
Selesai membersihkan tubuhnya , Yufika keluar kamar dan menuju lantai dasar,
Di dapur dia melihat sang mama sedang menata makanan di meja makan,
" Malam mah " seru Yufika.
" Malam nak , udah wangi anak mama , " seru mama Milania.
" Udah dong mah , mama masak apa " seru Yufika seraya bertanya
" Mama masak makanan favorit kamu dan yang lainnya " seru mama Milania
" Wah enak ini mah. " seru Yufika sambil duduk dan meneguk segelas air.
" Iya dong pasti " seru mama Milania sambil tersenyum.
Tak lama anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan.
Mereka menikmati makan malam mereka bersama keluarga besar itu.
S
K
I
P
" Nak besok lusa paman dan bibimu akan datang kesini " seru papa Hardi setelah duduk di ruang keluarga
" Hmmmmmm " dehem Yufika.
" Kamu keberatan kalau paman kamu datang nak ? " tanya papa Hardi
__ADS_1
" Enggak kok pah " seru Yufika santai.
" Hmmmm baik lah kalau kamu gak keberatan " seru papa Hardi sambil tersenyum.
Setelah larut malam Yufika pamit menuju kamarnya.
" Pah mah aku ke kamar dulu ya " pamit Yufika
" Iya nak " seru kedua paruh baya itu bersamaan.
yufika naik kelantai atas meninggalkan kelima orang itu di ruang keluarga.
" Papa ngerasa gak sih ada yang aneh gak sama Yufika ? " seru mama Milania.
" Enggak mah " seru papa Hardi
" Mah pah ,Yufika itu lagi sibuk jadi dia gak bisa di ganggu untuk saat ini bisa-bisa kita terbang di buat sama dia nantik kalau gangguin Yufika. " jelas Yulina.
" Nah itu yang mama maksud adi kamu itu sibuknya apa sih nantik kalau dia sakit gimana " seru mama Milania khawatir.
" Ya sudah kamu jaga adik kamu itu ingat ya kalian jangan pernah bertengkar kalau ada masalah di selesaikan paham " seru mama Milania.
" Iya mah pasti kok " seru yulina yakin.
" Ya sudah kamu juga istirahat sana besok sekolah kan " seru papa Hardi
" Iya pah , yaudah aku juga pamit ya semuanya " seru Yulina dan dianggukan kepala oleh yang lainnya.
Lalu yulina menyusul Yufika masuk kedalam kamarnya.
Sebelum dia masuk kamar miliknya dia mencek saudaranya.
" Hmmmm dah tidur Yufika " gumam Yulina pelan sambil memperhatikan saudarinya itu
__ADS_1
Lalu dia masuk dan menyelimuti Yufika.
" Lo saudari gue , gue gak mau lo kenapa-napa , gue sayang sama lo fik lo kebanggaan gue lo harus sehat fik !! " gumam yulina pelan sambil menyelimuti tubuh Yufika dengan selimut tebal.
" Lo yang terbaik fik, gue bangga sama elu " seru Yulina lalu dia bangkit dan keluar menuju kamarnya.
Yufika yang belu m sepenuhnya tertidur pun, bangun dan menatap pintu yang tadi di tutup oleh Yulina.
" Aku juga lin sayang sama kamu , maafin aku selama ini cuek sama kamu " gumam yufija pelan lalu dia kembali merebahkan dirinya di atas kasur dan pergi ke alam mimpi
* Ke esokan harinya *
Pagi -pagi sekali Yufika sudah lebih dulu bangun dan rapi dengan seragamnya.
" Pagi mah " sapa Yufika pada sang mama.
" Pagi nak, kamu dah tapi aja ,mau berangkat sekarang nak, ? " seru sang mama menatap putrinya itu
" Iya mah aku berangkat dulu ya " seru Yufika sambil mencium punggung tangan sang mama
" Kamu gak sarapan dulu nak " seru mama Milania sambil menatap sang anak,.
" Enggak dulu mah nantik saja di sekolah aku buru-buru soalnya " seru Yufika dan berlalu begitu saja setelah berpamitan pada yang lainnya dia pun langsung menuju sekolah,
Yufika melajukan motornya dengan kecepatan yang sangat tinggi karna jalanan masih sangat sepi,
" Tak butuh waktu 5 menit untuk Yufika sampai sekolah , di datang lebih pagi dan itu membuat security di sekolah kaget "
Namun Yufika dengan sanrainya memasuki halaman sekolah dan memarkirkan motornya.
Tak lama dari itu anak osis yang lainnya sudah terlihat termaksud sang ketua osis dan juga adij-adiknya.
Yufika dengan santai nya berjalan menuju kelasnya dan meletakkan tas miliknya,
__ADS_1
...🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸...