ANAK SULTAN SEASON 2 BABY TWINS.

ANAK SULTAN SEASON 2 BABY TWINS.
PUNYA ADIK LAGI.


__ADS_3

Di kediaman mewah Ratu dan Alex, Zevania dan Richie sedang menikmati makan malam.. tentu saja setelah selesai mengerjakan sholat Maghrib.


Ada Ayu dan Elang menemani mereka. Kedua anak tersebut menyantap makanan nya dengan tenang. Tak ada pembicaraan apa pun.


" Nambah sayurnya nak..?", tawar Ayu ada Zevania.


Zevania mengangguk. Lalu ia menyodorkan piringnya untuk memudahkan Ayu menambahkan sayur.


" Terima kasih Aunty..", ujar Zevania sambil tersenyum manis.


Ayu membalas senyum Zevania seraya mengangguk.


" Alhamdulillah..", ucap Richie ketika ia menyelesaikan makan dan minumnya.


Ia melirik ke arah Zevania yang masih asik menikmati sayur capcay nya.


Zevania menyukai semua jenis sayur-sayuran. Seafood pun begitu, tak ada yang ia tolak. Dan Zevania juga pencinta cabe. Nyaris sama seperti Ratu, Mommy nya.


Setelah menghabiskan sayurnya, Ia lalu minum. " Alhamdulillah..", ucapnya.


Di ikuti oleh Elang dan Ayu. Mereka semua telah menyelesaikan makan malamnya.


" Mommy sama Daddy kenapa belum pulang ya?", tanya Zevania .


" Masih ada urusan mungkin.", jawab Richie sekenanya.


" Gak mungkin. Mommy gak akan pernah mau lembur.", ujar Zevania.


" Siapa tau kerjaan Mommy banyak." jawab Richie lagi.


" Tapi buktinya Aunty Ayu ada di rumah." ujar Zevania.


" Aunty kan yang antar jemput kita.", jawab Richie gak mau kalah.


Zevania terdiam, membenarkan apa yang di bilang oleh saudara nya tersebut.


" Udah, kalian tunggu saja. Mereka bentar lagi datang.",Sela Ayu melihat kedua bocah kembar tersebut sedikit bertengkar.


Richie dan Zevania mengangguk. Mereka kembali duduk dengan tenang.


Benar saja..tak lama kemudian terdengar seseorang mengucapkan salam. Dan mereka tau, itu adalah suara Mommy dan Daddy mereka.


Zevania segera berlari menjemput Mommy dan Daddy nya. Sementara Richie hanya berjalan dengan santai menuju ruang tamu.


Richie segera mencium tangan Mommy nya, lalu Richie juga mencium tangan Daddy nya.


Sementara Zevania telah berada di dalam gendongan Daddy nya. Di peluknya leher Alex dengan erat.


" Turunlah dek.. Daddy capek.", ujar Richie pada saudara nya tersebut.


Zevania akhirnya turun walau dengan bibir cemberut. Richie mengusap rambut adiknya dengan lembut.


" Mas bukan marah..tapi kasihan Daddy, ia pasti capek seharian kerja.. jadi jangan tambah di bikin capek.", Richie berusaha memberikan pengertian dengan suara lembut.


Zevania mengangguk sambil tersenyum.


" Maaf mas..", jawabnya dengan wajah imutnya.

__ADS_1


Richie hanya mengangguk sambil tersenyum. Mereka berdua lalu bergabung untuk duduk di sofa, bareng kedua orang tuanya dan juga Ayu dan Elang.


" Mom.. kenapa lama banget pulangnya?", tanya Zevania dengan bibirnya sedikit manyun.


" Tadi Mommy masih ada sedikit kerjaan.", jawab Ratu sambil tersenyum.


" Tapi kok Daddy juga telat?", tanya Zevania lagi yang sepertinya belum puas dengan jawaban Ratu.


" Daddy nungguin Mommy.", kini Alex yang gantian menjawab.


" Oooo..", Zevania akhirnya bisa menerima alasan kedua orang tuanya.


Lain lagi dengan Richie, yang tak ingin bertanya apa pun, karena buatnya yang penting orang tuanya pulang bareng-bareng.. yang berarti semuanya baik-baik saja.


Sementara Ayu hanya senyum-senyum..karena seperti nya ia tau penyebab mereka pulang telat. Tapi ia tak mungkin membahas masalah itu di depan anak-anak.


" Kalian udah makan?", tanya Ratu kepada Baby Twins nya.


" Udah Mom..baru aja selesai.", kini giliran Richie yang menjawab.


" Mommy sama Daddy udah makan?", tanya Richie kemudian.


" Belum sayang.", jawab Ratu.


" Ya udah.. Mommy sama Daddy makan dulu. Kami mau langsung ke atas.", ujar Richie sambil menggamit tangan adiknya.


