
Saat sampai kelas dia melihat keempat sahabatnya.
Safani dan Sindi menatap Yufika dengan sinis.
Sedangkan Rahayu dan Mikhayla hanya menatap biasa saja ....
Rahayu sudah tau semuanya dari Mikhayla karna Mikhayla sudah menceritakan segalahnya pada Rahayu. Awalnya Rahayu kecewa dan marah..... Namum dia bersikap biasa saja dulu nantik dia akan bicara dengan Yufika bersama Mikhayla.
Setelah itu Yufika duduk dengan tenang dan memulai semua pelajarannya dengan santai....
Sepulang sekolah.... Yufika , Yulina dan Risha pulang bersama....
* Di dalam mobil Yufika. *
" Pah... papa beneran mau pindahin Yufika..." tanya Yulina.
" Awalnya sih begitu... tapi papa urungkan karna papa gak mau putri papa cemberut ..." seru papa Hardi sambil memperhatikan putrinya di belakangan sari kaca spion.
" Hahahaha .... fika ngambekan ih.." seru Yulina.
" Hmmmmm...." dehem Yufika.
Sesampai di rumah Risha .. Risha turun dan berterimakasih kepada papanya Yufika.
__ADS_1
" Terimakasih om Yufika .. Yulina... aku pamit dulu..." seru Risha lalu dianggukan kepala oleh yang lain
" Setelah Risha berpamitan Yufika menatap sang papa dan saudari kembarnya."
" Pah... papa gak jadikan pindahin aku.." tanya Yufika.
" Iya enggak lah nak..." seru papa Hardi sambil mengemudikan mobilnya.
" Tak berapa lama mereka sampai dirumah..."
Ting....( bunyi notifikasi dari handphone milik Yufika...)
" Pesan dari Mikhayla" gumam Yufika dalam hari sambil membuka pesan dari Mikhayla
" Kami.... berarti lebih dari satu orang...." gumam Yufika sambil meletakkan handphonenya dan menchaerger handphonenya lalu Yufika bergegas kekamar mandi.
Tak lama dia pun bersiap menemui Mikhayla.
" Pah mah...aku pamit ke THE FIK RESTO & CAFFE ya pah mah..." izin Yufika pada kedua orang tuanya.
" Ngapain sayang...?" tanya mama Milania.
" Mau ada urusan sebentar mah..." sahut Yufika.
__ADS_1
" Yaudah kamu hati-hati di jalan..." seru papa Hardi saat Yufika hendak melangkah yulina datang dan menghentikan langkah nya
" Aku ikut...." sahut Yulina dan kedua orang Tuanya pun mengizinkan Yulina untuk ikut dengan Yufika.
yufikanpun tak menolak.lalu keduanya pun berangkat.
Sesampai di tempat Yufika mencari keberadaan Mikhayla... sedangkan Yulina sibuk dengan Mayang calon kakak ipar mereka.
Tak lama terlihatlah Mikhayla melambaikan tangan nya ke arah Yufika..
" Fika...." seru Mikhayla sambil melambaikan tangannya ke udara.🖐
Lalu Yufika berjalan ke arah Mikhayla dan terlihatlah wajah Rahayu yang tersenyum ke arah Yufika namun Yufika tak membalasnya dia hanya menunjukkan sikap datarnya
" Gak usah sok datar gitu muka kamu fik...aku dah tau kok semuanya dari Mikhayla..." seru Rahayu sambil menyeruput minumannya.
Yufika spontan menatap wajah Mikhayla dan mikhhanya tersenyum saja.
" Fik dalam persahabatan itu kita harus saling terbuka dan jujur siapa tau masalah yang kita hadapi bisa selesai jika kamu bertanya... dan jangan bilang kalau ini bisa merepotkan buat kami... justru kami senang kalau kamu berbagi suka dan duka ke kami... itu artinya kami sebagai sahabat berguna... " jelas Rahayu menatap Yufika.
" Huuuuuuufff maaf yan yu Mik... aku gak maksud begitu kok lagian kalian kan sibuk jadi kapan coba aku mau berbagi ke kalian.... coba deh kalian ingat-ingat deh... waktu itu kan aku nanya ke kalian kalian ada waktu gak hari itu... kalian jawab apa coba... sibuk lah pergi kencan lah... jadi apa coba gunanya aku cerita ke kalian..." seru Yufika jujur membuat kedua sahabatnya merasa bersalah.
" Maafin kita ya fik... kita gak tau... tapi untuk sekarang kita janji deh untuk saling terbuka dalam masalah dan kita akan cari solusi sama-sama janji ya kita..." seri Rahayu dan dianggukan kepala oleh Yufika dan Mikhayla
__ADS_1
💐💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐💐