
Sesampai di ruang keluarga mereka langsung menuju kamar tamu untuk berganti pakaian,
Yufika masih memperhatikan gerak gerik Safani, gadis itu terdiam setelah duduk di ruang makan
" Makan yang banyak guys " seru Yulina kepada teman-temannya
" Itu pasti Lin " seru Sindi sambil tersenyum bahagia.
" Bahagia banget sih lo " seru Yulina sambil melihat ke arah Sindi
" Biasa aja kalik " seru Sindi sambil menatap ke arah Yulina
" Kelihatan kalik wajah lo berseri-seri kek orang lagi jatuh cinta " ledek Yulina
" Emang dia lagi jatuh cinta Lin " seru Mikhayla kepada Yulina
" Oh ya dengan siapa ? " tanya Yulina penasaran
" Sama anak baru di kelas kita itu lo " seru Rahayu
" Oh si Dirga " seru Yulina sambil melirik ke arah Safani, yang seperti nya mengetahui sesuatu.
" Sabar ya " bisik Yulina kepada Safani
" Apaan sih " seru Safani sambil menatap ke arah lain
" Yakin lo gak cemburu nih " ledek Yulina pelan
" Gak ya " elak Safani saat itu juga
__ADS_1
" Kalian pada bisikan apaan sih ? " tanya Sindi kepada Yulina juga Safani
" Ini Yulina bilang lo cinta ya sama sih Dirga ? " seru Safani yang ingin tau perasaan sahabatnya itu.
" Hmmmmmm gue gak tau juga rapi rasanya gue deg deg an kalau lagi dekat sama dia gitu " seru Sindi sambil menatap ke arah langit-langit rumah Yufika.
" Hmmmmm yaudah semangat ya " seru Safani tersenyum kecut
" Semangat buat apaan ? " tanya Sindi heran
" Semangat berjuang hahahahahhaha " seru Safani sambil tertawa paksa
" Aku gak nyangka ternyata Safani bisa menyimpan perasaannya untuk orang yang dia cintai " gumam Yufika dan Yulina bersamaan dalam hati
Yufika tiba-tiba menepuk bahu Safani lalu melempar senyuman dan seketika dia berdiri dari duduknya.
" Mau kemana Fika ? " tanya Sindi saat melihat Yufika hendak berdiri
" Fika sekalian minuman dingin ya " teriak Yulina dan diancungkan ibu jari oleh Yufika.
Setelah kepergian Yufika.
Safani berjalan ke arah dapur mengikuti Yufika.
" Lo mau kemana ? " tanya Yulina
" Gue mau pinjam toilet lo dulu sekalian mau ngemil sama Yufika. " seru Safani hendak berdiri
" Udah sana lo " seru Yulina dan Safani pun pergi menyusul Yufika ke arah dapur.
__ADS_1
" Hai Fik " sapa Safani saat melihat Yufika hendak keluar dari arah dapur.
" Hmmm mau kemana ? " tanya Yufika
" Ke toilet bentar " seru Safani
" Kamu gak apa-apa kan jangan nangis ya di toilet nantik rumah aku kebanjiran " seru Yufika bercanda.
" Hahahahahhaha enggak akan deh malah bersih kok toilet lo " seru Safani lalu berjalan masuk kedalam toilet
Yufika pergi ke ruang keluarga untuk pesanan Yulina
" Wah sudah jadi Fika " tanya Yulina
" Hmmmm sudah " seru Yufika sambil melihat ke arah Yulina
Lalu Yufika berbalik ke arah dapur dan melihat Safani yang termenung
" Sudah jangan melamun begitu nantik keburu tua " seru Yufika lada Safani
" Hmmmmm gak ada yang melamun kok Fik aku hanya sedikit pusing aja " seru Safani mengelak
" Huuuummmmm aku tuh bukan bocah yang bisa do bohongin lo Fan " seru Yufika
" Ya mau gimana lagi Fika " seru Safani pasrah
" Ya sudah iklasin saja " seru Yufika.
" Makasih Ymya Fik lo udah ngasih gue support ya " seru Safani sambil memeluk tubuh Yufika.
__ADS_1
" Sama-sama yaudah yuk gabung sama yang lain yuk " seru Yufika dan dianggukan kepala oleh Safani mereka pun kembali bergabung bersama yang lainnya di ruang keluarga.
...🌾🌾🌾🌾 BERSAMBUNG 🌾🌾🌾🌾...