Kedua bocah tersebut langsung ngacir ke lantai atas, menuju kamar mereka.


" Ehem.. lemas banget nampaknya?", goda Ayu pada Ratu.


Wajah Ratu langsung memerah karena malu.


" Oh gitu.. jadi ayang tadi tak menikmati?" tanya Alex sambil memandang ke arah Ratu.


" Bukan gitu... Tapi kan gak kayak gitu juga.", jawab Ratu sambil menundukkan kepalanya karena malu di goda Alex.


Meledak lah tawa Alex, Ayu dan juga Elang melihat tingkah Ratu yang malu-malu.


" Udah gak papa, udah halal ini.", jawab Ayu dengan santai.


" Iya ni, kenapa harus malu.",timpal Alex.


Ratu semakin malu-malu, wajah nya yang cantik makin mengemaskan.


" By the way.. gimana kelanjutan kerjasama Richie Company dan Mendung Sejati?", tanya Alex.


Ayu dan Ratu bergantian menjelaskan. Alex dan Elang mendengarkan nya dengan seksama. Mereka akhirnya manggut-manggut dan terlihat puas.


" Semoga ini langkah yang baik untuk Richie Company.", ujar Elang.


" Aamiin.", jawab mereka nyaris berbarengan.


" Terus Bu Maria gimana?", tanya Alex.


" Bu Maria di tempatkan di bagian asisten projek manager. Dia cukup mumpuni di bidang itu.", jawab Ayu.


" Oh baguslah.. jadi dia akan berhadapan langsung dengan keluarga mantannya.", ujar Alex sambil tersenyum.

__ADS_1


" Yupz.. aku ingin tau, gimana reaksi keluarga Abraham melihat mantan menantu mereka menjadi klien perusahaan mereka.", jawab Ratu sambil tertawa.


" Mau marah gak bisa, mau pura-pura baik juga udah terlanjur membenci..ah, pasti sangat membingungkan.", timpal Ayu sambil tertawa geli.


Mereka tertawa membayangkan reaksi keluarga Abraham.


" Ya udah.. kalian makan dulu, aku mau istirahat.", ujar Ayu sambil menggerakkan badannya kiri dan kanan.


" oke.", jawab Ratu sambil tersenyum.


" Ikut yank.." ujar Elang sambil mendekati Ayu.


"Kamu kan punya kamar sendiri.", jawab Ayu sambil mengernyitkan alisnya.


" Mau tidur bareng kamu." jawab Elang sambil mengedipkan matanya


" Jangan kalian kotori rumah ku. Ke hotel sana." Sungut Alex.


" Yeyy..siapa juga yang mau.", sentak Ayu kesal.


" Ayolah yank, gak buang di dalam.. buang di luar aja." bujuk Elang dengan bahasa vulgar nya.


" Najonggg luuu..", teriak Ayu sambil melemparkan bantal sofa pada Elang.


Untung saja Elang cepat menghindar, kalau.. bakalan lumayan sakit.. karena Ayu melemparnya dengan keras.


Ratu tertawa terpingkal-pingkal melihat Ayu dan Elang bertengkar.


Ayu langsung kabur menuju kamarnya ketika selesai melemparkan bantal sofa ke arah Elang.


" Udah.. cepatan di lamar kalau udah kebelet." goda Alex.


" Iya mau ku coba lagi.. mudah-mudahan kali ini gak di tolak lagi.", jawab Elang sambil memejamkan matanya.


" Kabarin kalau butuh bantuan.", ujar Ratu sambil berlalu menuju ruang makan.


Elang tak menjawab, ia hanya terdiam.. sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu.


Ratu meminta pelayan untuk menyediakan makanan buat mereka. Alex pun mengikuti langkah Ratu menuju ruang makan, sementara Elang masih betah dengan lamunan nya.


🍀🍀🍀🍀🍀


Sementara itu, Zevania dan Richie sedang ngobrol di kamar Richie. Mereka sepertinya sedang berbicara serius.


" Mas..enak ya kalau kita punya adik.", ujar Zevania.


" Kenapa begitu?", tanya Richie heran.


" Kan ada yang nemenin Mommy saat kita udah besar nanti.", jawab Zevania.


" Kamu gak takut kalau semua orang lebih sayang sama adik kita dari pada sama kamu?", tanya Richie dengan wajah serius.


" Awalnya mungkin aku bakalan cemburu.. tapi lama-lama aku yakin rasa cemburu itu akan hilang." jawab Zevania dengan yakin.


" Ya udah.. besok kita minta adik sama Mommy Dan Daddy." ujar Richie pada Zevania


" Aasiik.. kita punya adik lagi.", Zevania berseru dengan gembira.

__ADS_1


Kedua kembar tersebut akhirnya tertawa terbahak-bahak karena merasa bahagia.


BERSAMBUNG.


__ADS_2