
Seaampai di kelas kelima sahabat itu langsung mengambil pakaiannya dan berganti menjadi seragam karna mereka ada satu mata pelajaran terakhir lagi...
" Guys yuk ke ruang ganti..." ajak Rahayu mereka pun langsung ke ruang ganti... namun tiba-tiba Yufika berlari menuju ke arah toilet membuat Safani yang baru saja keluar kelas langsung mengejar Yufika...
Di dalam toilet... ternyata Yufika mengalami mimisan.
" Ya ampun darah... ini pertama kalinya darah keluar di hidung aku... tapi kenapa sederas ini... akh alu gak punya tisu lagi..." gumam Yufika namun saat dia membilas hidungnya dengan air seseorang tiba-tiba menyodorkan sebungkus tisu...
" Ini pakai lah tadi aku baru beli..." seru seseorang itu yang membuat Yufika kaget.
" Safani....." gumam Yufika sambil menatap sahabatnya itu.
" Iya ini aku... tadi aku mengejarmu... dan aku melihat darah keluar di hidungmu lalu aku pun bergegas ke kantin untuk membelikanmu tisu..." seru Safani menjelaskannya
" Makasih ya Safani nantik di kelas aku ganti yang kamu....." seru Yufika sambil menerima tisu tersebut dari tangan Safani....
" Apaan sih fik... kek sama orang lain saja... aku kan sahabat kamu... masa iya cuman beliin tisu aja kamu harus ganti... gak usah lah .. itu lah gunanya sahabat saling tolong menolong..." sahut Safani membuat Yufika baper ...
" Hmmmm sekali lagi terimakasih fan..." seru Yufika sambil membersihkan hidung nya ..
" Iya fik sama-sama... tapi fik... ini pertama kalinya buat kamu..." seru Safani..
" Iya fan aku baru ngalamin yang kek beginian... mungkin karna aku kelelahan kalik ya .." seru Yufika menebak.
" Bisa jadi... sih fik tapi lebih baik kamu periksa dulu ke rumah sakit..." seru Safani.
__ADS_1
" Akh gak perluh lah..." seru Yufika.
" Fik dengerin aku ya... jangan menyepelekan penyakit .. kamu dengerin aku oke... nantik aku akan temenin kamu kerumah sakit... " seru Safani sambil mengelus punggung Yufika.
" Makasih ya kamu perhatian sama aku..." seru Yufika berkaca-kaca
" Udah ih gak usah sedih gitu..." seru Safani.
" Aaku gak sedih.... tapi aku terhura... sama kata - kata kamu barusan..." seru Yufika.
" Terharu fik... bukan terhura..." ralat Safani.
" Nah itu dia maksud aku hehehe..." seru Yufika sambil tertawa pelan.
" Yaudah sekarang kita ke kelas yuk..." seru Safani.
Lalu keduanya berganti pakaian
Setelah itu keduanya kembali kedalam kelas
" Woi lama betul kalian dari maan saja sih..." seru Sindi menggerutu
" Dari toilet woi..." seru Safani sambil berjalan ke arah kursinya..
" Wah berdua saja... gak ngajak ngajak deh kalian ini..." seru Sindi
__ADS_1
" Ngapain kita ngaka elu di toilet..." seru Safani.
" Gak tau gue..." seru Sindi.
Rahayu memperhatikan Yufika yang sedari tadi masuk kelas jadi berdiam diri.
" Fik lo kenapa...?" tanya Rahayu.
" Gak apa-apa..." sahut Yufika singkat lalu Rahayu menoleh ke arah Safani
" Fan lo apain lagi sahabat gue...?" tanya Rahayu seraya mengintimidasi Safani.
" Gak gue apa-apain kok... paling gue colek dikit aja kepalanya..." seru Safani bercanda.
" Bercanda wae lo..." seru Rahayu.
" Lah tadi bertanya sekarang mala sewot aja lo..." seru Safani kesel.
" Gue kan tadi naynyanya baik-baik saja kenapa jadi lo ngelantur gitu..." sahut Rahayu.
" Sudah-sudah aku beneran gak apa- apa kok Safani juga gak ngapa ngapain aku kok..." seru Yufika sambil membela Safani.
" Nah dengerin tuh... makanya jangan suuzon sama orang harusnya lo itu bersikap baik dan berpikir baik ke gue .." seru Safani bangga.
" Iya deh..." seru Rahayu lalu mereka pun terdiam
__ADS_1
🌿🌿🌿🌿 BERSAMBUNG 🌿🌿🌿🌿