
Sesampai di rumah Yufika langsung di bawah kedalam kamarnya, dan mama melihat bekas luka di tangan sang anak,
" Nak ini bekas di cengkram sama orang, siapa yang berani melakukan ini sama kamu nak ? " tanya sang mama khawatir.
Bersamaan pertanyaan sang mama yulina jyga ikut masuk dan mendengar penuturan sang mama dengan cepat yulina mendekat ke arah Yufika.
" Fik siapa yang sudah lakukan ini sama kamu cepat katakan " seru Yulina marah.
Mama yang tau jika yulina sedang marah mulai meredahkan amarahnya.
" Sudah sayang gak usah marah begitu lah " seru mama Milania.
" Aku gak suka mah ada orang lain melukai adik aku " seru Yulina khawatir.
" Udah lin aku bisa kok atasi masalah ini, kamu lupa kalau aku ini bisa bela diri " seru Yufika
" Iya iya aku tau kamu punya akhli bel diri, tapi kan tetap saja aku khawatir. Yufika " seru Yulina
" Sudah lah sekarang kamu ganti baju dulu sana , biar fika sama mama " seru mama Milania pada Yulina.
yulina pun menurut apa kata sang mama
Sesampai di kamarnya Yulina masih panik dan khawatir
" Siapa yang berani gangguin adik aku, awas aja kalau aku ketemu akan kupatahkan tanganny " seru yulina menggebu-gebu di hatinya .
Setelah itu yulina pun masuk kedalam kamar mandi.
__ADS_1
Di kamar Yufika.
" Sudah lah mah aku gak apa-apa kok " seru Yufika
" Bener kamu gak apa-apa , " seru mama Milania memastikan.
" Iya mah santai aja lah " seru Yufika.
" Yaudah mama tinggal ya , kamu istirahat gih " seru mama Milania.
" Iya mah, hmmm papa sama abang jangan sampai tau ya mah " seru Yufika
" Mama gak bisa janji nak, yaudah sekarang kamu istirahat ya " seru mama Milania dan dianggukan kepala oleh Yufika.
Lalu mama Milania keluar dari kamarnya Yufika.
* Malam Harinya *
Yufika .merasa tubuhnya tiba-tiba hangat dia pun bolak balik di tempat tidur sambil meringkuk dalam selimut ,
Lalu dia mencoba memejamkan matanya hingga dia kembali tertidur dalam keadaan yang sulit di tebak,
Tak lama yulina masuk kedalam kamar saudarinya itu, saat dia membuka pintu kamar adiknya dia sudah melihat sang adik dalam selimut,
" Hmmm gak biasanya dia tidur seperti itu , bangunin gak ya " seru yulina sambil berjalan ke arah ranjang adiknya
Setelah mendekat dia merasakan hawa panas,
__ADS_1
" Kok aku kepanasan ya " gumam yulina pelan sam il membuka selimut milik Yufika.
" Fik , fika bangun dulu " seru yulina sambil membangunkan san adik, namun tak ada jawaban hingga akhirnya dia menyentuh lengan sang adik dan seketika yulina kaget.
" Astaga fika demam " seru yulina pelan lalu dia beranjak dari tempat tidur dam turun ke lantai dasar.
" Mah mama " panggil yulina pada sang mama yang sedang menata makanan di meja makan,
" Ada apa nak, adik kamu mana ? " tanya mama Milania yabg sibuk
" Fika mah, fika " seru Yulina gugup, papa Hardi dan kedua abanhnya pun di buat khawatir.
" Kenapa dengan Yufika dek ? " tanya Yohanda.
" Fika , fika demam mah pah bang " seru yulina
" Apa ??? " jawab keempat orang itu bersamaan
Tanpa banyak bicara Yohanda dan Yefandra langsung menuju kamar sang adik,
dan benar saja Yufika sedang meringkuk dalam selimut.
" Kita bawah saja adik kerumah sakit mah " seru Yohanda. dan di setujui oleh kedua orang tua mereka.
Lalu yohanda menggendong sang adik dan membawanya ke dalam mobil miliknya untuk di larikan kerumah sakit
...🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸...
__ADS_1