
Wanda terlihat menyesal berkata kasar kepada Yufika saat itu, terlihat Yufika todak menatapnya saat mereka berada di parkiran.
Yufika pulang dengan hati yang sangat gelisah. saat mendengar perkataan Yulina
Ya sepulang sekolah Yufika tak memandang ke arah Wanda yang saat itu sedang menatapnya, dia akan membantu Wanda dengan diamnya dia.
Flashback On
" Ada apa ? " tanya Yufika pada Yulina yang wajahnya kelihatan kusut begitu
" *Ini masalah Wanda Fik !! " seru Yulina.
" Ada apa dengan Wanda ? " tanya Yufika.
" Dia sedang mengalami kesulitan dalam keuangan " seru Yulina
" Wanda membutuhkan biaya untuk pengobatan ibunya di rumah sakit saat ini " seru Yulina.
" Berapa Wanda membutuhkan biaya Lin ? " tanya Yufika
" Hmmmm 10 juta buat operasi saja kok Fik " seru Yulina saat itu juga.
" Hmmmm baik lah aku akan membantu biaya pengobatan mamanya Wanda kamu siapkan semuanya ya biar mendapatkan perawatan yang intensif
Yufika memang sudah memiliki banyak usaha dan juga restoran yang sudah di tersebar di seluruh kota tanpa sepengatahuan keluarganya.
" Oke akan aku siapkan kapan kita ke sana ? " tanya Yulina kepada Yufika.
" Hmmm nantik malam saja " seru Yufika.
" Tapi nantik malam Wanda akan berjaga, bagaimana ? " seru Yulina
__ADS_1
" Hmmm gampang, hmmm kita lunasin dulu biaya pengobatan sang mamanya Wanda nantik urusan Wanda kita atur oke " seru Yufika.
" Baik lah " seru Yulina.
Flashback Off
Malam Hari Yufika dan Yulina pergi kerumah sakit menjenguk mamanya Wanda.
" Selamat malam suster kalau boleh tau ruangan buk Winda dimana ya " seru Yufika sambil menyebut nama mamanya Wanda.
" Hmmm ada di ruang kelas 2 dek " seru suster yang bername tag sisna
" Kalau boleh tau berapa biaya pengobatan beliau ya sus " seru Yufika.
" Semuanya total XXXZ" suster menyebut total biaya pengobatan mamanya Wanda.
" Baik suster apakah bisa di pindahkan ke ruang VVIP dan lakukan yang terbaik buat ibuk Winda ya sus " seru Yufika.
" Baik dek kami akan memberikan yang terbaik buat ibuk Winda, kalau boleh tau atas nama siapa ya dek ?? " seru suster sisna.
" Baik lah saya akan urus semuanya " seru suster Sisna.
" Kalau begitu saya tunggu ya mari " seru Yufika lalu berjalan ke arah kelas 2 ruang rawat mamanya Wanda.
Saat Yulina dan Yufika hendak berjalan ke arah sana, seseorang memanggil mereka,
" Yufika , Yulina " panggil seorang gadis yang ada di belakang mereka.
Keduanya berbalik , setelah mengetahui siapa yang memanggil mereka, Yufika terus berjalan lurus ke arah depan sampai seseorang menarik pergelangan tangannya
" Astaga lo " seru Yufika kaget saat tau siapa yang menarik pergelangan tangannya.
__ADS_1
" Hehehehehehe apa kabar ? " tanya orang tersebut
" Aku baik , kamu sendiri bagaimana kabarnya ya ampun aku kangen banget sama kamu " seru Yufika pada orang yang menarik pergelangan tangannya tadi.
" Hahahhahaha gue baik , lo sendiri gimana kok bisa disini " seru orang misterius itu bertanya.
" Aku mau jenguk emak teman aku, tapi aku malas ketemu anaknya itu " seru Yufika.
" Kamu sendiri ngapain di sini " seru Yufika
" Akh mama aku juga sakit dan di rawat di sini juga hehehehe " seru oeang itu
" Oh gitu " seru Yufika
Sedangkan Yulina yang berjalan bersama Yufika tiba-tiba menatap orang yang memanggil mereka barusan.
" Hai Wanda kamu kok di sini ? " tanya Yulina pura-pura tidak tau.
" Mama aku di rawat disni, kamu lupa " seru Wanda
" Aku kira mama kamu dah pulang " seru Yulina sambil bersidekap dada.
" Kalian ngapain di sini " tanya Wanda
" Itu aku sama Yufika _ " seru Yulina terhenti karena Yufika sudah memanggilnya.
" Lina ini aku sudah ketemu sama ruangan mamanya Dewi yuk " seru Yufika sambil menggandeng lengan Dewi temannya itu gadis yang tiba-tiba menarik lengan Yufika tadi sambil berjalan.
" Ya gadis yang menarik pergelangan tangan Yufika barusan adalah Dewi Putri Lastri putri ketiga dari 4 bersaudara , saat ini bersekolah di SMA BINA JAYA sekolah yang bertetangaan dengan sekolah Yufika.
" Wanda gue pamit dulu ya " seru Yulina sambil berjalan meninggalkan Wanda yang menatap nanar ke arah dua saudara itu..
__ADS_1
Ada perasaan sesak di dada saat melihat sahabat sendiri bersikap acuh dan jutek kepada kita itu lah yang di rasakan oleh Wanda saat ini, lalu dia pun pergi ke ruangan sang mama dan beristirahat untuk menghilangkan rasa kecewanya saat ini
...💐💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐💐...