
Richie menggeliatkan tubuhnya. Matanya mulai terbuka perlahan-lahan. Setelah itu ia mencoba untuk duduk .
Ia merangkak ke samping tempat tidur, meraih saklar lampu yang berada di samping Nakas.
Sedikit-sedikit demi sedikit cahaya lampu mulai beradaptasi dengan matanya. Barulah ia bangkit dan berjalan ke kamar mandi.
Ia ingin mandi, badannya terasa kurang nyaman. Mungkin karena semalam ia tak sempat untuk mandi.
Setelah membuka pakaiannya, ia langsung menyalahkan shower. Badannya terasa segar ketika air hangat tersebut mengguyurkan tubuhnya.
Sekitar lima belas menit ia pun keluar dari kamar mandi dengan tubuh berbalut handuk.
Ia melangkah menuju lemari pakaiannya. Mengambil sepasang baju Koko berwarna biru tua.
Karena adzan subuh telah berkumandang beberapa saat yang lalu. Ia pun langsung menunaikan sholat subuh.
Selesai sholat subuh, ia lalu melipat kembali sajadahnya. Meletakkan nya di tempat semula. Ia lalu merapikan tempat tidurnya dan meletakkan baju kotor di dalam keranjang.
Setelah selesai, ia lalu membuka pintu kamar.. berjalan ke arah kamar Zevania.
Ia membuka pintu kamar Zevania dengan pelan.. agar tak mengganggu sang penghuni.
Tapi ketika ia berhasil masuk, ia melihat adiknya tersebut sedang melakukan sholat subuh.
Karena tak ingin mengganggu, ia lalu duduk di sisi tempat tidur sambil menunggu Zevania selesai sholat.
Tak berapa lama, Zevania pun selesai sholat. Melipat kembali sajadah dan mukenah nya..lalu meletakkannya kembali di tempat biasanya.
" Mas udah sholat ?" tanya Zevania sambil naik ke atas tempat tidur.
" Udah dek..", jawab Richie singkat.
"Dek.. lapar gak? Ke dapur yuk..", ujar Richie sambil mengelus perutnya.
" Iya mas, aku pun lapar. Ayolah..", jawab Zevania sambil turun dari tempat tidurnya.
Richie dan Zevania melangkah keluar kamar, tujuan mereka sekarang ke dapur yang berada di lantai satu.
Ketika mereka sudah berada di lantai satu, terlihat para asisten rumah tangga mulai sibuk dengan tugas masing-masing.
Para asisten rumah tangga tersebut menyapa Twins dengan sopan. Dan mereka pun menjawab sapaan sang asisten rumah tangga dengan ramah.
Sesampainya di dapur, Rima yang biasanya menyiapkan segala ke keperluan Twins sedang sibuk masak di dapur.. tepatnya membantu koki di rumah tersebut untuk membuat sarapan.
" Mbak Zeze sama mas Richie mau sarapan?", tanya Rima ketika menyadari anak majikannya tersebut mendekati meja makan.
" Iya mbak kami lapar.", jawab Zevania sambil memanyunkan bibirnya.
Rima tertawa gemes melihat tingkah lucu Zevania.
" Oke..mau makan apa?", tanya Rima sambil memandang kedua bocah tersebut bergantian.
" Aku mau makan bihun goreng seafood.", jawab Zevania.
" Mas mau makan apa?", tanya Zevania pada Richie.
" Samain aja sama kamu.", jawab Richie singkat.
" Nah itu Mbak..", ujar Zevania sambil tertawa.
__ADS_1
Rima pun ikut tertawa mendengar ucapan kocak dari Zevania.
Rima lalu meminta koki untuk membuatkan sarapan Twins, sementara ia membuatkan susu coklat untuk keduanya.
Sambil menunggu sarapan mereka di bikin oleh koki, Zevania dan Richie mengobrol tentang Jasmin.
" Mas.. berarti kalau Jasmin jadi anaknya Mama Ayu, kita saudara dong." tanya Zevania sambil memiringkan kepalanya ke arah Richie.
" Iya. Tapi kan bukan saudara kandung.", jawab Richie sambil menyandarkan tubuhnya di kursi.
" Iya juga ya..", gumam Zevania.
" Tapi kan mas..", belum selesai kalimat yang akan di ucapkan oleh Zevania, Richie telah memotongnya.
" Udah dek.. Gak usah ada tapi-tapian. Lagian aku bisa menyayanginya sebagai saudari perempuan ku.", jawab Richie tegas.
Zevania terdiam mendengar ucapan Richie. membenarkan, menjadi apa pun Jasmin, ia pun akan tetap menyayangi nya.
Obrolan mereka terputus ketika Rima membawa dua piring bihun goreng seafood dan dua gelas susu cokelat.
Mereka pun menikmati sarapan tersebut dengan hikmat dan diam. Hingga tanpa terasa, sepiring bihun goreng telah masuk ke dalam perut mereka dengan damai.
" Alhamdulillah..", ucap Richie sambil menyeka sudut bibirnya dengan selembar tissue, setelah ia selesai mengeksekusi sepiring bihun goreng dan segelas susu cokelat.
Zevania tertawa melihat Richie mengelus perutnya setelah menyelesaikan meminum segelas susu.
