ANAK SULTAN SEASON 2 BABY TWINS.

ANAK SULTAN SEASON 2 BABY TWINS.
KAMU CANTIK.


__ADS_3

Adzan subuh baru saja berkumandang. Richie telah terjaga dari tidurnya. Sambil menggaruk-garuk kepala, Richie pun bangkit dari tempat tidurnya. Ia segera menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.


Setelah mengganti bajunya dengan stelan baju Koko, ia pun keluar dari kamarnya menuju kamar adiknya, Zevania.


Adiknya sama seperti dia, kalau tidur harus gelap. Setelah membuka pintu kamarnya dengan lebar, Richie pun mencari saklar lampu..lampu menekannya. Kamar sang princess pun terang benderang.


Sang princess masih tidur dengan lelapnya di bawah selimut. Richie tersenyum melihat hal tersebut. Ia lalu duduk di pinggir tempat tidur dan mengelus rambut adiknya dengan penuh rasa sayang.


" Zeze.. bangun dek, udah waktunya sholat subuh.", ujar nya sambil menepuk-nepuk pundak adiknya dengan lembut.


Zevania menggeliat karena merasa tidurnya terganggu. Ia perlahan membuka matanya. Seraut wajah tampan sedang memandangnya dengan lembut. Melihat hal tersebut, Zevania tersenyum sambil masih memejamkan matanya.


" Kok bobok lagi dek.. ayo kita sholat subuh dulu.",ujar Richie sambil menggoyang pundak adiknya.


" 5 menit lagi mas.." jawab Zevania dengan mata masih tertutup.


" Gak.. ayo bangun.", ujar Richie tegas.


Melihat Richie udah mulai mode serius, Zevania pun gak mau main-main lagi. Ia segera ke kamar mandi untuk ambil air wudhu.


Richie menggelengkan kepalanya melihat tingkah manja adiknya tersebut. Richie lalu keluar dari kamar Zevania. Ia lalu mengerjakan sholat di kamarnya.


Setelah sholat subuh, Richie berencana untuk tidur kembali. Tapi pikirannya jadi terganggu karena teringat akan Senja. Akankah Senja di izinkan oleh mamanya untuk ikut pergi Batam..? berbagai pertanyaan berkecamuknya di kepalanya.


Richie lalu bangkit dan menuju kamar Ayu. Mungkin setelah mendapatkan Jawaban dari Ayu hatinya akan lega.


Ia kemudian mengetuk pintu kamar Ayu sebanyak 2 kali. Dan tanpa menunggu lama, pintu kamar tersebut terbuka.


Ayu menyembulkan kepalanya di balik pintu. Ketika melihat Richie yang langsung mengajak anak asuhnya tersebut ke dalam kamar.


" Ada apa sayang?", tanya Ayu setelah mereka duduk di pinggiran tempat tidur.


" Aunty udah jadi menghubungi mama Senja?", tanya Richie tanpa basa basi.


Ayu tersenyum sebelum menjawab pertanyaan dari Richie.


" Udah sayang..dan mamanya mengizinkan.", jawab Ayu sambil mengelus rambut Richie dengan lembut.


" Alhamdulillah.. terima kasih Aunty.",ucap Richie sambil memeluk tubuh Ayu.


Ayu membalas pelukan Richie. Di hujani nya pucuk rambut Richie dengan ciuman.


" Apa pun akan Aunty lakukan untuk membuat mu bahagia nak.", bisik Ayu.


" Terima kasih Aunty. Aku tau, selama ini aunty indah berkorban banyak untuk kami. Aunty mengorbankan kebahagiaan Aunty. Aunty juga telah menghabiskan semua waktu Aunty selama 6 tahun ini untuk membantu perusahaan Mommy. Menjaga kami dan juga memastikan keselamatan kami. Aku janji Aunty, suatu hari nanti.. akulah yang akan menjaga Aunty.", ujar Richie dengan mata berkaca-kaca. Di ciumnya wajah Ayu dengan penuh rasa sayang.


Ayu tak mampu menahan haru yang menyesak di dadanya. Ia merasakan hal yang sangat membahagiakan ketika rasa cinta dan ketulusannya selama ini berbalas..walau ia tak pernah mengharapkan balasan apa pun, tak urung.. ucapan Richie membuat hatinya di penuhi dengan rasa bahagia.


" Terima kasih nak.. ", hanya itu yang mampu Ayu ucapkan..


" Aunty...mas Richie.. apa yang terjadi? Kenapa kalian menangis?", tanya Zevania yang tiba-tiba muncul.

__ADS_1


" Sini sayang..", panggil Ayu.


Zevania pun mendekat. lalu Ayu pun memeluknya.


" Gak papa sayang.. Aunty bahagia memiliki kalian.", ujar Ayu sambil mencium pipi Zevania.


Zevania tersenyum mendengarnya ucapan Ayu.


" Ia Aunty.. kami juga bahagia punya Aunty.", jawab Zevania sambil memeluk Ayu.


Jadilah Ayu di peluk oleh baby Twins.


" Ngomong-ngomong.. Aunty jadi gak menghubungi Miss Susan untuk minta izin bawa Zhafran ikut kita ke Batam?", tanya Zevania sambil melepaskan pelukannya di tubuh Ayu.


" Jadi dong.. dan syukur lah, orang tuanya mengizinkan. Ternyata papa Zhafran kenal sama grandfha kalian.", jawab Ayu sambil tertawa.


" Oh ya..? Syukurlah.", ucap Zevania senang.


