
Setelah selesai salam, Jasmin lanjut berdoa. Berdoa untuk mama papanya yang telah pergi mendahuluinya. Serta Kakek neneknya yang sedang terbaring sakit. Tak lupa juga ia berdoa untuk kesehatan, kebahagian serta panjang umur buat Ratu dan Alex sekeluarga. Orang baik yang di kirim tuhan untuk membantu keluarga.
Selesai berdoa, Jasmin segera melipat sajadah dan mukenah nya kembali.
Tapi ketika ia hendak meletakkan kembali peralatan sholatnya ke dalam lemari, matanya melihat beberapa buah paper bag.
Dan di salah satu paper bag tersebut ada tulisannya.
" Jasmin.. tadi Om hendak memberikan langsung sama kamu, tapi kamu nya lagi sholat. Jadi Om gak mau ganggu. Di dalam paper bag ini ada beberapa pakaian buat mu. pakailah.. itu yang beli mbak Ratu dan mbak Zevania. Selamat istirahat cantik.. mimpi indah..tertanda: Om Tio.
Jasmin membuka paper bag itu satu persatu, matanya langsung terbelalak. Dua pasang baju tidur bermotif hello Kitty dan tiga helai dress cantik. Berwarna biru, putih dan juga pink. Serta sepasang sepatu dan sendal. Bahkan ada juga ****** ******** yang bermotif hello Kitty juga. Barang-barang tersebut berbahan halus, lembut dan nyaman.
Air mata bahagia jatuh di pipi Jasmin. Ia benar-benar terharu dan bahagia. Ia bersyukur, Allah pertemukan ia dengan manusia berhati malaikat di saat ia dalam kesulitan.
" Terima kasih ya Allah, atas semua rezeki dan kebahagiaan yang engkau berikan buat ku. Dan ampuni aku karena masih sering mengeluh dengan keadaan ku..", ucap Jasmin sambil menengadah kan tangannya ke atas, lalu kemudian ia mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Jasmin meletakkan peralatan sholatnya kedalam lemari. Setelah itu barulah ia mencoba pakaiannya satu persatu. ia berputar di depan cermin.. ia benar-benar seperti seorang putri yang ada di dalam cerita dongeng.
Seumur hidupnya, baru kali ini ia mempunyai baju bagus dan mahal.. karena selama ini ia hanya mampu membeli baju di pasar.
Mata Jasmin kembali terbelalak ketika ia melihat harga baju-baju tersebut.
" Pantes rasanya nyaman banget.", gumamnya.
" Malam ini aku mau pakaian baju tidur yang ini aja..", ucapnya lagi sambil mengambil salah satu baju tidurnya.
Lalu ia menyimpan sisanya di lemari pakaiannya.
Setelah selesai ganti pakaian, ia segera merebahkan diri di tempat tidur. Tak lupa ia berdoa sebelum menarik selimut untuk menyelimuti tubuhnya.
Perlahan ia pun tertidur, dengan senyum manis tersungging di bibir indahnya.
🍀🍀🍀🍀
Sementara itu, setelah selesai membeli pakaian buat Jasmin, Ratu dan Zevania segera kembali ke mobil. Dan mereka pun melanjutkan perjalan menuju rumah mereka.
" Mas.. Jasmin cantik ya..", ujar Zevania pada Richie.
" Iya..", jawab Richie singkat.
__ADS_1
" Cantik Jasmin apa cantik Senja?", tanya Zevania lagi.
" Cantik dua-duanya.", jawab Richie lagi.
" Kalau di suruh memilih, mas pilih siapa?", tanya Zevania kemudian.
" Karena mas udah janji sama Senja, mas akan memilih Senja.", jawab Richie sambil mengelus rambut adik kembarnya tersebut.
" Kalau ternyata Senja tak sebaik Jasmin gimana?", tanya Zevania lagi sambil menatap wajah mas nya.
" Entah dek.. mas akan serahkan semuanya pada ketentuan Allah. Karena baik buat kita, belum tentu baik di mata Allah.. begitu juga sebaiknya.", jawab Richie bijak.
Zevania tersenyum puas. Ia bangga pada kembarannya tersebut. Slalu berpegang teguh pada janji. Dan slalu menyerahkan semuanya pada ketentuan Allah.
" Gak usah bingung sayang.. ambil dua-duanya. Daddy setuju-setuju aja.", celetuk Alex dari balik kemudi.
