
Sesaat Yufika kembali ke tempat duduknya.
" Ada apa kenapa kamu seperti membenciku kenapa apa aku ada salah sama kamu ???? " seru Yufika sambil menatap dalam ke arah Wanda.
" Bukan urusan lo " seru Wanda sambil menatap tajam ke arah Yufika.
" Baik lah kalau bukan urusan saya, saya permisi " seru Yufika lalu bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan kantin
Yufika tidak sedih dan juga tidak berkecil hati dia hanya kecewa saja,
Setelah kepergian Yufika kelimanya bersitegang..
" Lo ikut kita " seru Putri sambil menarik pergelangan tangan Wanda menuju taman.
" Lo apa-apaan sih ngapain lo ngomong kasar kek begitu sama Yufika dia salah apa sama elu ha !!! kenapa lo tega ngomong gitu sama dia apa salah dia sama elu " bentak Putri pada Wanda.
" Gue kecewa sama Lo Wan ko bisa sekadar itu sama Yufika lo kenapa sih marah sama doa tanpa alasan gak jelas gini kek bocah tau gak sih lo " seru Nurhaliza pada Wand.
" Lo bisa gak sih gak usah mencampuri masalah pribadi lo sama masalah kita disini " seru Kharisma yang sejak tadi diam saja.
" Kita udah berulang kali bilang sama elu kan kalau lo ada masalah ngomong aama kita bukannya lo pendam sendirian lo tih egois tau gak " seru Zahra kecewa.
" Gue bingung mau ngomong apa sama lo " seru Zahra.
__ADS_1
" Terserah deh sama lo gue capek mau bicara mending gue ke kelas gue aja " seru Putri sambil berlalu.
" Lo kalau ada masalah cerita sama kita kita pasti bantuin kok " seru Nurhaliza
" Jangan di pendam sendirian " seru Zahra
" Nah benar tuh " seru Kharisma
" Lo kenapa sih coba deh cerita sama kita apa yang buat lomarah gitu sama Yufika " seru Nurhaliza bertanya
" Gue gak apa-apa " seru Wanda sambil berdiri dari duduknya.
Ketiga sahabatnya pun membiarkan Wanda pergi
" Lihat kan dia bilang dia gak apa-apa tapi kelakuannya kek gitu " seru Zahra kesel pada Wanda.
" Yaudahbyuk balik kelas " seru Nurhaliza pada kedua sahabatnya.
Di kelas Yufika
Setelah Yufika meninggalkan kantin, dia pun masuk kedalam kelas sudah mendapati ketiga perangkat kelasnya
" Dari mana Yufika ? " hanya Dahlia, namun tak di jawab.
__ADS_1
" Yufika kamu darimana sih kata Anisa kamu dari kantin ? " seru Yana
" Sudah tau kenapa bertanya !!!! " seru Yufika dengan datar.
" Asraga kenapa kamu kumat lagi sifat datar kamu " seru Yana sambil menepuk keningnya.
" Kamu bisa marah sama sahabat kamu tapi sama teman sekelas kamu jangan begini dong Fik kasihan yang lain ngelihat kamu kek ngelihat hantu tahu gak mereka takut " seru Yana lalu Yufika pun tersenyum kepada Yana
" Nah kan gitu nampak no cantiknya keluar lesung pipit mu juga terlihat makin cantik deh sepupuku akh " seru Yana sambil memuji Yufika.
" Gak usah begitu kali nantik aku bisa melayang bahaya lo ya " seru Yufika sambil tersenyum
" Ya bagus deh kalau kamu senyum gini kan enal di lihatnya adem jadinya " seru Yana kepada Yufika
" Hmmmm " dehem Yufika.
" Fika " panggil seseorang dari ambang pintu.
" Ada apa Lin ? " tanya Yufika saat melihat saudara kembarnya berada di depan kelasnya.
" Bisa bicara sebentar!!! " seru Yulina dan dianggukan kepala oleh Yufika.
Lalu Yufika bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu keluar
__ADS_1
" Ada apa ? " tanya Yufika pada Yulina yang wajahnya kelihatan kusut begitu
...🌴🌴🌴🌴 BERSAMBUNG🌴🌴🌴🌴...