Mereka bertiga tertawa, sambil bercerita tentang pulau Batam. Kedua anak tersebut makin penasaran ingin segera tau seperti apa Batam yang terkenal dengan pantai dan makanan lautnya.


" Oke sayang..sekarang kalian siap-siap ya..biar gak ada yang ketinggalan.", perintah Ayu pada kedua anak asuhnya tersebut.


Kedua bocah itu langsung kabur menuju kamar mereka masing-masing.


Setelah mereka pergi, Ayu mengambil handphone nya.. ia ingin menghubungi Elang. Mendadak ia merindukan kekasih terhebat dsn terbaiknya tersebut.


Ayu mencari kontak Elang di handphone nya.. setelah ketemu ia langsung menelponnya.


Tak tunggu lama, panggilan nya pun terhubungkan. Suara kekasihnya yang masih terdengar serak membuat Ayu tersenyum. Suara khas baru bangun tidur tersebut slalu membuat Ayu makin jatuh cinta.


" Udah yank, habis sholat aku tidur lagi.Ada apa sayang?", tanya Elang lembut.


" Gak papa.. oh ya udah siap-siap belum? Soalnya Ratu bilang, kita berangkat nya sekitar jam 9.", jawab Ayu sambil balik bertanya.


" Udah yank...lagian kita ke sana kayaknya gak lama.", jawab Elang.


" Belum tentu juga yank. Soalnya anak-anak bawa temannya.. sekalian liburan. Mereka pengen ke pantai dan juga berburu seafood seger.", jawab Ayu sambil tertawa kecil.


" Oh ya.. bakalan seru ni kayaknya.", jawab Elang bersemangat.


" Udahan dulu ya yank.. aku mau beres-beres dulu.", ujar Ayu.


" Oke sayang..sampai ketemu nanti. Love you..", jawab Elang.


" Love you too..", jawab Ayu sambil mengakhiri panggilan telponnya.


🍀🍀🍀🍀🍀


Pagi-pagi sekali setelah sarapan, Ayu segera berangkat menuju rumah Senja. Jalanan masih sepi, hingga Ayu dapat berkendara sedikit ngebut. Tak sampai 20 menit, ia telah tiba di rumah Senja. Gadis kecil dan mamanya telah menunggu di depan rumah. Senja terlihat semakin cantik dengan busana yang ia pakai..


" Assalamualaikum..", sama Ayu setelah turun dari mobil.

__ADS_1


" Wa'alaikum salam..", jawab Senja dan mamanya berbarengan.


" Aku bawa Senja ya Bu..jangan khawatir, insya allah ia baik-baik saja bersama kami.", ujar Ratu .


" Iya mbak.. titip Senja ya.", jawab Bu Maria sambil tersenyum.


" Senja, hati-hati ya nak.. jangan keluyuran sendirian.", pesan Bu Maria pada Senja.


" Ia ma.. aku pergi dulu ya.", pamit senja pada mamanya.


Senja mencium tangan mamanya. Dan Bu Maria mencium kening anaknya. Seandainya bukan bersama Keluarga Richie, ia tak akan mengizinkan anaknya jauh darinya. Tapi hatinya tenang melepaskan anaknya bersama keluarga Richie. Karena ia tau, cara keluarga Richie memperlakukan anaknya... nyaris seperti keluarga sendiri.


Setelah berpamitan, Ayu segera membawa Senja menuju rumah Zhafran.


Senja duduk manis dan tenang. Matanya yang indah menatap keluar jendela. Menikmati semburan sunrise di ufuk timur.


Tak lama,mereka telah tiba di perumahan elite. Security komplek tersebut bertanya cukup detail. Tapi ketika chief security-nya melihat Ayu.. ia segera mempersilahkan Ayu untuk masuk. Chief security-nya kebetulan, kenal sama Ayu sebagai asisten CEO PT Ratu Cendana.


Senja melongo melihat rumah-rumah yang berjejer indah dengan halaman luas.


Setelah Sampai di rumah no 5, Ayu segera menghentikan mobilnya. Belum lagi sempat Ayu keluar dari mobil, pagarnya telah terbuka.


Zhafran segera menghampiri mobil Ayu.


" Assalamualaikum..", sapa Zhafran.


" Wa'alaikum salam..",jawab Ayu dsn Senja berbarengan.


Seorang pelayan mengantarkan sebuah tas ransel yang cukup besar.


" Ini den bareng Aden.", ujar pelayan tersebut dengan sopan.


" Pak Karno, jangan panggil aku den, panggil aku mas Zhafran."ujar Zhafran sepertinya keberatan dengan panggilan tersebut.


" Baiklah mas.. hati-hati.", pesan pelayan tersebut sambil membungkuk tubuhnya pada Ayu.


Ayu mengangguk sambil tersenyum.


" Pak.. kami berangkat ya", ujar Ayu .


" Iya non.. hati-hati. Titip mas Zhafran ya..", pinta pak Karno dengan sopan.


" Iya pak.. ", jawab Ayu singkat.


Setelah Zhafran masuk kedalam mobil, Ayu segera melajukan kendaraannya.


20 menit kemudian,mereka telah tiba fi rumah. Richie dan Zevania telah menunggu di teras rumah. Melihat mobil Ayu, Zevania segera menghambur mendekati mobil..


Senja turun dari mobil. Dan langsung di tatap oleh Richie tanpa berkedip.


" Kamu cantik.", puji Richie sambil mengambil tas yang di bawa oleh Senja.

__ADS_1


Senja hanya tersenyum malu.


BERSAMBUNG.


__ADS_2