" Serakah dong Dad..", jawab Zevania sambil menjulurkan kepalanya di antara Mommy dan Daddy nya.
" Gak apa-apa, yang penting dua-duanya setuju.", jawab Alex sambil tertawa.
Ratu cemberut mendengar ucapan Alex, lalu dengan gemas dicubitnya pinggang Alex.
" Jangan di kotorin pikiran anak mu..", ujar Ratu kesel.
"Emang boleh?" tanya Alex sambil melirik ke arah Ratu.
" Daddyyyyyyy.. gak boleh nakal", jerit Zevania dengan muka merah.
" Iya..iya..maaf sayang, Daddy hanya bercanda.", jawab Alex sambil tersenyum masam.
Ratu dan Zevania seperti nya benar-benar kesal pada Alex. Karena keduanya masih cemberut ketika mata mereka bertemu dengan mata Alex.
" Mas..kok diam saja Daddy mau menduakan Mommy?", tanya Zevania ikut kesal sana Richie.
" Kalau sampai itu terjadi, aku akan membuat perempuan itu menghilang untuk selama-lama nya.", jawab Richie sambil memejamkan matanya.
Tenggorokan Alex mendadak kering, lidahnya terasa kelu.. ternyata, anak laki-laki nya sama menyeramkan dengan istrinya.
🍀🍀🍀🍀
__ADS_1
Kini mereka telah berada di rumah mewah mereka. Bahkan, Richie dan Zevania telah berada di kamar mereka masing-masing.
Selesai mandi, mereka segera mengerjakan sholat Isya.. walau terlambat mereka tetap akan sholat.
Richie membaringkan tubuhnya di kasur empuknya. Ia jadi membayangkan Jasmin. Membayangkan wajah Jasmin yang memerah karena menahan malu karena ia goda.. serta memerah karena kesal sewaktu ia di panggil Bunga Melur.
" Dia benar-benar menggemaskan.", gumam Richie sambil tersenyum.
Lalu pikiran nya beralih ke Senja. Senja yang tenang dan dewasa. Terasa begitu menenangkan. Senja juga cantik, sama cantiknya dengan Jasmin.
Richie jadi senewen memikirkan kedua wanita tersebut. Hingga tanpa sadar ia pun tertidur.
🍀🍀🍀🍀
Sementara itu, Ratu dan Alex sedang menyadarkan tubuh mereka di Head board sambil meluruskan kaki.
Dari tadi tangan Ratu sibuk memainkan tangannya di atas laptop yang di pangku di pahanya dengan alas bantal.
" Yank.. Ayu udah dapat laporan dari orang lapangan, kalau Jasmin itu yatim-piatu.", ujar Ratu sambil menatap suaminya.
" Maksud mu?", tanya Alex heran.
" Tadi aku nyuruh Ayu untuk nyari informasi tentang Jasmin, nenek Aminah dan Kakek Abdullah. Dan menurut laporan orang yang Ayu suruh, Jasmin itu yatim-piatu. Mamanya meninggal ketika melahirkan Jasmin. Sementara papanya meninggal karena sakit yang tak terobati.",terang Ratu dengan wajah sedih.
" Sakit yang tak terobati maksudnya?", tanya Alex tak mengerti.
" Sakit yang di biarkan begitu saja karena tak ada biaya untuk berobat.", jawab Ratu.
" Ya Allah kasihan banget. Terus yang anaknya nenek Aminah itu siapa?", tanya Alex lagi.
" Mamanya Jasmin.. sementara papanya ya itu yatim-piatu. Ia dari salah satu panti asuhan. Tak di adopsi orang hingga ia kerja dan menikah dengan mamanya Jasmin.",ujar Ratu sambil menarik napas panjang.
" Ternyata, rumah sakit yang kita gratis kan untuk orang tidak mampu belum sepenuhnya menyebar.", sesal Ratu dengan wajah sedihnya.
" Kalau begitu, kita akan memulai kegiatan berobat gratis dan periksa gratis ke seluruh pelosok kota impian. Agar tak ada lagi cerita menyedihkan seperti ini.", ujar Alex dengan penuh semangat.
" Baiklah.. kita akan atur itu besok pagi, di rumah sakit.", jawab Ratu sambil membetulkan posisi duduknya menjadi tidur.
Karena sejujurnya ia telah mengantuk
__ADS_1
.
BERSAMBUNG.