
Setelah beberapa jam kemudian tibalah saatnya mereka mengadakan olimpiade tersebut...
" Fik.... aku kok deg deg an ya..." seru Ranti pada Yufika.
" Udah santai saja..." seru Yufika dengan santai.
Lalu keduanya memasuki gedung bersama buk risdan...
Buk risdan pun memerintah keduanya untuk mengambil posisi...
Setelah
" Baiklah selamat siang adik-adik semua...baik lah kita akan memulai olimpiade ini dengan membaca doa dalam hati menurut keyakinan masing-masing berdoa mulai" seru MC memulai pembukaan acara........ selesai...
" baiklah.... kita akan memulai acaranya..." seru Mc kembali.
acara pun dimulai.
Setelan beberapa jam kemudian acara selesai.
" Haduuuh fik gimana ini..." seru Ranti gelisah.
" Udah lah gak usah gelisah begitu... santai saja" seru Yufika yang bersikap biasa saja.
" Kamu kok biasa saja sih..." seru Ranti
" Iya aku mau gimana lagi...." seru Yufika.
" Hmmm baiklah...aku pasrah deh..." seru Ranti
Tak lama buk Risdan mendekat kearah mereka...
" Gimana tadi anak-anak bisa jawab soalnya kan..." tanya buk Risdan.
" Bisa kok buk ... susah buk..." seru Yufika dan Ranti dengan berbedah jawaban.
__ADS_1
" Susah bagaimana Ranti...?" tanya buk Risdan pada Ranti.
" Iya buk soalnya berbelit-belit buk... kek belut aja..." seru Ranti bercanda.
" Hahahahah... kamu tu ... ya.. ingat tapi gak paham sama soal gimana sih.. " seru buk Risdan.
" Ya gitu deh buk.." sahut Ranti lesu.
" Buk kapan kita balik ... ke kota P buk.." sahut Ranti.
" Besok kita sudah sampai di sana... dan malam in kita akan cek out...." sahut buk Risdan.
" Wah dan kangen sama kelas ini buk.." seru Ranti semangat.
" Ekhe..m kangen kelas...apa kangen doi..." ledek Yufika.
" Apaaan sih... siapa yang punya doi..." elak Ranti sambil menahan malunya
" Elah... ngaku aja kalik... aku sering kok lihat kamu berduaan di kelas sama doi kamu hahahah...." seru Yufika sambil berdiri dan duduk di samping bkluk Risdan.
Tak lama terdengar lah suara MC mengumumkan pemanang lomba tersebut...
" Selamat ya nak... kalian kembali mengharumkan sekolah kita.." seru buk Risdan bahagia.
Kabar kemenangan keduanya pun sampai ketelinga pak Hamdan... yang saat itu berada di sekolah.
Karna buk Risdan melakukan siaran langsung di ig...jadi pihak sekolah pun langsung mengetahui dengan cepat...
Sedangkan di kantin para murid pun menyaksikan secara live siaran langsung dari buk Risdan.
" Wah.... Lin...ini lihat. Yufika kembali mengharumkan nama sekolah kita..." seru Raisa... heboh... keempatnya pun menatap layar handphone mereka masing-masing
" Wah gue gak nyangka saudara lo hebat Lin..." puji Indah pada Yulina.
" Gue bangga punya saudara kek dia... udah baik...pintar... jujur.... setia kawan dia SEMPURNA banget jadi saudari gue... pokoknya gue bangga banget... " seru Yulina bahagia.
__ADS_1
" Lo juga Lin harus bisa seperti Yufika... pastinya kedua orang tua lo bangga sama elu..." seru Indah.
" Benar apa yang di katakan Indah... kalian saudara tapi bersainglah secara sehat..." seru Raisa.
" Aku bangga sama kamu Lin... kamu gak ada rasa iri sama Yufika... biasanya ini nya... kalau punya saudara... pasti saudaranya yang lain iri banget... dan berusaha menjatuhkan saudarannya sendiri..." seru Intan bangga pada Yulina.
" Gue gak sepicik itu Ntan... gue masih punya perasaan ...Yufika saudari gue... gue sayang sama dia.. kalau dia terluka... gue ngerasain apa yang dia rasain... begitupun sebaliknya... jadi apapun yang terjadi gue dan dia tetap saudara..." seru Yulina.
" Good... gue salud sama elu..." seru Indah.
"Hmmmm" dehem Yulina...
Di jakarta....
" Wah ibu senang banget sama kalian..." seru buk Risdan.
" Gak nyangka buk kita kembali di kasih kepercayaan memenangkan. perlombaan ini..." sahut Ranti dan dianggukan kepala oleh Yufika.
" Iya ya.... yaudah kita kembali ke tempat asrama... siap siap gih... kita akan langsung pulang..." seru buk Risdan menasehati..
Setelah beberapa jam kemudian mereka pun sudah siap... dan saat ini ketiganya sedang berada di bandara... dan akan segera menuju kembali ke kota asal....
Di kediaman Harimurti
" Bang Yefan...." teriak yulina pada abang keduanya.
" Apaan..." sahut Yefandra sambil berteriak.
" Abang dimana sih... ini handphonenya bunyi terus..." seru Yulina kesel.
" Iya bentaran.." seru Yefandra lalu mengambil handphonenya.
Di tatapnya layar handphonenya tersebut... sekilas dia tersenyum mendapatkan pesan dari sang adik...
📩 " Bang jemput adek di bandara sekarang juga... adek mau pulang oke... jangan telat..." isi pesan Yufika pada Yefandra.
__ADS_1
Lalu dengan sigap Yefan langsung berlari mengambil kunci mobilnya dan langsung menuju bandara. untuk menjemput sang adik... Namun saat dalam perjalanan.... tiba-tiba....
🍁🍁🍁🍁 BERSAMBUNG 🍁🍁🍁🍁