
Setelah selesai melakukan pembayaran... Richie, Zhafran dan ke empat bodyguard pergi meninggalkan restauran.
Mereka masuk ke kamar masing-masing untuk mengambil handuk dan mengganti pakaian mereka dengan celana pendek dan kaos.
Pagi itu, Richie terlihat makin sempurna. Dengan baju kaos hitam polos yang ia pakai.. sangat kontras dengan kulitnya yang putih.
Mungkin tak akan ada yang menyangka bila ia masih kelas 1 SD. Karena memang, Richie memiliki tubuh yang jangkung dan lebih tinggi untuk anak seusianya.
Zhafran pun terlihat makin kece, dengan kaos warna putih polos kesukaannya.
Setelah itu, keduanya segera keluar kamar dan menuju kolam renang.
Ke empat bodyguard yang tadi pergi bersamanya telah menunggu di dekat kolam renang. Ke empat bodyguard tersebut terlihat santai dengan celana pendek dan baju kaos. Tak seperti biasanya.. mereka terlihat kaku dengan stelan jas yang mereka pakai.
Setelah meletakan handuknya di atas kursi yang di bawah payung pinggir kolam renang... Richie segera menceburkan diri ke dalam kolam, di ikuti oleh Zhafran.
Neka sang bodyguard pun segera menyusul. Di ikuti oleh Sasi, Candra dan Ballin. Akhirnya mereka berenam bersenang-senang Di pagi itu.
Suara canda dan tawa mereka terdengar sampai ke kamar Ratu. Ratu yang memang telah terbangun segera membuka jendela.
Ratu terkejut melihat anaknya, Zhafran dan para bodyguard sedang berenang sambil kejar-kejaran. Tapi ia kemudian tersenyum, ia tau anak nya hanya ingin membuat para bodyguardnya bahagia.
" Yank.. bangun, mau lihat pemandangan bagus gak?", bisik Ratu di telinga Alex.
Alex membuka matanya perlahan mendengar bisikan Ratu. Ia lalu berdiri mengikuti langkah Ratu yang sedang menarik tangannya.
Mata Alex langsung terbelalak ketika melihat Richie telah berenang di pagi hari ini.
" Ya ampun tu anak.. apa gak kedinginan. Inikan masih pagi banget.?"tanya Alex pada Ratu.
" Mana ku tau.", jawab Ratu sambil memandang ke arah anaknya yang sedang berenang kesana kemari.
" Kalau masuk angin gimana?", tanya Alex dengan wajah khawatir.
" Ya di keluarkan.", jawab Ratu singkat.
" Ya ampun.. aku serius yank.",ujar Alex gemes melihat tingkah Ratu yang terkesan cuek.
" Hahaha..". Ratu tak bisa menahan tawanya ketika melihat wajah suaminya panik begini.
" Yank.. tak baik terlalu banyak melarang anak kita ini dan itu. Khawatir berlebihan terhadap apa yang mereka lakukan. Biarkan dia bersahabat dengan alam. Aku yakin, kalau ia rasa gak kuat.. pasti dia udah berhenti berenang nya." nasehat Ratu pada Alex.
" Aku hanya khawatir yank. Khawatir anak kita sakit.", jawab Alex sambil matanya menatap ke arah Richie yang sangat lincah berenang.
"Aku tau yank.. aku pun begitu. Tapi dia anak laki-laki. Anak laki-laki tu harus kuat mental dan fisiknya.",ujar Ratu sambil memeluk tubuh suaminya.
Alex mengangguk tanda mengerti. Ia tau, istrinya bukan hanya jago menjalankan roda perusahan.. tapi juga jago beladiri dan mempunyai fisik yang kuat.
Ia yakin, anak-anak nya pasti gak jauh beda seperti Ratu.. Mommy nya.
🍀🍀🍀🍀🍀
__ADS_1
Richie, Zhafran dan para bodyguard masih asik bercanda ria di kolam renang. Sementara matahari sudah semakin bersinar terang.
" Mas... di panggil Mommy.", seru Zevania tiba-tiba udah berada pinggir kolam renang.
Richie segera menepikan tubuhnya di tangga.. lalu ia melangkah ke arah Zevania.
" Oke dek.. thank you.", ucapnya sambil mengacak-acak surai adiknya.
Zevania mengerucut kan bibirnya. Richie sangat menyukai mengacak-acak rambutnya, sementara Zevania benci rambutnya berantakan.
" Cepatan..", ujar Zevania kesal.
" Iya sayang.",jawab Richie sambil tersenyum lembut. Ia tau adiknya kesal, tapi ia menyukai nya.
" Zhafran..kamu juga.", seru Zevania sama Zhafran yang tetap asik berenang kesana kemari.
" Oke my Angel.", jawab Zhafran sambil mengedipkan sebelah matanya.
Zevania tersenyum malu-malu. Pipinya merah merona karena malu. Ia lalu berlari meninggalkan tempat itu.
Zhafran dan Richie tertawa melihat tingkah Zevania.
