha, untuk cepat-cepat nyari mereka.. kasihan mereka gak punya tempat tinggal. Terus Atuk Najib juga di kurung karena udah bantu Daddy.", ujar Richie dengan mata berkaca-kaca.
" Iya sayang, kamu jangan khawatir... Grandfha akan bergerak cepat dan melakukan yang terbaik.", jawab Ratu sambil meluk tubuh anaknya.
Ia senang, anak-anak nya tumbuh menjadi orang yang tau berterima kasih atas kebaikan orang lain. Dan juga perduli akan penderitaan orang lain.
" Ada apa ni kok kayanya lagi sedih..?", tanya Alex sambil duduk dan mendudukkan Zevania di pangkuannya.
__ADS_1
" Ini yank, Richie ingin ketemu sama keluarga yang udah nyelamatin kamu. Terus dia juga mau ketemu sana Atuk Soleh.", jawab Ratu sambil tangannya mengelus pundak Richie dengan lembut.
" Nanti kita akan kesana untuk bertemu mereka. Apa bila perlu, kita bawa mereka kesini untuk tinggal di kota ini juga.", jawab Alex sambil memandang wajah anak laki-lakinya tersebut sambil tersenyum.
" Beneran Dadd?", tanya Richie setengah tak percaya.
" Iya, beneran.", jawab Alex sukses membuat wajah Richie sumringah.
" Ayo sekarang kita turun ke bawah, sepertinya Daddy lapar." ujar Alex sambil mengelus perutnya.
Ratu, Zevania dan juga Richie tertawa mendengar ucapan Daddy mereka.
Kedua bocah tersebut segera berlari keluar dari kamar.
" Baby Twins... jangan lari, nanti jatuh." teriak Ratu khawatir.
" Kami udah besar, jangan panggil baby lagi.", jawab Richie kesel yang tiba-tiba melongok kan kepalanya di pintu.
Tanpa menunggu jawaban Ratu, ia langsung kabur.
Alex dan Ratu saling berpandangan.. lalu meledak lah tawa mereka.
" Dia kenapa, kok kelihatannya kesel di panggil baby?" tanya Alex heran di sela tawanya.
" Karena dia merasa dia udah besar bukan baby lagi. Makanya, sebisa mungkin ia tak pernah merepotkan siapa pun dalam segala hal. Ia ingin menjaga aku dan Zevania.. menggantikan figur Daddy nya.", jawab Ratu sambil memandang wajah suaminya.
Tenggorokan Alex tercekat mendengar ucapan Ratu. Ia bangga, istrinya berhasil mendidik anak-anaknya menjadi anak yang baik dan bertanggung jawab di usia sekecil itu.
" Makasih sayang..", jawab Alex sambil memeluk tubuh Ratu dengan erat.
Ratu membalas pelukan suaminya sambil tangannya mengelus ke arah Alex junior.
Lalu bibirnya mulai menciumi leher suaminya
Alex menggeram mendapat perlakuan nakal dari istri cantiknya tersebut.
" Yank.. kunci pintunya. Aku pengen manjain Alex junior dulu.", pinta Alex pada Ratu.
Ratu tertawa mendengar ucapan Alex.. ia bukan ingin bercinta, tapi hanya ingin menggoda suaminya.
" Jangan mengada-ada..bentar lagi Zeze pasti ke atas gedor-gedor pintu." jawab Ratu sambil menarik tangan suaminya.
Alex mengusap surainya dengan kasar.. kali ini ia mengalah. Sambil menarik napas panjang, ia lalu mengikuti langkah Ratu menyusul anak-anak mereka yang telah kabur duluan.
__ADS_1
.