Sementara ia, belum minum sedikit pun. Karena kebiasaan nya setelah makan tak pernah langsung minum.. tunggu beberapa saat baru minum.
Ketenangan di pagi itu sedikit terusik ketika terdengar langkah kaki mendekati mereka.
" Mommy.. Daddy..", sapa keduanya ketika melihat siapa yang datang.
" Lapar Mom.. lagian semalam aku gak sempat mandi, jadi badan kerasa kurang nyaman aja.", ucap Richie sambil membetulkan posisi duduknya.
" Kalau kamu princess?", tanya Alex yang lebih memilih duduk di samping putrinya tersebut.
" Sama Dad..semalam kita terlalu sibuk. Sampai kami lupa mandi dan lupa makan.", jawab Zevania sambil tertawa.
Alex pun ikut terkekeh mendengar ucapan anak gadisnya.
" Nanti pulang bareng Om Neka ya nak, Mommy sama Daddy sibuk banget akhir-akhir ini.", ujar Ratu sambil menatap lembut wajah anaknya bergantian..
" Siap Mom, Mommy jangan khawatir."jawab Richie sambil tersenyum.
" Terima kasih nak...", ucap Ratu sambil menatap haru pada anak-anak nya.
Zevania pun meminum habis susu coklatnya, setelah itu mereka berpamitan pada kedua orang tuanya untuk kembali ke kamar mereka.
Mereka harus siap-siap untuk berangkat ke sekolah.
☘️☘️☘️☘️☘️
" Zeze.. Richie..",Richie dan Zevania baru saja menginjakkan kakinya di parkiran sekolah. Ketika suara Senja memanggil mereka berdua.
" Nja'..", seru Zevania sambil melambaikan tangannya.
Senja pun berlari mendekati mereka berdua.
" Kalian baru sampai ya?" tanyanya dengan senyum manis di wajah cantiknya.
__ADS_1
" Iya Nja'.. kamu kok tumben baru di antar?", jawab Senja.
" Ia, tadi ban mobil Mama kempes di jalan. Untung udah ada bengkel yang buka. Kalau gak kami berdua bisa telat",terang Senja sambil memanyunkan bibirnya.
" Lain kali kalau ada apa-apa telpon.", celetuk Richie sambil memandang ke arah Senja.
" Aku mau telpon, tapi Mama melarang. Mama bilang jangan menyusahkan orang.", jawab Senja tak mau di salahkan.
" Bilang sama Mama mu, aku yang suruh.", jawab Richie tegas.
" Iya deh.." jawab Senja mengalah.
Zevania tertawa melihat Senja kena omel Richie. Richie emang overprotektif sama orang-orang yang ia sayang. Masih kecil jiwa melindungi telah tubuh dari dalam dirinya.
" Udah perang nya.. ayo kita ke kelas.", ujar Zevania menengahi keduanya. Seraya menyeret tangan Senja.
Mereka bertiga pun akhirnya berjalan menuju kelas. Sekolah mulai ramai, karena anak-anak udah pada datang.
Zhafran, Geraldine dan Dora udah duduk di kursi mereka masing-masing.
Melihat kedatangan ketiga temannya, wajah Dora tersenyum bahagia.
" Tumben kalian baru datang?", tanya Dora.
" Iya, tadi ngobrol di depan.", jawab Senja sambil tersenyum.
" Oh ya gimana kabar Jasmin?", tanya Senja sambil memukul pelan lengan Senja.
" Dia udah di temukan semalam..", jawab Zevania.
" Alhamdulillah...", ucap Zhafran dan Senja bersamaan.
" Terus, apa dia gak apa-apa?", tanya Senja penasaran.
" Alhamdulillah dia gak apa-apa.", jawab Zevania.
" Syukurlah..", jawab Senja lega.
" Ada apa sih?", tanya Dora kepo. Geraldine pun ikut mengangguk, seolah-olah meminta penjelasan dari Zevania dan Senja.
Zevania pun menceritakan tentang Jasmin. Dari awal ia hilang ternyata karena di culik dan akhirnya di temukan kembali. Semua di ceritakan Zevania dengan lengkap.
" Ya ampun kasihan banget. Udah jatuh ketimpa tangga lagi.", ucap Dora prihatin.
Mereka semua mengangguk, mengiyakan ucapan Dora.
" Boleh gak kapan-kapan aku ikut ketemu Jasmin?", pinta Dora penuh harap.
" Boleh dong.. nanti kita kapan-kapan kita jalan-jalan bareng.", jawab Zevania sambil tersenyum manis.
Raut bahagia terpancar dari wajah Dora. Ternyata banyak kebahagiaan yang ia dapat ketika berteman dengan orang baik.
Ia tau, Zevania dan Richie adalah anak orang kaya. Walau dia tak mengerti seberapa kaya temannya tersebut. Tapi mereka benar-benar baik, tanpa memandang fisik atau pun status. Berbeda dengan Catherine, yang melihat seseorang hanya dengan hartanya. Ia kembali tersenyum sambil menarik napas dalam-dalam.
Obrolan mereka terhenti ketika guru memasuki kelas.
BERSAMBUNG.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA.
__ADS_1
SELAMAT BERPUASA.