" Kamu udah mulai berani menggoda adik ku ya..", ujar Richie sambil bercanda.
" Habis dia benar-benar menggemaskan.", jawab Zhafran sambil tertawa.
Richie pun tertawa mendengar jawaban Zhafran.
" Mas.. kami duluan ya.", seri Richie kepada para bodyguard.
🍀🍀🍀🍀
Selesai mandi dan berpakaian, Richie dan Zhafran segera keluar dari kamar dan menuju ke kamar Ratu.
Richie mengetuknya dari luar. Sambil menunggu pintu di buka, Richie dan Zhafran duduk di sofa yang tempat berada di depan kamar.
Pintu kamar di buka, Ratu kemudian mengeluarkan kepalanya dari pintu. Ia tersenyum ketika melihat Richie dan Zhafran udah berasa di depan kamarnya.
" Eh kalian udah datang. Tunggu bentar ya..", ujar nya sambil masuk kembali.
Tak lama kemudian ia keluar lagi, tapi udah bersama Alex.
Alex dan Ratu kemudian duduk di sofa depan mereka.
" Pagi banget kalian udah renang?", tanya Alex sambil memandang wajah kedua bocah di depannya tersebut.
" Iya Dad...Tadi sehabis sarapan kami langsung renang.", jawab Richie sambil tersenyum.
" Wow.. Amazing, pagi-pagi kalian udah nyari sarapan..?", tanya Alex sedikit kaget.
" Iya Dad..entah mengapa, pagi-pagi udah kelaparan.", jawab Richie sekenanya.
__ADS_1
Zhafran mengangguk mengaminkan apa yang di bilang Richie.
Ratu dan Alex tertawa mendengar jawaban mereka.
Ketika mereka sedang mengobrol ringan, Zevania, Senja, Elang dan juga Ayu datang.
" Selamat pagi semua.", sapa Elang sambil duduk di dekat Richie dan Zhafran.
" Pagi juga..", jawab mereka nyaris bersamaan.
Setelah mereka semua duduk, Ratu langsung membuka pembicaraan inti.
" Hari ini kita langsung pulang. Karena tujuan utama kita untuk bertemu dengan yang menolong Daddy udah selesai.", ujar Ratu sambil memandang ke semua orang. Memandang wajah mereka satu persatu.
" Lagian, disini sepertinya ada banyak masalah.. belum waktunya kalian berhadapan dengan masalah tersebut. Tapi sebelum kita pulang, Mommy dan Aunty Ayu akan perusahaan ke PT Mendung Sejati untuk melakukan kerjasama. Dan kamu Richie, kamu harus ikut.. karena yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut Richie Company.", lanjut Ratu sambil matanya memandang fokus ke arah Richie.
" Oke Mom..aku siap-siap dulu, mau permisi ke kamar dulu.", jawab Richie sambil bangkit dari tempat duduknya.
Ratu mengangguk mengiyakan permintaan Richie.
Richie kemudian berjalan menuju kamar nya.
Sepeninggal Richie, Ratu kembali melanjutkan pembicaraan nya.
" Kalian gak apa-apa kalau kita gak jadi liburan kan?", tanya Ratu sambil memandang wajah putrinya, Senja dan juga Zhafran.
" Gak apa-apa Tante. Ini juga kita udah liburan kok.", jawab Senja lembut.
Ratu mengangguk sambil tersenyum mendengar jawaban Senja. Gadis ini sangat lembut, dan Ratu semakin menyukainya.
" Iya Tante..lain kali kita liburan lagi.", timpal Zhafran.
Ratu Mengangguk, ia senang teman anak-anak nya adalah anak yang baik semua.
" Iya Mom gak apa-apa. Sepertinya, tempat ini gak aman buat Senja. Aku takut terjadi hal buruk terhadap Senja.", jawab Zevania sambil mengelus pundak Senja. Ia benar-benar khawatir terhadap Senja, karena beberapa kali orang hendak menyakiti nya.
Hati Senja tersentuh mendengar jawaban Zevania yang sepertinya sangat mengkhawatirkan dirinya. Di sandarankan tubuhnya pada Zevania.. matanya berkaca-kaca.
" Makasih Ze..", bisik Senja.
Zevania mengangguk sambil mengelus rambut Senja.
Ratu mengangguk sambil tersenyum, begitu juga dengan Alex.
Ayu dan Elang saling berpandangan.. bibir mereka sama-sama mengulas senyum.
" Mereka benar-benar saling menyayangi. Semoga persahabatan kalian tak lekang oleh waktu." bisk Ayu dalam hati.
" Ya udah.. kalau begitu, kalian kalau mau kemana-mana harus pamitan sama Daddy dan Om Elang. Zhafran, kamu jaga Zevania dan Senja ya.."pesan Ratu pada Zhafran, Senja dan juga Zevania
" Iya Tante." jawab Zhafran.
__ADS_1
Mereka lanjut mengobrol sambil menunggu Richie ganti pakaian.
BERSAMBUNG.