ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
JANGAN BERITAHU KELUARGAKU


__ADS_3

Tak lama setelah kepergian Sarina dan Mitha mama dan papa Yulina pun datang dengan wajah gelisah.


" Yulina..." panggil sang mama.


" Mah... pah.." sahut Yulina sambil berdiri dan menyambut mamanya.


" Adik kamu kenapa nak..." tanya papa Hardi.


" Aku gak tau pah... tapi tadi kata temannya dia pingsan di toilet pah..." sahut yulina menjelaskan.


" Huuuuf apa yang terjadi kepada adikmu itu. selama ini dia gak pernah sakit kenapa tiba-tiba dia pingsan.." seru papa Hardi heran


* Di dalam ruang UKS *


" Setelah dokter Melani memeriksa kembali keadaan Yufika hasilnya tetap sama dan tak lama Yufika sadarkan diri..."


" Dokter...hmmm" seru Yufika dengan suara pelan


" Yufika kamu sudah sadar nak..." sahut dokter Melani.


" Iya dokter... kenapa saya bisa di ruang UKS...?" tanya Yufika.


" Tadi Sarina dan Mitha yang membawa kamu kesini... tadi kamu pingsan di toilet untungnya kedua teman kamu itu dengan sigap menolongmu." sahut dokter Melani.


" Hmmm dokter apa mengetahui sesuatu..." tanya Yufika.


" Iya saya sudah berkali-kali memeriksa kamu dan hasilnya tetap sama... " seru dokter Melani.


" Hmmm dokter tolong JANGAN BERITAHU KEPADA KELUAGAKU dokter.." seru Yufika memohon.


" Hmmm baik lah tapi setidaknya kamu harus sembuh dari penyakit kamu... kamu tau kan itu sangat berbahaya jika menyebar ke seluruh tubuh kamu..." seru dokter Melani


" Hmmm saya diam-diam sering kok buk dokter saya periksa keadaan saya kerumah sakit tanpa sepengetahuan papa mama..." sahut Yufika.

__ADS_1


" Hmmm baiklah kamu harus sembuh ya." sahut dokter Melani dan dianggukan kepala oleh Yufika.


Tak lama kedua orang tua Yufika datang dan langsung masuk ruang UKS.


" nak... kami gak apa-apa kan.." tanya sang mama.


" Gak apa-apa kok ma... hanya pusing sedikit saja..." seru Yufika.


" Iya pak Yufika hanya kelealahan saja..." sambung dokter Melani sambil menatap wajah Yufika.


" Hmmm terimaksih dokter" sahut papa Hardi..


" Iya pak sama-sama kalau begitu saya tinggal dulu mari pak buk..." pamit dokter Melani lalu beranjak keluar ruangan UKS


" Nak kamu beneran gak apa-apa..." tanya mama Nia.


" Iya mah aku gak apa-apa kok" sahut Yufika.


" Hmmmm ya sudah kita pulang ya... Lina kamu masuk kelas gih..." seru papa Hardi lalu membantu Yufika untuk berdiri


" Iya Fik nantik aku sampaikan." sahut Yulina sambil tersenyum.


Setelah kepergian Yulina ... Yufika pun pergi bersama kedua orang tuanya meninggalkan ruang UKS,,,


Sesampai dirumah Yufika langsung di bawah ke kamarnya dan Yufika langsung tertidur dengan lelap.


* Malam Hari *


Yufika keluar dari kamarnya dia menurut anak tangga lalu berjalan menuju dapur....


Di dapur dia melihat mamanya sedang memasak.


" Malam mah..." sapa Yufika.

__ADS_1


" Malam nak... kamu dah bangun... ada apa...hmmm!!?" seru mama Nia


" Gak apa-apa mah aku hanya ingin meminum air saja." sahut Yufika.


" Oh yaudah kalau gitu." sahut mama Nia


" Hmmmm ma... Lina sudah pulang kan mah... dia dimana...?" sahut Yufika.


" Dia di kamarnya nak..." sahut mama Nia


" Aku ke kamarnya Lina dulu ya mah..." pamit Yufika menuju kamar saudaranya.


Sesampai di depan pintu kamarnya Yulina dia pun mengetuk pintu kamar saudsranya itu.


(tok...tok...tok...) suara ketukan pintu.


" Masuk gak di kunci." sahut Yulina dari dalam kamar


( Kreakkk) suara pintu terbuka.


" Eh Fika ada apa...?" tanya yulina sambil menatap wajah saudaranya itu.


" Kamu anggap aku apa..?" tanya Yufika ambigu.


Yulina yang mendapatkan pertanyaan seperti iti langsung menatap saudaranya itu dengan heran


" Maksud kamu apa...?" tanya Yulina


" Gak apa-apa...heheheh" seru Yufika bercanda.


" Udah ah ayok kita kebawah aku lapar..." seru Yulina sambil menarik pergelangan tangan Yufika.


Lalu keduanya pun pergi kelantai dasar.

__ADS_1


Dan berkumpul bersama keluarga.


🌼🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼🌼


__ADS_2