ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
CINTA DALAM DIAM


__ADS_3

Sesampai di ruang keluarga mereka langsung menuju kamar tamu untuk berganti pakaian,


Yufika masih memperhatikan gerak gerik Safani, gadis itu terdiam setelah duduk di ruang makan


" Makan yang banyak guys " seru Yulina kepada teman-temannya


" Itu pasti Lin " seru Sindi sambil tersenyum bahagia.


" Bahagia banget sih lo " seru Yulina sambil melihat ke arah Sindi


" Biasa aja kalik " seru Sindi sambil menatap ke arah Yulina


" Kelihatan kalik wajah lo berseri-seri kek orang lagi jatuh cinta " ledek Yulina


" Emang dia lagi jatuh cinta Lin " seru Mikhayla kepada Yulina


" Oh ya dengan siapa ? " tanya Yulina penasaran


" Sama anak baru di kelas kita itu lo " seru Rahayu


" Oh si Dirga " seru Yulina sambil melirik ke arah Safani, yang seperti nya mengetahui sesuatu.


" Sabar ya " bisik Yulina kepada Safani


" Apaan sih " seru Safani sambil menatap ke arah lain


" Yakin lo gak cemburu nih " ledek Yulina pelan


" Gak ya " elak Safani saat itu juga

__ADS_1


" Kalian pada bisikan apaan sih ? " tanya Sindi kepada Yulina juga Safani


" Ini Yulina bilang lo cinta ya sama sih Dirga ? " seru Safani yang ingin tau perasaan sahabatnya itu.


" Hmmmmmm gue gak tau juga rapi rasanya gue deg deg an kalau lagi dekat sama dia gitu " seru Sindi sambil menatap ke arah langit-langit rumah Yufika.


" Hmmmmm yaudah semangat ya " seru Safani tersenyum kecut


" Semangat buat apaan ? " tanya Sindi heran


" Semangat berjuang hahahahahhaha " seru Safani sambil tertawa paksa


" Aku gak nyangka ternyata Safani bisa menyimpan perasaannya untuk orang yang dia cintai " gumam Yufika dan Yulina bersamaan dalam hati


Yufika tiba-tiba menepuk bahu Safani lalu melempar senyuman dan seketika dia berdiri dari duduknya.


" Mau kemana Fika ? " tanya Sindi saat melihat Yufika hendak berdiri


" Fika sekalian minuman dingin ya " teriak Yulina dan diancungkan ibu jari oleh Yufika.


Setelah kepergian Yufika.


Safani berjalan ke arah dapur mengikuti Yufika.


" Lo mau kemana ? " tanya Yulina


" Gue mau pinjam toilet lo dulu sekalian mau ngemil sama Yufika. " seru Safani hendak berdiri


" Udah sana lo " seru Yulina dan Safani pun pergi menyusul Yufika ke arah dapur.

__ADS_1


" Hai Fik " sapa Safani saat melihat Yufika hendak keluar dari arah dapur.


" Hmmm mau kemana ? " tanya Yufika


" Ke toilet bentar " seru Safani


" Kamu gak apa-apa kan jangan nangis ya di toilet nantik rumah aku kebanjiran " seru Yufika bercanda.


" Hahahahahhaha enggak akan deh malah bersih kok toilet lo " seru Safani lalu berjalan masuk kedalam toilet


Yufika pergi ke ruang keluarga untuk pesanan Yulina


" Wah sudah jadi Fika " tanya Yulina


" Hmmmm sudah " seru Yufika sambil melihat ke arah Yulina


Lalu Yufika berbalik ke arah dapur dan melihat Safani yang termenung


" Sudah jangan melamun begitu nantik keburu tua " seru Yufika lada Safani


" Hmmmmm gak ada yang melamun kok Fik aku hanya sedikit pusing aja " seru Safani mengelak


" Huuuummmmm aku tuh bukan bocah yang bisa do bohongin lo Fan " seru Yufika


" Ya mau gimana lagi Fika " seru Safani pasrah


" Ya sudah iklasin saja " seru Yufika.


" Makasih Ymya Fik lo udah ngasih gue support ya " seru Safani sambil memeluk tubuh Yufika.

__ADS_1


" Sama-sama yaudah yuk gabung sama yang lain yuk " seru Yufika dan dianggukan kepala oleh Safani mereka pun kembali bergabung bersama yang lainnya di ruang keluarga.


...🌾🌾🌾🌾 BERSAMBUNG 🌾🌾🌾🌾...


__ADS_2