
Yufika berjalan dengan pandangan lurus ke arah depan sedangkan Safani pergi ke apotik untuk menebus obat... milik Yufika..
Yufika berjalan le arah taman rumah sakit saat itu juga Safani melihatnya...
Hatinya juga ikut bersedih melihat sahabatnya yang gunung es itu bisa menangis dengan diam
Safani tau Yufika saat ini sedang terluka dia menahan kesedihannya ....
Dan setelah Safani mendapatkan obat milik Yufika. dia pun menemui Yufika yang berada di taman.
" Fik...ini obat kamu...kamu simpan gih..." seru Safani sambil memberikan bungkusan plastik yang berisi obat.
" Terimakasih fan nantik aku ganti uang kamu..... " seru Yufika.
" Fik aku dah bilang gak perluh makasih segalah kamu shabat aku... aku pasti bantuin kamu kok..." seru Safani.
" Hmmm iya iya maafin aku..." seru Yufika..
" Udah ya jangan sedih..." seru Safani.
" Ku gak sedih kok..." seru Yufika bohong.
" Gak sedih apaan... itu mata kamu merah gitu kek menahan air mata saja..." seru Safani sambil menunjuk ke arah mata Yufika.
" Hmmmm iya iya " seru Yufika singkat.
__ADS_1
" Fik kamu jangan sedih... kamu gak sendirian.. kok... ada aku bersama kamu yang selalu menemani kamu...kita akan hadapin ini bersama-sama rasamu juga rasaku... aku gak mau kamu ke capek an dan maaf jika nantik aku akan bersikap posesif terhadap kamu tolong jangan membenciku..." seru Safani.
" Tidak...???!!! aku tidak membencimu tapi bersikap lah jangan berlebihan sehingga menimbulkan kecurigaan terhadap yang lainnya...." seru Yufika sambil menatap lurus.
" Iya baiklah... aku berjanji..." seru Safani singkat...
" Yaudah sekarang aku antar kamu pulang ya..." seru Safani...
" Lalu keduanya pun pergi menuju parkiran dan pulang bersama...."
Sesampai di rumah Yufika...
" Fik... jangan lupa. diminum obatnya ya .." seru Safani meningkatkan.
" Oke iya...sip..." seru Yufika
" Iya iya sama-sama aku pulang ya..." seru Safani
" Iya hati-hati di jalan..." sahut Yufika dan Safani 👍menaikan ibu jarinya
Yufika pun memasuki rumah..
" Selamat sore semuanya...." teriak Yufika ..
" Sore anak mama .... darimana aja sih anak mama yang bontot ini..." seru mama Milania
__ADS_1
" Habis jala -jalan mah.." seru Yufika.
" Oh jalan-jalan... yaudah sekarang kamu ganti pakaian gih udah itu makan oke..." seru mama Milania dan di anggukan kepala oleh Yufika...
Lalu Yufika punenaiki tangga dan menuju kamarnya setelah itu dia masuk dan mengeluarkan obat tadi...
Si pandangnya obat tersebut lalu dia letakann di laci meja...
Setelah itu dia pun bersih-bersih...
Setelah beberapa jam... barulah Yufika turun dan makan bersama keluarga yang lain karna waktu sudah menunjukann makan malam...
" Dek kenapa kamu pucat gitu..." tanya Yohanda yang memperhatikan sang adiknya.
" Aku kelelahan bang seharian aku jalan-jalan..." seru Yufika tanpa menatap sang abang...
Dan Yohanda tau kalau sang adik sedang berbohong... namun dia pun hanya mengangguk dan kepalanya saja ... dan sesaat dia pun terdiam dan menikmati makan malam bersama...
Setelah beberapa menit Yufika undur diri menuju kamarnya karna dia akan meminum obatnya
" Pah mah... semuanya Yufika sudah selesai ... Yufika .masuk kamar dulu ada yang mau fika kerjain..." seru Yufika dan di anggukan kepala oleh yang lain
lalu Yufika masuk kedalam kamarnya
Yufika berjalan menuju meja dan mengambil air yang sudah dia siap kan tadi lalu mengambil beberapa butir obat dan meminumnya...
__ADS_1
Tak lama pun Yufika tertidur...
🌲🌲🌲🌲 BERSAMBUNG 🌲🌲🌲🌲